Search Header Logo
Untitled lesson

Untitled lesson

Assessment

Presentation

•

Performing Arts

•

9th Grade

•

Practice Problem

•

Easy

Created by

Della Ambarsari

Used 2+ times

FREE Resource

6 Slides • 7 Questions

1

Studi Kasus

By Della Ambarsari

2

Pelajari Studi Kasus di Bawah Ini

​Studi Kasus: "Ephemeral Echoes" - Eksplorasi Trauma dan Ketahanan dalam Tari Kontemporer

"Ephemeral Echoes" adalah karya tari kontemporer yang dikoreografi oleh Maya Suryanti. Tarian ini diciptakan sebagai respons terhadap dampak trauma dan isu kesehatan mental yang meningkat setelah pandemi COVID-19.

Konsep utamanya adalah tentang "gema yang berlalu": bagaimana jejak pengalaman traumatis tetap ada tetapi bisa memudar atau berubah seiring waktu menuju pemulihan dan ketahanan. Ini bukan tentang melupakan, melainkan tentang transformasi.

3

Proses kreatifnya kolaboratif, melibatkan riset dengan psikolog dan lokakarya eksplorasi gerak. Koreografi ini menggunakan gerak, ruang, musik, dan visual secara dinamis untuk menggambarkan perjalanan dari isolasi dan fragmentasi (saat trauma) menuju koneksi dan penyembuhan (saat ketahanan). Misalnya, gerakan penari berubah dari terpisah menjadi saling mendukung, dan musik berubah dari disonan menjadi harmonis. Kostum minimalis agar fokus pada emosi dan gerak.

Inovasi dalam karya ini termasuk penggunaan proyeksi interaktif dan sesi tanya jawab pasca-pertunjukan dengan psikolog untuk memfasilitasi diskusi tentang kesehatan mental.

4

Dampak dan penerimaannya positif: karya ini dipuji karena kedalaman emosional, orisinalitas, dan kemampuannya mengangkat isu sensitif dengan kepekaan, serta memicu diskusi luas tentang kesehatan mental.

Singkatnya, "Ephemeral Echoes" menunjukkan bagaimana tari kontemporer bisa menjadi media kuat untuk mengeksplorasi isu sosial dan psikologis yang relevan, mengajak penonton merefleksikan pengalaman trauma dan ketahanan manusia.

5

Multiple Choice

Apa inspirasi utama Maya Suryanti dalam menciptakan karya tari "Ephemeral Echoes"?

1

Merayakan festival tari tradisional

2

Menanggapi masalah kesehatan mental pasca-pandemi

3

Menggambarkan keindahan alam Indonesia

4

Menampilkan gerakan tari yang paling sulit

6

Multiple Choice

Apa arti dari konsep "gema yang berlalu" dalam karya ini?

1

Kenangan buruk yang tidak pernah hilang

2

Jejak trauma yang bisa memudar atau berubah seiring waktu

7

Multiple Choice

Bagaimana Maya Suryanti melibatkan ahli lain dalam proses kreatifnya?

1

Mengundang musisi terkenal untuk bernyanyi

2

Bekerja sama dengan desainer kostum dari luar negeri

3

Melakukan riset dengan psikolog dan terapis

8

Multiple Choice

Bagaimana penggunaan ruang dan interaksi penari dalam "Ephemeral Echoes" berkembang?

1
Ruang dan interaksi penari tetap statis tanpa perubahan yang signifikan.
2

Dimulai dengan gerakan terpisah, lalu beralih ke gerakan saling mendukung

9

Multiple Choice

Selain tujuan artistik, apa tujuan lain yang ingin dicapai "Ephemeral Echoes"?

1

Mencari keuntungan finansial yang besar

2

Mempromosikan karier para penari

3

Meningkatkan kesadaran tentang isu kesehatan mental

4

Membangun gedung pertunjukan baru

10

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas berdasarkan ringkasan studi kasus "Ephemeral Echoes"

11

Open Ended

"Ephemeral Echoes" menggunakan berbagai elemen (gerak, musik, visual) untuk menyampaikan pesan tentang trauma dan penyembuhan.

Jelaskan bagaimana dua dari elemen-elemen tersebut digunakan untuk menggambarkan perubahan dari keadaan trauma (isolasi/fragmentasi) menuju pemulihan (koneksi/ketahanan)!

12

Open Ended

"Ephemeral Echoes" tidak hanya menghibur tetapi juga memiliki dampak positif, seperti memicu diskusi luas tentang kesehatan mental. Mengapa sebuah karya seni tari kontemporer bisa memiliki dampak sosial yang kuat seperti ini? Jelaskan pandanganmu!

13

Terima Kasih
pattern-tertiary
Studi Kasus

By Della Ambarsari

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE