
Bab 7 : Pajak
Presentation
•
Other
•
11th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Suyanto Suyanto
FREE Resource
15 Slides • 11 Questions
1
BAB 7
3.7 MENGANALISIS PERPAJAKAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
3.8 MENYAJIKAN HASIL ANALISIS FUNGSI DAN PERAN PAJAK DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
2
Membayar pajak di atur dalam UUD 1945
Pasal 23A yang berbunyi “Pajak dan pungutan
lain yang bersifat memaksa untuk keperluan
negara diatur dengan undang-undang”.
3
• Kata “pajak” berasal dari kata “Taxo” yang artinya iuran wajib yang
dibayarkan oleh rakyat untuk kepentingan pemerintah dan kepentingan
masyarakat itu sendiri.
• Pajak adalah kontribusi wajib pada negara yang terutang oleh orang
pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang,
dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk
kepentingan
negara
bagi
sebesar-besarnya
untuk
kemakmuran
rakyat.
4
2
a.
Fungsi Anggaran (Fungsi Budgeter)
Maksunya adalah sebagai sumber pendapatan negara, yang bertujuan agar posisi anggaran pendapatan dan
pengeluaran mengalami keseimbangan (Balance budget).
b.
Fungsi Mengatur ( Regulerend )
1)
Memberikan proteksi terhadap barang produksi dalam negeri, misalnya PPN (Pajak Penambahan Nilai)
2)
Pajak dipakai untuk menghambat laju inflasi
3)
Pajak dipakai sebagai alat mendorong ekspor, misalnya pajak ekspor barang 0%
4)
Untuk menarik dan mengatur investasi modal yang dapat menunjang perekonomian yang produktif
5
Multiple Choice
Pembayaran pajak di atur dalam ...
UUD 1945 pasal 24 A
UUD 1945 pasal 23
UUD 1945 pasal 24
UUD 1945 pasal 23 A
6
Fill in the Blanks
7
Fill in the Blanks
8
Multiple Choice
Kata “pajak” berasal dari kata “Taxo” yang artinya...
iuran
wajib
iuran rutin
iuran wajib
9
c.
Fungsi Pemerataan
Pajak yang dipungut oleh negara akan digunakan untuk membiayai semua
kepentingan umum, termasuk juga untuk membiayai pembangunan sehingga
dapat membukan kesempatan kerja, yang pada akhirnya akan dapat
menngkatkan pendapatan masyarakat.
10
Dropdown
11
a. Pajak sebagai sumber penerimaan negara adalah penyumbang
terbesar APBN.
b. Pajak menjadi porsi utama dalam APBN, sebab sector yang lain
belum bias mencapai target.
c. Pemanfaatan pajak di cantumkan dalam APBN.
12
a) Domisili
b) Asas Sumber
c) Asas Kebangsaan
13
Fill in the Blanks
14
Open Ended
Sebutkan hubungan pajak dengan APBN ?
15
a) Official Assessment System : Sistem pungutan pajak dihitung dan ditetapkan
oleh aparatur pajak.
b) Self Assessment System : Wajib Pajak menghitung sendiri besar pajak yang
harus di bayar.
c)
With Holding Sytem : Sistem penghitungan pajak dilakukan oleh pihak
ketiga, selain wajib pajak dan aparatur pajak.
16
a) Tarif Pajak progesif
: Presentasi yang semakin meningkat mengikutin pertambahan
jumlah pendapatan.
b) Tarif Pajak Degresif : Presentasi yang semakin kecil dengan jumlah pendapatan yang
se,akin besar.
c) Tarif Pajak Proposional : Presentse tetap, berapapun jumlah pendapatan yang kena
pajak.
d) Tarif Pajak Tetap : besarnya sama untyuk semua jumlah. Contoh Materai.
17
Multiple Choice
Yang bukan merupakan jenis tarif pajak ...
Tarif Pajak progesif
Tarif Pajak Degresif
Tarif Pajak Sukarela
Tarif Pajak Tetap
18
a. Berdasarkan Pihak yang memungut
Pajak Negara : PPh, PPN, PPnBM, PBB, Bea Materai, Bea cukai,
Pajak orang asing, dsb
Pajak Daerah : Pajak kendaraan bermotor dan kendaraan
diatas air, bea balik nama kendaraan bermotor dan kendaraan
diatas air, pajak hotel, pajak restaurant ,dan pajak reklame.
19
b. Berdasarkan Sifatnya
Pajak Subjektif : PPh
Pajak Obyektif : PPN, PPnBM
c. Berdasarkan Golongan
Pajak Langsung : PPh, PBB, PKB
PajakTidak Langsung : PPN, PPn (Pajak Penjualan), dan Bea impor.
20
Fill in the Blanks
21
Sanksi Administrasi : Denda dan bunga pajak, kenaikan pajak
hingga 50%
Sanksi Pidana : Kealpaan tidak menyampaikan SPT /
menyampaikan tapi tidak benar, penyalahgunaan tanpa hak NPWP
atau nomor PKP.
22
Multiple Choice
Sanksi administrasi bagi yang belum bayar pajak ...
Disita
Menaikan pajak
Pidana
Semua Jawaban benar
23
9. TANTANGAN PEMUNGUTAN PAJAK
a. Administrasi yang belum sempurna
b. Persoalan sumber daya manusia (SDM).
c. Peraturan perpajakan yang belum memberi kepastian
hukum.
24
Direktorat Jendral Pajak (DJP) menggunakan strategi sbb :
1.
Memperbaiki metode inflasi perpajakan dengan mengubah metode penggalian potensi pajak.
2.
Melakukan ekstensifikasi proaktif dengan membuat program Sensus Pajak Nasional (SNP).
3.
Memperbaiki system pengendalian administrasi pemungutan pajak dan PPN melalui registrasi
ulang.
4.
Melakukan restruktural organisasi menuju organisasi yang efektif.
5.
Memperbaiki system pengembangan dan pengendalian SDM.
6.
Membentuk tim harmonisasi perpajakan untuk melakukan penelitian dan kajian.
7.
Membangun komunikasi politik secara intens dan efektif dengan stakeholder perpajakan.
25
Open Ended
Sebutkan 3 strategi yang di gunakan Direktorat Jendral Pajak (DJP) menghadapai tantangan-tantangan yang ada ?
26
TERIMAKASIH
BAB 7
3.7 MENGANALISIS PERPAJAKAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
3.8 MENYAJIKAN HASIL ANALISIS FUNGSI DAN PERAN PAJAK DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 26
SLIDE
Similar Resources on Wayground
23 questions
PERMAINAN BOLA KECIL (TENIS MEJA)
Presentation
•
11th Grade
21 questions
Gelombang Bunyi
Presentation
•
11th Grade
18 questions
Kemuhammadiyahan Kelas 8 Semester 1
Presentation
•
12th Grade
20 questions
VERBOS
Presentation
•
10th Grade
21 questions
USAHA PENGOLAHAN MAKANAN
Presentation
•
11th Grade
20 questions
Mengenal Makanan Khas Asli Daerah kelas XI materi 3
Presentation
•
11th Grade
20 questions
penentuan komoditas -uji tanah
Presentation
•
11th Grade
19 questions
Belum Berjudul
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade