Search Header Logo
Keluwesan - Semikeras/keras - Kelas 7 - 21Jan26

Keluwesan - Semikeras/keras - Kelas 7 - 21Jan26

Assessment

Presentation

Arts

6th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

EVY ERVINA

Used 2+ times

FREE Resource

10 Slides • 5 Questions

1

​Mari kita memasuki materi baru dengan judul....

By EVY ERVINA

2

Rancangan Produk Kerajinan

Bahan Alam Semikeras/Keras

3

Perancangan Benda Kerajinan

Proses penciptaan produk kerajinan bahan alam semikeras/ keras harus mengacu pada persyaratan ergonomi. Adapun syarat-syarat perancangan benda kerajinan, yaitu kegunaan, kenyamanan, dan keindahan sudah dibahas dalam unit 1. Kali ini peserta didik akan mempelajari prinsip ergonomi berikutnya.

4

A. Keluwesan
( Flexibility)

media

Keluwesan dalam kerajinan bahan semikeras/ keras.

5

Keluwesan dalam kerajinan bahan semikeras/keras mengacu pada kemampuan suatu bahan dan produk untuk menyesuaikan diri dengan fungsi serta kebutuhan pengguna. Meskipun termasuk kategori semikeras atau keras, bahan-bahan ini tetap harus memiliki tingkat kelenturan tertentu agar nyaman digunakan, tidak mudah rusak, serta aman bagi pemakai. Keserasian antara bentuk, ukuran, kekuatan, dan kenyamanan sangat penting agar produk kerajinan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga fungsional. Contohnya, jenis kulit yang digunakan untuk membuat tas sekolah atau tas kerja harus cukup lentur agar mudah dibuka-tutup dan nyaman dibawa, berbeda dengan kulit untuk koper yang harus lebih tebal dan kaku agar mampu melindungi barang di dalamnya.

media

6

Keluwesan juga berhubungan dengan daya adaptasi produk terhadap berbagai kondisi penggunaan. Produk kerajinan yang baik tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan aktivitas pengguna. Misalnya, tas dari bahan kulit atau serat alam yang memiliki tingkat kelenturan tertentu akan lebih tahan terhadap tekanan saat diisi banyak barang, dibandingkan bahan yang terlalu kaku dan mudah retak. Hal ini menunjukkan bahwa keluwesan tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga pada keawetan dan keamanan produk. Produk yang fleksibel akan lebih awet karena tidak mudah patah, sobek, atau berubah bentuk secara permanen.

7

Multiple Choice

Seorang perajin ingin membuat tas untuk siswa yang sering membawa banyak buku dan digunakan setiap hari. Ia memiliki dua jenis kulit:
(1) Kulit A: sangat kaku dan tebal
(2) Kulit B: cukup lentur tetapi tetap kuat

Berdasarkan prinsip keluwesan, pilihan terbaik yang seharusnya diambil perajin adalah …

1

Menggunakan kulit A agar tas terlihat lebih mewah

2

Menggunakan kulit A agar tas lebih tahan lama

3

Menggunakan kulit B agar tas nyaman digunakan dan tidak mudah rusak

4

Menggabungkan kedua kulit tanpa mempertimbangkan fungsi tas

8

Multiple Choice

Seorang perajin menggunakan bahan yang sangat lentur untuk membuat bingkai foto. Namun, setelah jadi, bingkai tersebut mudah berubah bentuk dan tidak mampu menopang foto dengan baik. Berdasarkan konsep keluwesan, kesalahan utama yang dilakukan perajin adalah …

1

Memilih bahan yang terlalu kaku

2

Mengabaikan keserasian antara bentuk, fungsi, dan kekuatan bahan

3

Terlalu fokus pada nilai estetika tanpa mempertimbangkan warna

4

Menggunakan teknik perakitan yang terlalu rumit

9

Multiple Choice

Perhatikan beberapa produk berikut:

  1. Gelang dari rotan tipis

  2. Koper dari kulit tebal

  3. Keranjang dari bambu lentur

  4. Rak kecil dari kayu keras

Pasangan produk yang paling tepat berdasarkan prinsip keluwesan adalah …

1

1 dan 2

2

1 dan 3

3

2 dan 4

4

3 dan 4

10

Selain itu, keluwesan juga berkaitan dengan kemudahan bahan dalam proses pembentukan dan perakitan. Bahan yang terlalu kaku akan sulit dibentuk, sedangkan bahan yang terlalu lentur bisa kehilangan kekuatan strukturnya. Oleh karena itu, perajin harus memahami karakteristik setiap bahan agar dapat menyesuaikannya dengan desain produk yang diinginkan. Misalnya, rotan yang cukup lentur dapat dianyam menjadi gelang atau keranjang, sementara kayu yang lebih keras cocok untuk produk yang membutuhkan kekuatan tinggi seperti bingkai atau furnitur kecil. Dengan mempertimbangkan aspek keluwesan, produk kerajinan akan memiliki keseimbangan antara keindahan, kekuatan, dan kenyamanan dalam penggunaannya.

11

Selain itu, aspek keluwesan turut memengaruhi nilai estetika sebuah kerajinan. Bahan yang cukup lentur memungkinkan perajin untuk menciptakan berbagai bentuk, motif, dan detail yang lebih variatif. Misalnya, kulit, rotan, atau bambu tipis dapat dibentuk menjadi lekukan-lekukan halus yang menambah keindahan visual produk. Dengan memadukan keluwesan bahan dan kreativitas desain, perajin dapat menghasilkan produk yang tidak hanya memiliki nilai guna tinggi, tetapi juga memiliki daya tarik seni dan nilai jual yang lebih baik. Oleh karena itu, pemahaman tentang keluwesan menjadi salah satu kunci penting dalam merancang kerajinan bahan semikeras/keras yang berkualitas.

12

Multiple Choice

Seorang perajin membuat tas dari bahan yang sangat kaku karena ingin produknya terlihat kokoh. Namun, setelah digunakan, tas tersebut mudah retak ketika diisi banyak barang dan tidak nyaman dipakai. Berdasarkan konsep keluwesan, perbaikan paling tepat yang harus dilakukan perajin adalah …

1

Mengganti desain tas agar lebih kecil

2

Menggunakan bahan yang lebih lentur tetapi tetap kuat

3

Menambahkan hiasan agar tampilan lebih menarik

4

Mengurangi jumlah jahitan pada tas

13

Multiple Choice

Seorang perajin ingin membuat produk kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi. Ia memilih bahan yang cukup lentur agar dapat membentuk motif lengkung dan detail halus. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa perajin telah mempertimbangkan …

1

Keluwesan hanya dari segi kekuatan bahan

2

Hubungan antara keluwesan, estetika, dan kreativitas desain

3

Nilai fungsi tanpa memperhatikan tampilan

4

Keindahan sebagai satu-satunya tujuan pembuatan produk

14

Sudah sampai bagian ini? Bagus!!

15

Sampai jumpa minggu depan di sekolah !!!

media

​Mari kita memasuki materi baru dengan judul....

By EVY ERVINA

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 15

SLIDE