Search Header Logo
Audit Internal-Pertemuan 6

Audit Internal-Pertemuan 6

Assessment

Presentation

Business

University

Easy

Created by

Malinda Sembiring

Used 2+ times

FREE Resource

9 Slides • 7 Questions

1

Audit Internal-Pertemuan 6

by Malinda Sembiring

2

Poll

Question image

Take risks: if you win, you will be happy; if you lose, you will be wise

strongly agree

agree

neutral

disagree

strongly disagree

3

​Manajemen Risiko Perusahaan

(Enterprise Risk Management)

​Enterprise Risk Management (ERM) adalah proses yang dibuat oleh Direksi/Dewan Komisaris, manajemen dan personalia lain, yang diterapkan sebagai bagian dari penetapan strategi dan berlaku di seluruh lingkungan perusahaan, dirancang untuk menmgidentifikasi peristiwa yang masih berpotensi terjadi dan dapat memengaruhi entitas, dan mengelola risiko agar masih dalam batas-batas risk appetite, untuk memberikan keyakinan yang nemadai tentang tercapainya tujuan-tujuan entitas.

4

Multiple Choice

Question image

Jumlah risiko yang bersedia diterima oleh suatu organisasi dalam rangka meraih keuntungan disebut dengan ...

1

Risk Appetite

2

Risk Maturity

3

Risk Opportunity

4

 Risk Tolerance

5

​Konsep Fundamental ERM

  • ​ERM adalah proses yang berjalan dan mengalir ke seluruh entitas;

  • ​Dibuat oleh manusia dari segala lapisan organisasi;

  • ​Diterapkan sebagai bagian dari segala lapisan organisasi;

  • ​Diterapkan sebagai bagian dari Penerapan strategi;

  • ​Berlaku di seluruh perusahaan, di setiap tingkat dan unit, dan meliputi pandangan tentang risiko di tingkat entitas atau perusahaan;

  • ​Dirancang untuk (a) Mengidentifikasi peristiwa yang berpotensi terjadi, yang jika terjadi, akan berdampak terhadap entitas, dan (b) untuk mengelola risiko dalam batas risk appetite;

  • Dapat memberikan keyakinan yang layak atau atau memadai kepada manajemen dan direksi/dewan komisaris;

  • Diarahkan untuk mencapai tujuan-tujuan dalam satu atau lebih kategori yang terpisah tapi tumpang tindih.​

6

​Tujuan ERM

  1. ​Strategis-ini adalah tujuan tingkat tinggi (high-level goals) yang diseleraskan dengan dan untuk mendukung misi (mission) perusahaan.

  2. ​Operasi-penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien.

  3. ​Pelaporan-dapat diperacayanya laporan.

  4. ​Ketaatan-ketaatan terhadap hukum dan ketentuan perundang-undangan.

7

​Komponen ERM

Internal Environment (Lingkungan Internal): menjadi penentu organisasi, dan menjadi dasar bagaimana risiko dipandang dan diperlakukan oleh orang-orang dalam entitas, juga falsafah atau pandangan tentang pengelolaan risiko dan risk appetite, nilai-nilai integritas dan etika, dan lingkungan di mana mereka beroperasi.

Objective Setting (Penentuan Tujuan): tujuan harus ada terlebih dahulu sebelum manajemen dapat mengidentifikasi peristiwa-peristiwa yang bisa terjadi (potential events) yang memengaruhi keberhasilan mencapai tujuan.

8

Multiple Choice

Question image

ERM memastikan bahwa manajemen mempunyai proses untuk menetapkan tujuan-tujuan entitas dan tujuan-tujuan yang dipilih memang mendukung dan sejalan dengan misi entitas, dan konsisten dengan risk appetite. Hal ini merupakan contoh komponen ERM terkait ...

1

Internal Environment

2

Objective Setting

3

Event Identification

4

Risk Assessment

9

​Komponen ERM (Lanjutan)

Event Identification (Identifikasi Peristiwa): peristiwa-peristiwa internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap pencapaian tujuan entitas harus diidentifikasi dengan membedakan antara risiko dan peluang.

Risk Assessment (Penilaian Risiko): risiko dianalisis dengan mempertimbangkan berapa kemungkinan terjadinya dan dampaknya sebagai dasar penentuan bagaimana risiko tersebuh harus dikelola.

Risk Response (Tanggapan terhadap Risiko): manajemen memilih cara-cara untuk menanggapi risiko seperti menghindari, menerima, mengurangi, atau membagi risiko-mengembangkan sejumlah tindakan untuk menyejajarkan risko dengan risk tolerance dan risk appetite entitas tersebut.

10

Multiple Choice

Question image

Tingkat risiko yang dapat diterima berkenaan dengan capaian tujuan yang spesifik, dan sering kali lebih baik diukur dalam unit yang sama seperti yang digunakan untuk mengukur tujuan terkait.

1

Risk Appetite

2

Risk Maturity

3

Risk Tolerance

4

Risk Assessment

11

​Komponen ERM (Lanjutan)

Control Activities (Kegiatan Pengendalian): kebijakan dan prosedur dibuat dan dilaksanakan untuk membantu meyakinkan bahwa tanggapan terhadap risiko dilaksanakan secara efektif.

​Information and Communication (Informasi dan Komunikasi): informasi yang relevan diidentifikasi, dikumpulkan, dan dikomunikasikan dalam bentuk dan pada waktu yang memungkinkan orang-orang melaksanakan tanggung jawab mereka.

​Monitoring (Pemantauan): keseluruhan ERM dipantau dan dimodifikasi jika perlu.

12

Hubungan antara Tujuan dan Komponen

​Hubungan langsung antara tujuan dan komponen ERM digambarkan dalam matriks tiga dimensi yang disebut COSO ERM Cube. Empat tujuan digambarkan di bagian atas kubus (berwarna kuning). Delapan komponen digambarkan dibagian depan kubus. Sementara unit-unit organisasi digambarkan di sisi kanan kubus.

media

13

Fill in the Blanks

media image

Type answer...

14

Multiple Choice

Question image

Menentukan efektif tidaknya ERM merupakan pertimbangan berdasarkan penilaian apakah ke delapan komponen memang ada dan berfungsi secara efektif.

1

Benar

2

Salah

15

​Hubungan antara Audit Internal dan ERM

​Audit internal memanfaatkan informasi tentang risiko secara tepat, yakni sebagai input utama dalam perencanaan audit. Untuk organisasi yang belum mempunyai fungsi ERM yang efektif, misal ERM masih pada tahap pengembangan, audit internal terpaksa melaksanakan penilaian risiko sendiri. Audit internal juga harus mengaudit kerangka ERM guna memberikan asurans kepada Direksi/Dewan Komisaris dan senior management mengenai kecukupan dan keefektifan ERM.

16

Open Ended

Question image

Mengapa harus ada pemisahan fungsi audit internal dan ERM dalam tata kelola perusahaan?

Audit Internal-Pertemuan 6

by Malinda Sembiring

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 16

SLIDE