

Gejala Sosial Dalam Masyarakat Multikultural
Presentation
•
Social Studies
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Kadek Suyanti
Used 1+ times
FREE Resource
14 Slides • 4 Questions
1
BAB 5
GEJALA SOSIAL
DALAM MASYARAKAT
MULTIKULTURAL
Kurikulum Merdeka
Kadek Arlinda Devi Suyanti, S.Pd
2
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik diharapkan mampu
mengidentifikasi beragam gejala sosial
di masyarakat.
Peserta didik diharapkan mampu
menganalisis gejala-gejala sosial dalam
masyarakat multikultural; dan
Peserta didik diharapkan mampu
menjelaskan multikulturalisme serta
masyarakat multikultural.
3
Fill in the Blanks
Type answer...
4
5
Gejala Sosial
HAKIKAT GEJALA
SOSIAL
KARAKTERISTIK GEJALA
SOSIAL
Gejala sosial adalah peristiwa-
peristiwa yang terjadi di antara
dan oleh manusia, baik secara
individu maupun secara
kelompok. Gejala sosial
mencakup gejala ekonomi,
politik, budaya, dan moral.
Ada beberapa karakteristik gejala sosial di
antaranya, sangat kompleks,
beranekaragam, tidak bersifat universal,
bersifat dinamis, tidak mudah dimengerti,
kurang objektif, bersifat kualitatif, dan sulit
diprediksi.
6
Multiple Choice
Gejala sosial pada dasarnya merupakan sebuah kajian ilmu yang dipelajari dalam sosiologi, yang diartikan sebagai peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam….
Sekolah
Keluarga
Masyarakat
Kalompok Bermain
Organisasi
7
Multiple Choice
Manakah option berikut yang merupakan gejala sosial berdampak positif
Demonstrasi
Kerja Bakti
Kerja Rodi
Konsumsi Obat Terlarang
8
Bentuk gejala sosial: gejala sosial yang
menentukan (the determinant social
phenomenon) dan bentuk gejala sosial yang
ditentukan (the determined social
phenomenon).
Jenis gejala sosial: gejala sosial religius, gejala
sosial ekonomi, gejala sosial politik, dan gejala
sosial hukum.
Tingkatan gejala sosial: gejala sosial mikro,
gejala sosial meso, dan gejala sosial makro.
BENTUK, JENIS, DAN
TINGKATAN GEJALA SOSIAL
9
Multiple Choice
Kemunculan gejala sosial dianggap hal wajar dalam kehidupan masyarakat karena ....
gejala sosial muncul akibat hubungan sosial dalam masyarakat
gejala sosial menyebabkan manusia berkembang dan beradaptasi
kehidupan manusia selalu berkembang sesuai zaman
setiap hari perilaku manusia selalu memunculkan masalah
masyarakat merupakan makhluk sosial yang dinamis dan fleksibel
10
Perbedaan Sosial
dalam Masyarakat
Perbedaan dalam masyarakat
dikategorikan ke dalam
perbedaan sosial secara
horizontal (diferensiasi sosial)
dan secara vertikal (pelapisan
sosial atau stratifikasi sosial).
Struktur sosial adalah keseluruhan jalinan antara
unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah
sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok-kelompok
sosial, dan lapisan-lapisan sosial. Dalam sebuah
struktur sosial, umumnya terdapat perilaku-perilaku
sosial yang cenderung tetap dan teratur. Menurut J.
Nasikun, dalam konteks Indonesia, struktur sosial dapat
dilihat secara horizontal (diferensiasi sosial) dan
vertikal (stratifikasi sosial).
Struktur Sosial
11
Stratifikasi Sosial
Stratifikasi sosial adalah pembedaan penduduk atau
masyarakat ke dalam kelas yang tersusun secara
bertingkat. Perwujudannya dikenal sebagai kelas atas,
kelas menengah, dan kelas bawah.
Dasar stratifikasi disebabkan oleh adanya sesuatu yang
dihargai lebih. Menurut Soerjono Soekanto, terdapat tiga
sistem lapisan sosial, yaitu pelapisan sosial terbuka,
pelapisan sosial tertutup, dan pelapisan sosial
campuran. Perwujudan stratifikasi sosial adalah kelas-
kelas sosial yang dapat dilihat dari segi ekonomi, sosial,
dan politik. Konsekuensi stratifikasi sosial antara lain
berkaitan dengan bahasa dan gaya bahasa, makanan,
gelar/pangkat/ jabatan, hobi dan kegemaran, pakaian,
dan rumah dengan perabotan.
12
Difererensiasi Sosial
Diferensiasi secara sosiologis menunjuk pada klasifikasi
atau penggolongan terhadap perbedaan-perbedaan
tertentu yang biasanya sama atau sejenis. Kata sejenis
dalam hal ini berarti klasifikasi masyarakat secara
mendatar, sejajar, atau horizontal, yang didasarkan
pada:
Diferensiasi berdasarkan ras.
Diferensiasi berdasarkan suku bangsa Diferensiasi
klan
Diferensiasi agama
13
Heterogenitas dalam
masyarakat terbentuk karena
adanya perbedaan fungsi dan
ciri dalam kehidupan
masyarakat. Terdapat dua
macam heterogenitas, yaitu
berdasarkan profesi dan jenis
kelamin. Dalam masyarakat
yang heterogen, kerap kali
ditemukan prasangka dan
stereotipe.
Heterogenitas dalam
Kehidupan Masyarakat
14
Masyarakat
Multikultural
HAKIKAT MASYARAKAT
MULTIKULTURAL
Masyarakat multikultural dipahami
sebagai masyarakat yang terdiri
atas beragam kelompok sosial
dengan sistem nilai, norma, dan
kebudayaan yang berbeda-beda.
Paham yang mengakui adanya
perbedaan dalam kesederajatan
individu maupun kelompok dalam
suatu kebudayaan disebut
multikulturalisme. Multikulturalisme
tidak hanya bermakna
keanekaragaman (kemajemukan),
tetapi juga kesederajatan
antarperbedaan.
15
Menurut Pierre L. van den Berghe, karakteristik masyarakat multikultural:
Adanya segmentasi atau pembagian ke dalam kelompok- kelompok yang
sering kali memiliki subkebudayaan yang berbeda satu sama lain.
Memiliki struktur sosial yang terbagi dalam lembaga-lembaga yang bersifat
nonkomplementer (tidak saling melengkapi).
Kurang mengembangkan konsensus (kesepakatan) di antara anggotanya
tentang nilai-nilai yang bersifat dasar
Secara relatif, sering terjadi konflik antara kelompok yang satu dan yang lain.
Secara relatif, integrasi sosial tumbuh di atas paksaan dan saling tergantung
dalam bidang ekonomi.
Adanya dominasi politik oleh suatu kelompok atas kelompok lain.
KARAKTERISTIK MASYARAKAT
MULTIKULTURAL
16
Nilai-nilai multikultural yang dapat
dikembangkan di masyarakat di antaranya:
adalah sebagai berikut.
Demokratis
Pluralisme
Humanisme
Menurut H. A. R. Tilaar, setidaknya ada tiga hal
yang mendorong berkembang pesatnya
pemikiran multikulturalisme.
Hak Asas Manusia (HAM)
Globalisme
Demokratisasi
NILAI-NILAI MULTIKULTURAL
FAKTOR PERLUNYA MASYARAKAT
MULTIKULTURAL
17
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan
multikulturalisme masyarakat Indonesia:
Letak geografis
Kondisi geografis
Kondisi iklim dan struktur tanah
Masyarakat multikultural seperti Indonesia cenderung
menghadapi masalah-masalah tertentu, yaitu perasaan
etnisitas yang kuat, primordialisme, etnosentrisme, dan
stereotipe.
Pendidikan multikultural menjadi sangat penting
diterapkan karena dapat meminimalisasi dan mencegah
konflik dalam kehidupan masyarakat secara luas. Jika
pendidikan ini diterapkan sejak dini, sikap dan mindset
seseorang akan lebih terbuka untuk memahami dan
MASYARAKAT MULTIKULTURAL INDONESIA
18
TERIMAKASIH
BAB 5
GEJALA SOSIAL
DALAM MASYARAKAT
MULTIKULTURAL
Kurikulum Merdeka
Kadek Arlinda Devi Suyanti, S.Pd
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 18
SLIDE
Similar Resources on Wayground
10 questions
KERTAS KERJA
Presentation
•
12th Grade
15 questions
Kearifan Lokal
Presentation
•
12th Grade
12 questions
Sosiologi : Dampak Ketimpangan Sosial
Presentation
•
12th Grade
13 questions
mobilitas sosial
Presentation
•
12th Grade
14 questions
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
Presentation
•
12th Grade
10 questions
SEMBELIHAN, KORBAN DAN AKIKAH
Presentation
•
12th Grade
16 questions
AKM Literasi Bahasa Indonesia SMA
Presentation
•
12th Grade
15 questions
Karakteristik Negara Maju dan Negara Berkembang
Presentation
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 4
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
HSMS - Standard Response Protocol
Quiz
•
6th - 8th Grade
16 questions
1.1-1.2 Quiz Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
12 questions
Exponent Expressions
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Adding and Subtracting Integers
Quiz
•
6th - 7th Grade
11 questions
Northeast States
Quiz
•
3rd - 4th Grade
10 questions
Characterization
Quiz
•
3rd - 7th Grade
10 questions
Common Denominators
Quiz
•
5th Grade