
Motivasi Kerja
Presentation
•
Education
•
University
•
Practice Problem
•
Medium
Nabila Qurrotu Aini
Used 1+ times
FREE Resource
21 Slides • 9 Questions
1
Perspektif Psikologis: Motivasi Kerja
By Nabila Qurrotu Aini
2
Pendahuluan
Manusia adalah faktor krusial dalam pencapaian tujuan organisasi.
Motivasi sangat penting karena menentukan perilaku orang untuk bekerja.
Bagi karyawan, motivasi kerja ibarat "bensin" yang membuat mereka terus berjalan dan menghadapi kesulitan.
Tanpa motivasi yang kuat, seseorang akan mudah tergoyahkan dan memutuskan berhenti.
3
Mampu mengeluarkan ide-ide, bekerja melampaui standar minimal, mudah mendapat kepercayaan, dan karier cenderung meningkat.
Mengerjakan tugas hanya sebatas gugur kewajiban, tidak ada kreasi maupun semangat.
Motivasi Rendah
Pendahuluan: Perbedaan Kinerja
Motivasi Tinggi
4
Fill in the Blanks
5
Konsep Dasar Motivasi Kerja
6
Definisi Motivasi Kerja
Etimologi: Berasal dari bahasa Latin movere, yang berarti "dorongan" atau "menggerakkan".
Definisi Para Ahli:
Robert L. Mathis: Hasrat di dalam diri seseorang yang menyebabkan orang tersebut melakukan tindakan bekerja.
Rivai: Serangkaian sikap dan nilai-nilai yang memengaruhi individu untuk mencapai hal spesifik sesuai tujuan individu.
Konsep Dasar Motivasi Kerja
7
"Motivasi kerja adalah dorongan individu untuk melakukan tindakan karena mereka ingin melakukannya, guna mencapai tujuan yang mereka inginkan (seperti uang, keselamatan, penghargaan, dan lain-lain)"
Definisi Motivasi Kerja
Konsep Dasar Motivasi Kerja
8
Multiple Select
Berikut merupakan kata kunci dari definisi motivasi kerja.
Dorongan
Ingin melakukan
Mencapai tujuan
Kinerja
9
Tujuan Motivasi (dalam Organisasi)
Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan.
Meningkatkan produktivitas kerja.
Mempertahankan kestabilan karyawan.
Meningkatkan kedisiplinan.
Meningkatkan loyalitas, kreativitas, dan partisipasi.
Meningkatkan rasa tanggung jawab.
Konsep Dasar Motivasi Kerja
10
Multiple Select
Berikut ini merupakan tujuan dari motivasi (dalam organisasi).
Meningkatkan pendapatan
Meningkatkan produktivitas kerja
Mempertahankan kestabilan karyawan
Memperbanyak relasi
11
Jenis Motivasi
Motivasi Positif: Menstimulasi karyawan dengan memberikan reward bagi yang berprestasi. Sangat efektif untuk jangka panjang.
Motivasi Negatif: Mendorong karyawan dengan memberikan hukuman. Efektif untuk jangka pendek, namun bisa berdampak buruk dalam jangka panjang.
Konsep Dasar Motivasi Kerja
Catatan: Penggunaan keduanya harus seimbang, tepat, konsisten, dan adil.
12
Fill in the Blanks
13
Proses Motivasi
Proses motivasi menjelaskan bagaimana kebutuhan yang belum terpenuhi mendorong perilaku untuk mencapai tujuan
Konsep Dasar Motivasi Kerja
Kebutuhan yang Belum Dipuaskan
Menimbulkan Ketegangan
Muncul Dorongan-Dorongan
Tujuan Tercapai (Kebutuhan Dipuaskan)
Reduksi Ketegangan
Melakukan Perilaku Mencari (Serangkaian Kegiatan)
Sumber: Ashar Sunyoto Munandar (2011)
14
Kebutuhan manusia tersusun secara hierarkis.
Tingkat Tinggi: Aktualisasi Diri dan Harga Diri
Tingkat Rendah: Sosia , Rasa Aman, dan Fisiologis
Teori Hierarki Kebutuhan (Maslow)
Modifikasi Maslow menjadi 3 kelompok:
Existence (Eksistensi): Kebutuhan materiel.
Relatedness (Hubungan): Kebutuhan sosial/interpersonal.
Growth (Pertumbuhan): Kebutuhan pengembangan diri.
Teori Existence-Relatedness-Growth (Alderfer)
Teori Motivasi Isi
15
Multiple Select
Di bawah ini merupakan teori hierariki kebutuhan Maslow yang termasuk tingkat tinggi ...
Sosial
Penghargaan atau Self-esteem
Fisiologis
Aktualisasi diri
16
Keterkaitan Motivasi Kerja dengan Prestasi Kerja
17
Faktor Hygiene yang Buruk: Perasaan tidak puas yang berasal dari luar diri karyawan.
Faktor Motivator yang baik: Faktor intrinsik karyawan yang mendorong kepuasan.
Teori Dua Faktor (Herzberg)
Need for Achievement (nAch - Kebutuhan berprestasi)
Need for Power (nPow - Kebutuhan berkuasa)
Need for Affiliation (nAff - Kebutuhan berafiliasi)
Teori Motivasi Berprestasi (McClelland)
Teori Motivasi Isi
18
Multiple Select
Teori Motivasi Berprestasi (McClelland) terdiri dari tiga aspek, yaitu ...
Need for Achievement
Need for Power
Need for Affiliation
Need for Motivation
19
Teori Motivasi Proses
Niat atau tujuan yang spesifik dan menantang dapat mengarahkan perilaku dan memotivasi.
Teori Penetapan Tujuan (Locke)
Perilaku dikendalikan oleh konsekuensinya (imbalan atau hukuman).
Teori Pengukuhan (Skinner)
Teori Harapan (Vroom, Lawler)
Teori Keadilan (Adams)
Motivasi adalah hasil dari 3 keyakinan:
Harapan (Upaya -> Kinerja)
Instrumentalitas (Kinerja -> Hasil)
Valensi (Nilai dari Hasil/Imbalan)
Individu termotivasi untuk mencari keadilan sosial.
Mereka membandingkan rasio (Hasil/Output) / (Masukan/Input) mereka dengan rasio orang lain.
Ketidakadilan yang dirasakan (misal: gaji sama tapi kerja lebih keras) akan menurunkan motivasi.
Keterkaitan Motivasi Kerja dengan Prestasi Kerja
20
Model dan Metode Motivasi
Motivasi Langsung (Direct): Diberikan langsung ke individu. Contoh: Pujian, bonus, tunjangan hari raya.
Motivasi Tidak Langsung (Indirect): Berupa fasilitas pendukung gairah kerja. Contoh: Ruang kerja nyaman, mesin yang baik, penempatan yang tepat.
Model Tradisional: Menggunakan sistem upah insentif (semakin banyak hasil, semakin besar bayaran).
Model Hubungan Manusiawi: Memotivasi dengan mengakui kebutuhan sosial dan membuat karyawan merasa penting/berguna.
Model Sumber Daya Manusia (SDM): Karyawan punya beragam motivasi (bukan hanya uang/sosial, tapi juga prestasi & makna). Tugas manajer adalah mengembangkan tanggung jawab bersama.
Model-Model Motivasi
Keterkaitan Motivasi Kerja dengan Prestasi Kerja
Metode Motivasi
21
Multiple Choice
Ruang kerja nyaman, mesin yang baik, dan penempatan yang tepat merupakan metode motivasi ...
Tradisional
Langsung
Tidak Langsung
Fasilitas
22
Meningkatkan Motivasi: Ciri dan Faktor
23
Ciri Karyawan dengan Motivasi Tinggi
Bersaing dalam berprestasi.
Ingin segera tahu hasil konkret.
Berorientasi masa depan.
Punya rasa tanggung jawab.
Percaya diri dan ulet.
Meningkatkan Motivasi: Ciri dan Faktor
24
Multiple Select
Berikut ini merupakan ciri dari karyawan dengan motivasi tinggi ...
Berorientasi masa kini
Punya rasa tanggung jawab
Percaya diri dan ulet
Bersaing dalam prestasi
25
Gaji besar.
Pujian dari atasan.
Suasana kerja yang nyaman dan menyenangkan.
Adanya kejuaraan/kompetisi sehat di perusahaan
Faktor Peningkat Motivasi (Eksternal)
Ingin memenuhi kebutuhan hidup.
Pekerjaan yang ditekuni sesuai minat.
Berani menghadapi tantangan.
Menginginkan jabatan tinggi.
Faktor Peningkat Motivasi (Internal)
Meningkatkan Motivasi: Ciri dan Faktor
26
Peran Pimpinan dalam Memotivasi
Membuat kebijakan dan peraturan yang mendorong motivasi.
Contoh: Kebijakan di bidang imbalan keuangan, Gugus Kendali Mutu (GKM).
Peran Organisasi
Bersikap Keras: Menggunakan paksaan atau ancaman (gaya orientasi tugas).
Memberikan Tujuan yang Bermakna: Mengenali sasaran bernilai tinggi yang dapat dicapai bawahan.
Peran Pemimpin
Tiga Cara Pimpinan Mendorong Bawahan
Menginspirasi: Menunjukkan semangat melalui keteladanan dan kepribadian.
Mendorong: Merangsang melalui pujian, persetujuan, dan bantuan.
Mendesak: Menggunakan paksaan, kekerasan, atau ancaman (bersifat negatif dan tidak sesuai tuntutan zaman).
Meningkatkan Motivasi: Ciri dan Faktor
27
Open Ended
Tiga cara pimpinan momotivasi karyawan, yaitu ...
28
Strategi Praktis Meningkatkan Motivasi (Bagi Pimpinan)
Berikan informasi yang diperlukan untuk bekerja.
Berikan kesempatan umpan balik secara teratur.
Libatkan karyawan dalam keputusan yang memengaruhi pekerjaan mereka.
Buat saluran komunikasi yang mudah diakses.
Hargai karyawan atas pekerjaan baik (secara pribadi atau umum).
Kenali kebutuhan pribadi karyawan.
Pastikan karyawan punya sarana kerja terbaik.
Berikan kesempatan untuk berkembang dan mempelajari kemampuan baru.
Gaji karyawan secara bersaing.
Usaha Praktis Menumbuhkan Motivasi
Seorang pimpinan bertanggung jawab untuk:
Merumuskan batasan/deskripsi pekerjaan yang jelas.
Menyediakan dan melengkapi fasilitas, serta memperkecil hambatan kerja.
Memilih cara terbaik memberi ganjaran (berharga, memadai, adil, tepat waktu)
29
Penutup
Motivasi adalah dorongan kompleks yang berasal dari internal (minat, kebutuhan) dan eksternal (gaji, pujian).
Prestasi kerja sangat bergantung pada motivasi, selain kemampuan dan peluang.
Pimpinan dan organisasi memegang peran sentral dalam menciptakan lingkungan, kebijakan, dan strategi untuk menumbuhkan serta mempertahankan motivasi kerja karyawan.
30
Terima Kasih
Perspektif Psikologis: Motivasi Kerja
By Nabila Qurrotu Aini
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 30
SLIDE
Similar Resources on Wayground
23 questions
Simulasi Psikotes
Presentation
•
KG
21 questions
Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi
Presentation
•
University
22 questions
Profesionalisasi Profesi BK
Presentation
•
University
22 questions
INDUCCION SGSST 2025
Presentation
•
KG - University
25 questions
Fellowship Under
Presentation
•
University
20 questions
Peluang dan Tantangan Masyarakat Indonesia dlm Kehidupan Global
Presentation
•
12th Grade
25 questions
Sistem Rujukan
Presentation
•
University
25 questions
Struktur Kurikulum 2013
Presentation
•
University
Popular Resources on Wayground
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 4
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
HSMS - Standard Response Protocol
Quiz
•
6th - 8th Grade
16 questions
1.1-1.2 Quiz Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
12 questions
Exponent Expressions
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Adding and Subtracting Integers
Quiz
•
6th - 7th Grade
11 questions
Northeast States
Quiz
•
3rd - 4th Grade
10 questions
Characterization
Quiz
•
3rd - 7th Grade
10 questions
Common Denominators
Quiz
•
5th Grade