
Ulha
Authored by fakhriyatus alawiyah
Religious Studies
University
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
38 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 2 pts
Perbedaan utama antara hadis dan sunnah bukan hanya terletak pada bentuk penyampaiannya, tetapi juga pada...
Sumber periwayatannya
Kedudukan hadis sebagai hukum wajib
Cakupan makna, di mana sunnah lebih luas dari hadis
Penggunaan istilah oleh ulama hadis klasik
Cara penulisan dalam kitab hadis
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 2 pts
Jika suatu ucapan Nabi ﷺ diriwayatkan oleh banyak sahabat dari berbagai jalur sanad, maka hadis tersebut disebut...
Ahad
Hasan
Mutawatir
Mursal
Mauquf
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 2 pts
Hadis yang diriwayatkan oleh satu orang sahabat dan hanya memiliki satu jalur sanad termasuk dalam kategori...
Mutawatir
Ahad gharib
Mauquf
Mursal
Maudhu‘
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 2 pts
Apabila sebuah hadis memiliki sanad yang bersambung, perawi yang adil dan dhabith, serta tidak syadz dan tidak mu‘allal, maka hadis itu dikategorikan sebagai...
Hasan
Da‘if
Shahih
Mauquf
Maqlub
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 2 pts
Mengapa para ulama tidak serta-merta menolak hadis yang tergolong da‘if?
Karena semua hadis pasti memiliki nilai pahala
Karena hadis da‘if boleh digunakan dalam fadha’il al-a‘mal dengan syarat tertentu
Karena hadis da‘if dianggap setara dengan hadis hasan
Karena hadis da‘if tidak perlu diuji sanadnya
Karena hadis da‘if berasal dari riwayat sahabat besar
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 2 pts
Hadis mauquf berbeda dengan hadis marfu‘ karena...
Hadis mauquf berhenti pada sahabat, sedangkan marfu‘ sampai kepada Nabi ﷺ
Hadis mauquf tidak memiliki sanad
Hadis marfu‘ lebih banyak jumlahnya
Hadis mauquf hanya berisi kisah sejarah
Hadis marfu‘ tidak boleh dijadikan dalil
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 2 pts
Hadis maudhu‘ berbeda dengan hadis dha‘if karena...
Maudhu‘ hanya diriwayatkan oleh satu orang
Dha‘if masih mungkin benar, sedangkan maudhu‘ jelas palsu dan dibuat-buat
Maudhu‘ berasal dari sahabat, sedangkan dha‘if dari tabi‘in
Dha‘if lebih parah daripada maudhu‘
Keduanya sama-sama diterima dalam hukum Islam
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?