

Karakteristik Konselor Efektif
Presentation
•
Education
•
•
Easy
Nabila Qurrotu Aini
Used 1+ times
FREE Resource
12 Slides • 8 Questions
1
Karakteristik Konselor yang Efektif
By Nabila Qurrotu Aini
2
Pendahuluan
Profesi layanan kemanusiaan didasarkan pada keinginan untuk membantu orang lain (altruisme). Kualitas-kualitas pribadi seorang konselor telah diteliti selama bertahun-tahun dan diyakini secara empiris atau teoretis terkait dengan keberhasilan dalam membantu konseli.
3
Fill in the Blanks
4
Karakteristik Konselor Efektif
Membangun Hubungan (Relationship Building)
Empati (Empathy)
Keaslian (Genuineness)
Penerimaan (Acceptance)
Kompleksitas Kognitif (Cognitive Complexity)
Kesejahteraan Diri (Wellness)
Kompetensi (Competence)
Sensitivitas Lintas Budaya (Cross-Cultural Sensitivity)
5
Membangung Hubungan (Relationship Building)
Ikatan (Bond): Kedekatan dan kepercayaan antara konseli dan konselor.
Kesepakatan Tujuan (Goals): Konseli dan konselor sepakat tentang tujuan yang akan dicapai.
Kesepakatan Tugas (Tasks): Konseli dan konselor sepakat tentang tugas atau langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
6
Multiple Select
Aspek - aspek dalam membangun hubungan (relationship building) adalah ...
Ikatan (bond)
Kesepakatan tujuan (goals)
Kesepakatan tugas (tasks)
Kepekaan (sensitivity)
7
Empati (Empathy)
Empati didefinisikan sebagai kemampuan untuk memasuki dunia konseli dan mengomunikasikan pemahaman tersebut kepada konseli.
Empati dapat digambarkan sebagai "melihat dunia melalui mata orang lain".
Empati adalah komponen kritis dalam membangun hubungan bantuan yang kuat dan suportif.
8
Open Ended
Empati adalah ...
9
Keaslian (Genuiness)
Keaslian, atau terkadang disebut kongruensi (congruence), berarti keselarasan antara perasaan dan perilaku diri sendiri.
Keaslian sangat penting untuk pengembangan hubungan yang sehat dan efektif.
Orang yang tidak asli (nongenuine): perasaan tidak selaras dengan apa yang dikatakan atau dilakukan.
Keaslian memungkinkan konseli untuk mengenali diri konselor yang sesungguhnya.
10
Fill in the Blanks
11
Penerimaan (Acceptance)
Penerimaan, terkadang disebut penghargaan positif tanpa syarat (unconditional positive regard), adalah sikap yang menunjukkan bahwa konseli akan diterima terlepas dari apa pun yang mereka katakan dalam konteks hubungan bantuan.
Individu yang memiliki penghargaan tinggi terhadap orang lain mampu menerima konseli tanpa memandang latar belakang, nilai, atau sistem kepercayaan yang berbeda.
12
Fill in the Blanks
13
Kompleksitas Kognitif (Cognitive Complexity)
Melibatkan kemampuan untuk merefleksikan diri, mempertanyakan kebenaran, mengambil banyak perspektif, dan mengevaluasi situasi secara kompleks.
Konselor yang efektif terbuka terhadap ide-ide baru dan bersedia mengintegrasikan pendekatan baru ke dalam cara bantuan mereka yang biasa.
14
Open Ended
Jelaskan inti dari karakteristik kompleksitas kognitif!
15
Kesejahteraan (Wellness)
Masalah seperti stres, burnout, kelelahan emosi (compassion fatigue), dan trauma tak langsung (vicarious traumatization) dapat menghambat kemampuan seorang konselor (misalnya, menurunkan empati atau meningkatkan countertransference).
Salah satu metode untuk menilai kesejahteraan adalah The Indivisible Self (Diri yang Tak Terpisahkan), yang terdiri dari lima faktor: creative self, coping self, social self, essential self, dan physical self.
Menjalani konseling pribadi membantu konselor mengatasi masalah pribadi, mengurangi kemungkinan countertransference, meningkatkan kesejahteraan, dan memahami bagaimana rasanya berada di posisi klien.
16
Multiple Choice
Salah satu metode untuk menilai kesejahteraan adalah ...
The Invisible Self
The Individual Self
The Wellness Model
The Indivisible Self
17
Kompetensi (Competence)
Kompetensi menuntut pembelajaran berkelanjutan untuk mengikuti perkembangan profesi.
Melibatkan pengetahuan tentang batasan profesional dan praktik hanya dalam ruang lingkup pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.
18
Sensitivitas Lintas Budaya (Cross-Cultural Sensitivity)
Memerlukan kompetensi kultural, yang mencakup pemahaman tentang latar belakang budaya, nilai, dan bias diri sendiri.
Tujuannya adalah kemampuan untuk bekerja secara efektif dengan individu dari latar belakang yang beragam.
19
Penutup
Konselor yang efektif bersedia melihat perilaku diri sendiri, mencari umpan balik dari orang lain, dan terbuka terhadap perubahan.
Konselor yang efektif memandang kehidupan sebagai peluang untuk pertumbuhan dan transformasi yang berkelanjutan.
"Tegas namun fleksibel" adalah prinsip utama konselor, menunjukkan komitmen terhadap keunggulan profesional dan pertumbuhan pribadi.
20
Open Ended
Sebutkan karakteristik konselor yang efektif!
Karakteristik Konselor yang Efektif
By Nabila Qurrotu Aini
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 20
SLIDE
Similar Resources on Wayground
14 questions
Sesi Motivasi Belajar
Presentation
•
6th Grade
15 questions
Context Clues
Presentation
•
5th Grade
15 questions
The Phoenicians and The Persian Empire
Presentation
•
6th Grade
16 questions
Zikrullah Penenang Jiwa
Presentation
•
1st Grade
14 questions
Pengenalan Komputer Dasar
Presentation
•
10th Grade
16 questions
STENCIL ART
Presentation
•
11th Grade
13 questions
Video Literasi DELIMa JPNS 2021
Presentation
•
1st - 12th Grade
13 questions
Analisis Data Kelas 7 dan 8 SMP
Presentation
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade