Search Header Logo
POLA PIKIR BERTUMBUH (PPB) ATAU GROWTH MENDSET (GM)

POLA PIKIR BERTUMBUH (PPB) ATAU GROWTH MENDSET (GM)

Assessment

Presentation

World Languages

8th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

MUSLIK MUSLIK

Used 7+ times

FREE Resource

29 Slides • 2 Questions

1

MODUL 1
Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset)

media

2

pola pikir akan mendikte apa yang akan kita lakukan serta menentukan hasil apa yang akan kita peroleh.

SEBAB

Pola Pikir adalah Segalanya (Mindset is Everything)

Tujuan: ​MEMAHAMI KONSEP DASAR POLA PIKIR

3

media

Jalan Menuju Sukses
(The Road to Success)

POLA PIKIR DIKENAL SEBAGAI

4

DEVINISI

Mendset - skillset - toolset

Pola Pikir (Mindset) didefinisikan sebagai cara melihat dan berpikir seseorang terhadap peristiwa (how to see and how to think) guna memperluas (broaden) cara melihat dan berpikirnya.

Kumpulan Ketrampilan (Skillset) didefinisikan sebagai pengetahuan dan pengalaman yang berguna untuk memperdalam (deepen) saat mempelajari sesuatu.

Alat-alat (Toolset) didefinisikan sebagai kumpulan Metode dan Alat yang berguna untuk mempertajam (sharpen) dalam menganalisis sebuah peristiwa atau masalah.

5

Multiple Choice

Mana yang lebih penting Pola Pikir (Mindset) dibandingkan

dengan Ketrampilan (Skillset)?

1

Pola Pikir (Mindset)

2

Kumpulan Keterampilan

(Skillset)

3

Alat-alat

(Toolset)

6

media

Dari gambar di samping tampak jelas bahwa Pola Pikir adalah fondasi dari Kumpulan Ketrampilan dan juga Alat-alat sehingga tanpa Pola Pikir yang tepat, maka dua unsur di atasnya tidak akan berguna...

Bolles (2021) secara sederhana menjelaskan lewat gambar ini

7

Multiple Choice

Mengapa Manusia Berbeda-beda?

1

Memiliki karakter berbeda

2

Memiliki kebiasaan berbeda

3

Memiliki pola pikir berbeda

4

Memiliki kesukaan berbeda

8

PPB adalah orang yang memiliki keyakinan bahwa kecerdasan dan kemampuan bisa dikembangkan secara tidak terbatas lewat proses belajar dan berusaha.

POLA PIKIR BERTUMBUH

PPT adalah orang yang memiliki keyakinan bahwa kecerdasaan dan ketrampilan bersifat tetap dan tidak bisa diubah lagi secara signifikan.

POLA PIKIR TETAP

1. Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset)
Prof Carol S. Dweck
menjelaskan tentang jenis-jenis pola pikir

9

Perbedaan Karakteristik antara PPT dan PPB dalam 5 Area Kunci (key-areas), dalam Buku The Growth Mindset Coach, Brock dan Hundley (2016)

AREA KUNCI PPT PPB

TANTANGAN MENGHINDAR MENERIMA
HAMBATAN MENYERAH BERTAHAN
USAHA SIA-SIA DILAKUKAN
KRITIK SERANGAN MASUKAN
SUKAES ORANG LAIN ANCAMAN INSPIRASI

10

OECD: Ada 79 negara peserta PISA 2018, 6 negara memiliki jumlah murid memiliki PPB sangat rendah yaitu kurang dari 40%. .

Salah satunya adalah Indonesia yaitu 2 dari 3 murid kita terindikasi memiliki PPT dan berada di peringkat ke.3 dari bawah

11

Dari Pola Pikir Tetap ke Pola Pikir Bertumbuh

Dalam Pembelajaran Mendalam, guru memiliki tiga peran baru, yaitu sebagai:
1. activator,
2. collaborator dan
3. builder learning culture

12

Agar dapat menjalankan peran baru ini dengan baik, guru harus memiliki ketrampilan untuk mendorong murid yang memiliki PPT agar bisa menjadi PPB lewat 4 langkah seperti yang telah dijelaskan oleh Prof Dweck dalam situsnya www.mindsetworks.com yaitu:

13

Suara PPB adalah suara-suara yang memunculkan optimisme dalam kondisi yang tidak sesuai dengan harapan atau lebih tepatnya tetap bertindak positif dalam situasi negatif.

Suara PPT adalah suara-suara yang menimbulkan kekhawatiran dalam diri seseorang pada saat menghadapi tantangan dan hambatan

media

14

media

Tabel berikut menunjukkan perbandingan antara Suara PPT dengan Suara PPB.

15

Intervensi Pola Pikir

Intervensi Pola Pikir (IPP) dirancang untuk meningkatkan prestasi akademik murid sekaligus sebagai alternatif intervensi psikologi untuk memberi pemahaman kepada murid apa tujuan dari mereka belajar.

16

IPP bertujuan untuk memberi pemahaman kepada murid bahwa perjuangan pada saat menghadapi tantangan, hambatan dan kesulitan dalam belajar hanyalah sebuah proses dalam belajar dan bukan indikasi dari kegagalan atau kelemahan.

17

media

Berikut adalah langkah demi langkah untuk melakukan IPP oleh guru kepada muridnya

18

19

Kesalahan Yang Produktif (Productive Failure)

Seorang profesor psikologi di Hong Kong Institute of Education, Prof Manu Kapur melakukan penelitian yang sangat pendalam tentang Productive Failure – PF

Penelitiannya menunjukkan bahwa bila murid diberi kesempatan untuk mencoba dan berjuang dalam memecahkan masalah dan mencari solusi, mereka akan lebih mudah memahami dan bisa menerapkan informasi yang mereka dapatkan dalam perjuangan itu di kesempatan berikutnya.

20

7. The Power of YET

Salah satu prinsip penting mengembangkan PPB adalah konsep The Power of YET - PoY

Setiap kalimat negatif yang memiliki kata “tidak” akan berubah menjadi kata “belum” dengan penambahan kata YET di ujung kalimatnya.

Berubahnya kata tidak menjadi belum maka setiap kesalahan atau kegagalan akan berubah makna menjadi “pembelajaran” sebab terbuka kesempatan untuk mencoba kembali.

21

Dalam Bukunya Simply Brilliant (2017) Bernhard Schroeder mengatakan, Kreativitas bisa berkembang dalam diri setiap orang bila mau “melakukan transisi” dari PPT ke PPB lewat beberapa cara berikut ini.

– Akui dan terima “ketidaksempurnaan”
– Melihat tantangan sebagai peluang
– Mencoba strategi belajar yang berbeda saat mengalami kegagalan
– Mengganti kata “kegagalan” menjadi “pembelajaran”
– Berhenti mencari pengakuan premature
– Menghargai proses daripada hasil akhir
– Lebih mementingkan perkembangan daripada kecepatan
– Menanamkan kerendahan hati – Berani mengambil resiko

22

4. Membangun Komunitas Belajar

Fondasi utama untuk mengembangkan PPB di sekolah.

Terdiri dari hubungan:
guru dengan murid, guru dengan orang tua, dan guru dengan guru.

23

Hubungan guru dan murid adalah proses awal pembentukan PPB di kelas

Berlandaskan lima dimensi dalam buku The Growth Mindset Coach, Brock dan Hundley (2016) yaitu:
a. Murid mengetahui bahwa gurunya yakin kepada kemampuan

muridnya dalam belajar
b. Murid menghormati dan menyukai gurunya
c. Murid mau meminta masukan dari gurunya
d. Murid sadar bahwa nilai akademik yang diperoleh tidak lebih

penting dari pada perkembangan diri mereka sendiri
e. Murid merasa aman dengan gurunya

24

Guru menerapkan “Aturan Emas” yaitu :
Perlakukan murid sebagaimana Anda ingin diperlakukan.

Berdasarkan hal ini, tidak ada guru yang arogan atau diktator kepada muridnya, setiap ada peraturan berlaku untuk murid dan guru.

Guru yang melanggarnya tidak perlu malu mengakui kesalahan dan memperbaikinya sebab inilah contoh PPB.

25

5. Pujian Pribadi dan Pujian Proses

“Kamu pasti pintar” dan “Kamu pasti sudah bekerja keras”

Murid yang diberi Pujian Pribadi cendrung akan memiliki PPT sebab mereka akan haus pujian-pujian tanpa peduli proses belajar,


Murid yang diberi Pujian Proses akan memiliki PPB sebab proses belajar dan berusaha adalah lebih penting dari pada sekedar nilai.

26

media

GROWTH MINDSET

FIXED MINDSET

27

8. Target Performa dan Target Pembelajaran

Tugas bervariasi dari yang mudah hingga yang menantang

Murid dihargai karena sudah menunjukkan usaha dan strategi dalam mengerjakan tugas


Murid dikelompokkan berdasarkan cara belajarnya sehingga dapat berkolaborasi dengan baik



Target Pembelajaran

Tugas terlalu mudah dan kebanyakan berbentuk hafalan

Murid dihargai karena sudah mengumpulkan tugas


Murid dikelompokkan berdasarkan kemampuannya sehingga terjadi kompetisi yang keras

Target Performa

28

Pembelajaran Berbasis Otak
(Brain Based Learning)

PETA PIKIRAN dibuat persis seperti cara alami kerja otak dalam belajar sehingga dapat membantu murid dalam menyusun berbagai informasi yang diperoleh selama belajar

29

media

30

media

31

media

ALHAMDULILLAH

TERIMA KASIH

MODUL 1
Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset)

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 31

SLIDE