Search Header Logo
Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka

Assessment

Presentation

Professional Development

Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

Supriyanto LPMP

FREE Resource

13 Slides • 1 Question

1

media

PEMBELAJARAN
BERDIFERENSIASI

SUPRIYANTO, S.PD, MT

2

media
media

PENGANTAR

3

media

Latar Belakang

Pasal 31 Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia

1945 menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapat
pendidikan yang berkualitas

meluasnya akses pendidikan belum sepenuhnya berbanding lurus dengan

peningkatan dan pemerataan mutu Pendidikan

Hasil survei PISA tahun 2018 menunjukkan 60% (enam puluh persen)

sampai dengan 70% (tujuh puluh persen) peserta didik di Indonesia masih
berada di bawah standar kemampuan minimum dalam sains, matematika,
dan membaca

4

media

5

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

• Sekolah sebagai tugas
• Pimpinan sebagai pengatur
Manajemen sekolah terlalu administratif
• Masih ada PAUD yg belum melibatkan orang tua

Ekosistem

• Guru sebagai pelaksana kurikulum
• Guru sebagai sumber pengetahuan satu-satunya
• Pelatihan guru berdasarkan teori
• PAUD: Metode drilling & teacher-centered

Guru

Kategori

Situasi sekarang

• Penilaian bersifat sumatif/ menghukum

• Siswa sebagai penerima pengetahuan
• Fokus kepada kegiatan tatap muka
• Pendekatan: Bermain vs Calistung
• Pengajaran berdasarkan pembagian umur

• Perkembangan linear
• Kurikulum berdasarkan konten
• Fokus kepada kegiatan akademik
Patahan antara kurikulum PAUD dan SD

Arahan di masa depan

Sekolah sebagai kegiatan yang menyenangkan
Pimpinan memberikan pelayanan
Manajemen sekolah yang kolaboratif dan kompeten
• Keselarasan pendidikan di rumah dan keluarga

• Guru sebagai pemilik dan pembuat kurikulum
• Guru sebagai fasilitator dari berbagai sumber pengetahuan
• Pelatihan guru berdasarkan praktik
• PAUD: Kompetensi meliputi pedagogik dan sosio emosional

• Pembelajaran berorientasi pada siswa
• Pembelajaran memanfaatkan teknologi
• Pendekatan: Bermain adalah belajar, bermakna & sesuai konteks
• Pengajaran berdasarkan level kemampuan siswa

• Perkembangan fleksibel
• Kurikulum berdasarkan kompetensi
• Fokus kepada soft skill dan pengembangan karakter
Transisi yang mulus dari PAUD ke SD

• Penilaian bersifat formatif/ mendukung

Pedagogi

Kurikulum

Sistem
Penilaian

Saat ini terdapat lima kelompok tantangan dunia pendidikan yang perlu dihadapi

6

media

Tahapan Implementasi Kurikulum Merdeka

Sumber : Panduan Pembelajaran dan Asesmen 2022

7

8

9

Multiple Choice

Apa yang dimaksud dengan "kompetensi" dalam konteks capaian pembelajaran?

1

Kemampuan dan pengetahuan yang harus dimiliki oleh siswa

2

Program komputer

3

Nilai akademik

4

Proses pembelajaran standar yang harus dilakukan guru

10

media

11

media
media

PEMBELAJARAN BERDIFERENSISI

12

media

Untuk bisa membuat pembelajaran
yang berpusat pada peserta didik,
maka asesmen menjadi tahap
pertama yang harus kita lakukan

Asesmen ini biasa disebut juga
asesmen diagnostic/asesmen
formatif awal pembelajaran

Yang perlu dikenali antara lain:
potensi, karakteristik, kebutuhan,
tahap perkembangan peserta didik,
tahap capaian pembelajaran anak,
dll

Setelah berhasil mengidentifikasi potensi,
karakteristik, tingkat capaian, kemampuan,
maka bagian berikutnya adalah menyusun
proses pembelajaran yang sesuai dengan
data asesmen kita.

Perencanaan ini juga termasuk
pengelompokkan peserta didik dalam
tingkat yang sama.

Dengan penyusunan pembelajaran yang
sesuai dengan capaian ataupun tingkat
kemampuan peserta didik ini, maka kita
menempatkan peserta didik sebagai pusat
utama pembelajarannya, sesuai dengan
filosofi Ki Hadjar Dewantara

• Selama proses pembelajaran ini, perlu

dibuat adanya asesmen-asesmen
berkala untuk melihat proses
pemahaman murid, kebutuhan,
kemajuan selama pembelajaran atau
biasa disebut asesmen formatif.

• Adapun asesmen sumatif, sebagai

proses evaluasi ketercapaian tujuan
pembelajaran di akhir suatu
pembelajaran juga diperlukan untuk
membantu pendidik merancang projek
berikutnya

Asesmen

Perencanaan

Pembelajaran

TAHAPAN

13

media

Aspek Kebutuhan Belajar Siswa

Tomlinson (2001) dalam bukunya yang berjudul How to Differentiate Instruction in
Mixed Ability Classroom menyampaikan bahwa kita dapat mengkategorikan
kebutuhan belajar murid, paling tidak berdasarkan 3 aspek

Ketiga aspek tersebut adalah :

1. Kesiapan belajar (readiness) murid

2. Minat murid

3. Profil belajar murid

14

media

Kesiapan Belajar

Kesiapan belajar (readiness) adalah kapasitas untuk mempelajari materi baru. Sebuah tugas
yang mempertimbangkan tingkat kesiapan murid akan membawa murid keluar dari zona
nyaman mereka, namun dengan lingkungan belajar yang tepat dan dukungan yang
memadai, mereka tetap dapat menguasai materi baru tersebut.

Ada banyak cara untuk membedakan kesiapan belajar.

tujuan melakukan pemetaan kebutuhan belajar murid berdasarkan tingkat kesiapan belajar
adalah untuk memodifikasi tingkat kesulitan pada bahan pembelajaran, sehingga dipastikan
murid terpenuhi kebutuhan belajarnya (Joseph, Thomas, Simonette & Ramsook, 2013).

Tomlinson (2001) mengatakan bahwa merancang pembelajaran berdiferensiasi mirip
dengan menggunakan tombol equalizer pada stereo atau pemutar CD.

media

PEMBELAJARAN
BERDIFERENSIASI

SUPRIYANTO, S.PD, MT

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE