Search Header Logo
UNSUR FISIK PUISI

UNSUR FISIK PUISI

Assessment

Presentation

Education

11th Grade

Easy

Created by

Alya Riadyni

Used 2+ times

FREE Resource

7 Slides • 16 Questions

1

menganalisis unsur fisik puisi dan unsur batin puisi

By Mince Koehua

media

2

​Puisi adalah karya sastra yang syarat dengan bahasa yang indah. Puisi juga memiliki rima, irama, dan bait yang secara fisik terlihat.

Puisi juga dapat dikatakan sebagai karya yang penuh makna buah hasil pemikiran, perasaan, dan ungkapan dari penyair. 

Makna puisi dapat dipahami oleh pembaca dengan cara membaca secara detail dan penghayatan yang mendalam.

Puisi merupakan karya sastra yang dibangun dari dua unsur yaitu unsur fisik dan unsur batin. 

Unsur fisik dalam puisi meliputi 5 unsur yaitu: diksi, pengimajinasian, kata konkret, bahasa figuratif, versifikasi, dan tata wajah. 

Unsur batin puisi terdiri dari 4 unsur antra lain: tema (sense), perasaan penyair (feeling), nada (tone), dan amanat (intention). ​​

Penjelasan lebih detail terkait unsur batin puisi antara lain sebagai berikut.

1. Tema (sense)

Sebuah puisi harus mempunyai gagasan pokok pemikiran. Gagasan ini akan menjadi kerangka bagaimana puisi itu akan dibangun. 

Puisi setidaknya memiliki  5 jenis tema puisi yaitu (1) ketuhanan, (2) kemanusiaan, (3) kebangsaan, (4) keadilan sosial, dan  (5) kedaultan rakyat (Waluyo, 1987:115).

3

2. perasaan (feeling)

Puisi merupakan sebuah wujud ekspresi dari seorang penyair. Ekspresi tersebut dapat berupa kerinduan, kegelisahan, penagungan kepada Tuhan, kepada alam, atau kepada kekasih. 

Feeling juga dapat menjadi ciri latar psikologi, sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan sang penyair. Perasan penyair tersebut nantinya akan mempengaruhi bahasa yang digunakan misalkan tentang alam maka bahasa yang digunakan akan cenderung bermakna keindahan alam.P

3. Nada (tone)

Nada dalam puisi memuat sebuah sikap bagaimana puisi itu dibacakan (bernada) apakah merupakan sebuah nasehat, kritik, sindiran, ejekan, atau cerita. 

Nada tersebut nantinya akan dirasakan oleh pembaca setelah membaca puisi yakni adanya perubahan suasana tertentu pada pembaca. 

4. Amanat (intention)

Sama halnya dengan karya sastra lain, puisi juga mengandung amanat sekalipun dengan bahasa yang lebih ringkas. Amanat tersirat pada kata - kata atau pun tema. 

Puisi sebagai karya sastra yang subjektif dapat menimbulkan lebih banyak amanat dari sisi pembaca bahkan dari pada apa yang hendak disampaikan oleh penyair. 

Amanat memuat tujuan mengapa penyair membuat puisi tersebut. 

Amanat juga dapat diartikan sebagai makna karya sastra yang berhubungan dengan seseorang, konsep, dan situasi pengimajinasian puisi.

4

Unsur fisik adalah unsur yang membangun puisi dari luar. Unsur ini terdiri dari diksi, pengimajinasian, kata konkret, bahasa figuratif, versifikasi, dan tata wajah (Waluyo, 1987:106 -130)1.

​​1.Diksi (pilihan kata)

  Kata yang dipilih dalam puisi harus mempertimbangkan makna, bunyi, dan hubungan dengan kata lainya baik bait dan barisnya.​

Kata dalam puisi ada yang bersifat konotatif dan denotatif. Pemilihan kata dalam puisi biasanya menekankan keindahan. 

Kata yang bersifat konotatif dan berlambang dapat menimbulkan multi tafsir karena dapat memiliki lebih dari satu makna. Bahasa puisi cenderung padat, jadi pilihan kata sangat diperlukan.

2. Pengimajinasian

​​Pengimajinasian (imagery) merupakan kata atau rangkaian kata yang menimbulkan daya imajinasi kepada pendengar. 

Pengimajinasian atau imaji melibatkan unsur indrawi seperti penglihatan, suara, dan peraba. Unsur imaji dapat menimbulkan imajinasi seolah-olah merasa, mendengar, atau melihat apa yang risaukan oleh penyair. 

Pengimajinasian dibagi menjadi tiga yaitu animasi audif (mendengar suara) yakni dengan kata - kata yang seolah - olah penikmat puisi mendesar, misal dalam "rintihan ibu pertiwi".

Imajinasi visual (melihat benda - benda) yakni seolah - olah penikmat puisi melihat kejadian "gemercik air hujan".

Imajinasi taktil (meraba dan meny

3 Kata konkret

Kata konkret merupakan perwujudan dari kata - kata yang jelas, mudah dipahami, dan konkret. 

Melalui kata yang konkret puisi dapat dibayangkan dengan mudah oleh pendengar atau pembaca.

Seolah-olah pendengar puisi melihat, mendengar, dan merasakan apa yang digambarkan peristiwa dan keadaan yang digambarkan oleh penyair.

5

Multiple Choice

Apa yang dimaksud dengan diksi dalam puisi?

1

Diksi adalah struktur rima dalam puisi.

2

Diksi adalah jumlah bait dalam puisi.

3

Diksi adalah pemilihan kata-kata dalam puisi.

4

Diksi adalah tema utama dalam puisi.

6

Multiple Choice

Manakah yang termasuk dalam kata konkret dalam puisi?

1

Bunga, laut, gunung

2

Kebahagiaan

3

Cinta

4

Kesedihan

7

4. Majas (Bahasa Figuratif)

Puisi sangat lekat dengan majas. Banyak perumpamaan yang ditampilkan melalui kata atau ungkapanya. 

Majas juga menimbulkan banyak makna sehingga puisi menjadi prismatif. 

Majas dalam puisi juga digunakan untuk membandingkan benda atau kata dan mengiaskan sesuatu dengan hal lain. 

Selain itu, majas juga mampu menyampaikan maksud penyair lebih efekif. Majas yang umumnya digunakan yaitu metafora, simile, anafora, dan paradoks.

5. Versifikasi (Rima, Ritma, dan Metrum)

Rima merupakan pengulangan bunyi yang digunakan untuk memunculkan pengulangan bunyi pada keseluruhan baris dan bait.

Rima pada puisi lama disebut sajak (persamaan bunyi) yakni dengan pengulangan pada setiap baris. 

Ritma merupakan pengulangan pada frasa puisi yang juga disebut irama. Ritma diartikan pula sebagai naik turunya suara secara teratur. Metrum merupakan pengulangan tekanan kata.

6. Tata wajah (Tipografi)

  Puisi tersusun membentuk bait, bukan paragraf. Puisi disusun secara berlarik-larik untuk menciptakan makna. 

Penerapan tipografi akan memperkuat penyajian puisi. Puisi tidak harus memenuhi aturan kepenulisan. 

Melalui tipografi ini, maka dapat dibedakan antara puisi dengan karya sastra lain seperti prosa dan scrip drama. 

Oleh sebab itu penggunaan huruf kapital dan tanda baca (titik, koma, titik titik titik, dan lain sebagainya) mempengaruhi makna puisi. Selain unsur fisik, masih ada unsur batin seperti tema, perasaan penyair (feeling), nada atau sikap penyair terhadap pembaca (tone),amanat (intention). 

8

Multiple Choice

Apa yang dimaksud dengan tipografi puisi?

1

Tipografi puisi adalah penggunaan warna dalam puisi.

2

Tipografi puisi adalah cara membaca puisi dengan suara keras.

3

Tipografi puisi adalah jenis puisi yang ditulis dengan rima.

4

Tipografi puisi adalah tata wajah puisi yang meliputi baris dan bait.

9

Multiple Choice

Rima dalam puisi berfungsi untuk apa?

1

Menciptakan irama dan keindahan dalam puisi.

2

Menambah jumlah kata dalam puisi.

3

Membuat puisi lebih sulit dipahami.

4

Mengurangi makna yang terkandung dalam puisi.

10

Multiple Choice

Contoh majas yang digunakan dalam puisi adalah?

1

Simetri, ironi, alegori

2

Klimaks, antitesis, paradoks

3

Personifikasi, metafora, hiperbola

4

Aliterasi, asonansi, repetisi

11

contoh:

menganalisis unsur batin ​puisi DOA

Perhatikan puisi "Doa" (Chairil Anwar)

Doa”Kepada pemeluk teguh

Tuhanku Dalam termangu

Aku masih menyebut nama-Mu

Biar susah sungguh mengingat

Kau penuh seluruh Caya-Mu panas suci tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhankuaku mengembara di negeri asing

Tuhanku di pintu-Mu aku mengetuk aku tidak bisa berpaling

(Deru Campur Debu, 1959)

12

Multiple Choice

Analisis unsur fisik puisi, berarti?

1

tidak melibatkan struktur dan nada.

2

mencakup tema dan makna.

3

tentang pemaknaan emosi penulis.

4

menganalisis tifografi rima, diksi, majas dalam puisi.

13

Tema

​tema puisi Doa adalah terus bersandar pada pencipta

Amanat

Puisi "Doa" karya Chairil Anwar mengandung bermacam-macam amanat, seperti yang terlihat di bawah ini:

a.  Manusia sering berbuat dosa dalam hidupnya. Oleh karena itu, hendaknya, manusia bertobat dan kembali ke jalan Tuhan.

b.   Tuhan selalu menerima manusia yang bertobat.

c.   Tobat adalah jalan menuju kebaikan dan meminta ampunan kepada Tuhan.

d.  Jangan menutup diri terhadap pengampunan Tuhan sebab hanya dengan ampunan-Nya hidup kita dapat menjadi lebih baik

perasaan (feeling)

Perasaan berhubungan dengan suasana hati penyair. Dalam puisi ´Doa´ gambaran perasaan penyair adalah perasaan terharu dan rindu. Perasaan tersebut tergambar dari diksi yang digunakan antara lain: termenung, menyebut nama-Mu, Aku hilang bentuk, remuk, Akutak bisa berpaling

Nada dan Suasana

Nada dalam puisi memuat sebuah sikap bagaimana puisi itu dibacakan (bernada) apakah merupakan sebuah nasihat, kritik, sindiran, ejekan, atau cerita. Nada tesebut nantinya akan dirasakan oleh pembaca setelah membaca puisi yakni adanya perubahan suasana tertentu pada pembaca. Nada kritik dapat menimbulkan suasana pemberontakan, nada sindiran mengakibatkan rasa malu, nada ejekan dapat menimbulkan kemarahan dan lain sebagainya

14

Multiple Choice

Hujan mengenal baik pohon, jalan,
dan selokan - suaranya bisa dibeda-bedakan;


Deretan kata konkret dari kutipan puisi tersebut adalah

1

hujan - pohon - jalan

2

mengenal baik -suaranya - dibedakan

3

baik - dan - bisa

4

suaranya - selokan - dibedakan

15

Multiple Choice

Bunga yang indah

......

Akan sia-sia belaka 

Di vas yang salah

Bungaku tak pernah layu

Merekah sepanjang waktu

malah selalu

Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ...

1

kumbang hinggap disana

2

memiliki duri menusuk

3

merebak aroma

4

tumbuh di halaman

16

Multiple Choice

Sehelai daun gugur, Terjatuh di kakiku.

Mengering, layu, Namun, ia pernah hijau.

Kata "layu" pada baris ketiga memberikan kesan...

1

sedih

2

layu

3

marah

4

gembira

17

Multiple Choice

Di bawah langit biru,

Aku berlari sepuas hati.

Angin menerpa rambutku,

Hatiku merasa lapang.


Majas yang digunakan pada baris kedua puisi di atas adalah...

1

Personifikasi

2

Metafora

3

Ironi

4

Hiperbola

18

Multiple Choice

Mengapa rima penting dalam puisi?

1

Rima penting dalam puisi karena menciptakan ritme, musikalitas, dan memperkuat tema.

2

Rima tidak berpengaruh pada makna puisi.

3

Rima hanya penting dalam prosa, bukan puisi.

4

Rima membuat puisi sulit dipahami.

19

Multiple Choice

Sebutkan jenis-jenis majas yang ada dalam puisi!

1

Majas personifikasi, majas metafora, majas ironi, majas hiperbola

2

Majas aliterasi

3

Majas asonansi

4

Majas simbolisme

20

Multiple Choice

Apa yang dimaksud dengan rima akhir dalam puisi?

1

Rima akhir adalah struktur visual puisi yang menarik.

2

Rima akhir adalah penggunaan metafora dalam puisi.

3

Rima akhir adalah kesamaan bunyi pada akhir baris puisi.

4

Rima akhir adalah pengulangan kata di tengah baris puisi.

21

Multiple Choice

Metafora "Cinta ibu adalah akar pohon bagi pokok" menggambarkan...

1

Kekuatan cinta ibu yang mendalam

2

Bentuk fisik akar yang kuat

3

Fungsi akar dalam menopang pohon

4

Semua jawaban benar

22

Multiple Choice

Apa pengaruh tipografi terhadap pembacaan puisi?

1

Tipografi hanya penting untuk prosa, bukan puisi.

2

Tipografi membuat puisi sulit dibaca.

3

Tipografi dapat meningkatkan pemahaman dan pengalaman pembaca terhadap puisi.

4

Tipografi tidak berpengaruh pada pembacaan puisi.

23

Multiple Choice

Dia adalah bintang di malamku,

Menyinari hidupku yang kelam.

Makna majas metafora dari kutipan puisi tersebut adalah?

1

Dia adalah seorang artis terkenal

2

Dia adalah sumber semangat dan harapan

3

Dia adalah benda langit yang bersinar

4

Dia adalah seorang yang sangat pandai

menganalisis unsur fisik puisi dan unsur batin puisi

By Mince Koehua

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 23

SLIDE