

Kls 8 PA. Buddha - Meneladan Siswa Utama Buddha Sesi 4
Presentation
•
Religious Studies
•
8th Grade
•
Easy
Rukaman Rukaman
Used 5+ times
FREE Resource
10 Slides • 6 Questions
1
Kls 8 P.A. Buddha - Meneladan Siswa Utama Buddha Ses 4
Yang Ariya Anuruddha

2
Namo Sanghyang Adi Buddhaya
Namo Buddhaya
3
Namaskara Gatha
Arahaṁ sammā sambuddho bhagavā. Buddhaṁ bhagavantaṁ abhivādemi.
Sang Bhagava, Yang Mahasuci, Yang telah mencapai Penerangan Sempurna. Aku bersujud di hadapan Sang Buddha, Sang Bhagava.
The Most Blessed Bhagava Who Has Achieved Perfect Enlightenment, I bow to the Buddha, the Blessed One
Svākkhāto bhagavatā dhammo. Dhammaṁ namassāmi.
Dhamma telah sempurna dibabarkan oleh Sang Bhagawa.
Aku bersujud di hadapan Dhamma.
Dhamma has been perfectly spoken by Bhagava, I bow to the Dhamma
Supaṭipanno bhagavato sāvakasaṅgho. Saṅghaṁ namāmi
Sanggha Siswa Sang Bhagawa telah bertindak sempurna.
Aku bersujud di hadapan Sanggha.
Sangha Bhagava Students have acted perfectly, I bow to the Sangha
4
Mari Duduk Hening
Ayo kita melakukan duduk hening kurang lebih 5 sampai dengan 10 menit.
Mari kita duduk hening
Duduklah dengan santai, amati diri kita, atur pernapasan dan lakukan hal berikut.
“Napas masuk ....... semoga semua makhluk berbahagia”
“Napas keluar ........ semoga semua makhluk berbahagia”
“Napas masuk ....... tercapailah cita-citaku”
“Napas keluar ........ tercapailah cita-citaku”
5
Kompetensi Dasar
Memahami pengetahuan tentang riwayat para siswa utama dan para pendukung Buddha
6
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian pembelajaran peserta didik dapat:
•Meneladan Y.A. Anuruddha sebagai siswa utama Buddha.
•Menganalisis ketelandanan yang bisa dilakukan dalam kehidupan saat ini
7
Yang Ariya Anuruddha
Mari membaca/mendengarkan kisah YA. Anuruddha
8
Kisah YA. Anuruddha
Zaman sekarang ini masih ada orang yang memiliki kemampuan supranatural. Orang tertentu dapat melihat makhluk halus yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Anak indigo dapat mengetahui kejadian masa lampau maupun yang akan terjadi. Oleh karena itu, mari kita mengenal dan meneladani Y.A. Anuruddha.
Y.A. Anuruddha terkenal dalam Mata. Beliau adalah putra dari Amitodana, sepupu Buddha. Beliau mempunyai saudara kandung bernama Mahanama dan saudara satu ayah lain ibu dari Ananda. Wajahnya tampan, alisnya lurus dan bentuk hidungnya bagus. Beliau ahli dalam seni bela diri dan olahraga. Beliau memiliki fasilitas hidup seperti yang dimiliki Pangeran Siddharta.
Kehadiran Buddha ke Kapilavatthu mempengaruhi banyak orang tertarik pada ajaran Buddha dan banyak di antara mereka yang meninggalkan hidup keduniawian untuk menjadi bhikkhu. Pada keluarga Anuruddha, belum ada yang menjadi bhikkhu. Oleh sebab itu, Mahanama mengusulkan agar salah satu dari mereka menjadi bhikkhu karena apabila keduanya menjadi bhikkhu, tidak ada lagi yang meneruskan garis keturunan keluarga.
Anuruddha yang terbiasa hidup dalam kemewahan merasa sulit untuk hidup sebagai bhikkhu. Namun, Mahanama membujuknya. Selanjutnya Anuruddha meminta izin dari ibunya untuk menjadi bhikkhu. Ibunya yang amat menyayanginya mula-mula menolak, akhirnya memberi izin.
Pada suatu ketika, Anuruddha dan para bhikkhu lain sedang berkumpul di Vihara Jetavana mendengarkan khotbah Buddha. Beliau sangat mengantuk dan tertidur. Beliau terbangun ketika Buddha menyebut nama dan menyapanya dengan beberapa ungkapan. Setelah khotbah selesai, dengan rasa malu, Anuruddha menyampaikan penyesalan kepada Buddha dan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama, pada saat mendengarkan khotbah Buddha. Sejak itu, Anuruddha tidak pernah memejamkan mata
walaupun di malam hari.
Anuruddha berlatih dengan tekun, pada akhirnya mencapai kesucian Arahat. Oleh karena itu, Beliau mendapat gelar Yang Ariya (Y.A.), artinya yang suci. Tetapi, latihan yang keras menyebabkan gangguan mata sehingga
tidak dapat melihat. Menjelang Parinibbana, Buddha menyampaikan
ungkapan terakhir:
“O, Bhikkhu dengarkanlah baik-baik nasihatku! Segala sesuatu yang terdiri atas paduan unsur-unsur akan hancur kembali. Karena itu, berjuanglah dengan sungguh-sungguh.”
9
Wawasan
Mula-mula Buddha memasuki jhana kesatu
sampai keempat terus sampai kepada keadaan alam tertinggi dalam tahapan meditasi.
Pada saat itulah, Y.A. Ananda berkata kepada Anuruddha, “Bhante, Sang Bhagava telah Parinibbana!”
Tetapi, Y.A. Anuruddha menjawab, “Belum, Avuso Ananda. Bhagava belum Parinibbana. Beliau sekarang berada dalam keadaan “Penghentian Pencerapan dan Perasaan.”
Kemudian, Buddha bangun dari keadaan alam tertinggi sampai kembali jhana keempat hingga jhana kesatu. Dari jhana kesatu, Buddha kembali memasuki jhana kedua, ketiga, dan keempat. Keluar dari jhana keempat, Buddha segera menghembuskan napas terkakhir dan mencapai Parinibbana di antara dua pohon Sala kembar
10
Ketika Buddha mencapai Maha Parinibbana, Y.A. Anuruddha mengucapkan syair berikut.
”Dengan tiada pergerakan napas, tetapi dengan keteguhan hati.
Bebas dari keinginan dan tenang,
demikianlah Sang Bhagava mencapai Maha Parinibbana.
Tak gentar menghadapi saat maut-Nya!
Batin-Nya memperoleh kebebasan.
Bagaikan api lampu yang padam”.
Y.A. Anuruddha dengan para bhikkhu lain mendesak Y.A. Ananda untuk melatih diri dengan sungguh-sungguh agar dapat mencapai tingkat Arahat pada konsili tersebut. Y.A. Anuruddha wafat (Parinibbana) di Desa Veluva dari Vajjian di bawah kerimbunan pohon bambu.
11
Open Ended
Mengapa Anuruddha yang terbiasa hidup dalam kemewahan akhirnya
hidup menjadi bhikkhu?
12
Open Ended
Mengapa Anuruddha dan teman-teman memohon kepada Buddha agar Upali ditahbiskan terlebih dahulu?
13
Open Ended
Mengapa Anuruddha menderita gangguan mata sehingga tidak dapat
melihat?
14
Open Ended
Temukan keteladanan Y.A. Anuruddha yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari!
15
Open Ended
Mengapa Y.A. Anuruddha bersama para bhikkhu lain mendesak Y.A. Ananda untuk melatih diri sungguh-sungguh?
16
Open Ended
Mengapa Anuruddha yang terbiasa hidup dalam kemewahan akhirnya
hidup menjadi bhikkhu?
Kls 8 P.A. Buddha - Meneladan Siswa Utama Buddha Ses 4
Yang Ariya Anuruddha

Show answer
Auto Play
Slide 1 / 16
SLIDE
Similar Resources on Wayground
12 questions
ZIARAH KE TEMPAT SUCI BUDDHA BAB 3 KELAS 9
Presentation
•
9th - 12th Grade
17 questions
Kelas 5 - Pelajaran 3 - Empat Jenis Karma (AN. 4:232)
Presentation
•
5th Grade
26 questions
Buddha Parinibbana
Presentation
•
9th Grade
13 questions
Kls. 8 PA. Buddha - Meneladan Para Siswa Utama Buddha Sesi 1
Presentation
•
8th Grade
18 questions
tempat ziarah agama Buddha
Presentation
•
9th Grade
10 questions
Life of Buddha
Presentation
•
6th Grade
20 questions
ETIKA DAN MORALITAS BUDDHA KELAS 7
Presentation
•
7th Grade
17 questions
Recorded Historical Period
Presentation
•
7th Grade
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade