Search Header Logo
Sistem Periodik Unsur

Sistem Periodik Unsur

Assessment

Presentation

•

Chemistry

•

10th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

ARMAN WARUWU

FREE Resource

42 Slides • 0 Questions

1

media

Sekolah Lentera Harapan

2

media

TIMELINE PEMBELAJARAN KIMIA UNIT 2

Materi Pertemuan 1
(14 -15 Okt)

Pertemuan 2
(21-22 Okt)

Pertemuan 3
(28 - 29 Okt)

Pertemuan 4

(4-5 Nov)

Pertemuan 5
(11-12 Nov)

Pertemuan 6
(18-19 Nov)

Pertemuan 7
(25-26 Nov)

Pengenalan Materi

SPU

Penjelasan materi

dan siswa akan
diminta untuk

menghafalkan unsur-

unsur dengan cara
jembatan keledai

Menentukan
Golongan dan

Periode

Pengerjaan Projek
Sumatif (satu dari

opsi)

Presentasi Proyek

Remedial

3

media

Bagaimana kita

mengekspresikan kekaguman
akan Allah dan ciptaan-Nya?

4

media

5

media

6

media

7

media

8

media

• Manusia dapat mengenal Allah lewat ciptaanNya yang

teratur dan berpola dan hal tersebut dapat dipelajari
melalui keperiodikan unsur yang mengacu pada pola
perubahan yang teratur dalam sifat-sifat kimianya.

9

media

• Apa perbedaan atom unsur dan senyawa?

10

media

11

media

12

media

13

media

Tabel Periodik Unsur

Tabel periodik unsur
kimia adalah susunan

unsur-unsur

berdasarkan nomor
atom dan kemiripan

sifat-sifatnya.

Dalam system periodik unsur (SPU) terdapat 2 komponen
pengelompokkan unsur yakni golongan dan periode

14

media

Golongan

Golongan (lajur vertikal)

adalah unsur-unsur yang

memiliki susunan elektron

terluar yang sama.

15

media

v

Golongan

Golongan dibedakan

menjadi:

• Golongan A

(Golongan Utama)

• Golongan B

(Golongan

Transisi)

v

16

media

Golongan

Golongan dibedakan

menjadi:

• Golongan logam

transisi dalam

yang terdiri atas

lanthanide dan

aktinida.

v

17

media

Golongan Utama dan Transisi

• Golongan I A (Logam alkali,

kecuali H), terdiri dari

• Unsur:

H = Hidrogen

Li = Litium,

Na = Natrium,

K = Kalium,

Rb = Rubidium,

Cs = Sesiuum,

Fr = Fransium

Hari – Libur- Nanti -

Kita - Rebutan - Caset -

Friska

18

media

Golongan Utama dan Transisi

• Golongan IIA (alkali tanah),

terdiri dari unsur:

Be= Berilium,

Mg = Magnesium,

Ca = Kalsium

Sr = Stronsium,

Ba = Barium,

Ra = Radium

Beli - Mangga -
Campur - Sirsak -

Bagi - Rata

19

media

Golongan Utama dan Transisi

• Golongan IIIA (boron-aluminium), terdiri

dari unsur:

B, Al, Ga, In, Ti

Butet - Adalah - Gadis - Indonesia - Timur

20

media

Golongan Utama dan Transisi

• Golongan IVA (karbon-silikon),

terdiri dari

Unsur: C, Si, Ge, Sn, Pb

21

media

Golongan Utama dan Transisi

• Golongan VA (nitrogen-fosforus),

terdiri dari unsur N, P, As, Sb, i;

22

media

Golongan Utama dan Transisi

• Golongan VIA (oksigen-belerang),

terdiri dari unsur: O, S, Se, Te, Po

23

media

Golongan Utama dan Transisi

• Golongan VIIA (halogen), terdiri

dari unsur: F, Cl, Br, I, At

24

media

Golongan Utama dan Transisi

• Golongan VIIIA (gas mulia), terdiri

dari He, Ne, Ar, Kr, Xe, Rn;

Heboh - Negara - Argentina - Karna -

Xepakan-Ronaldo

25

media

Golongan
Utama dan
Transisi

Golongan IB sampai dengan
VIIIB disebut golongan
transisi.

26

media

Tabel Periodik Unsur

Tabel periodik unsur
kimia adalah susunan

unsur-unsur

berdasarkan kenaikan

nomor atom dan

kemiripan sifat-sifatnya.

Dalam system periodik unsur (SPU) terdapat 2 komponen
pengelompokkan unsur yakni golongan dan periode

27

media

Periode

Periode (Lajur horizontal)

adalah unsur-unsur yang

memiliki jumlah kulit

yang sama

28

media

Periode

29

media
media

Periode

Terdapat 7 periode dalam tabel periodik, di mana masing-
masing tabel mewakili tingkat energi atom yang dimiliki.

30

media

Sistem Periodik Unsur

Perusahaan tambang Freeport di pegunungan
Grasberg, Papua tidak hanya menghasilkan
tembaga (Cu), tetapi juga menghasilkan emas
(Au) dan perak (Ag).

Ketiga unsur tersebut akan selalu berada
dalam bijih pada tambang yang sama, hanya
berbeda- beda kadarnya. Hal itu dapat
dipahami karena unsur tersebut dalam Sistem
Periodik Unsur terdapat pada satu golongan,
yang berarti mempunyai sifat-sifat yang mirip.

Apa yang aja dimaksud dengan Sistem
Periodik Unsur?

31

media

Sistem Periodik Unsur

Perusahaan tambang Freeport di pegunungan
Grasberg, Papua tidak hanya menghasilkan
tembaga (Cu), tetapi juga menghasilkan emas
(Au) dan perak (Ag).

Ketiga unsur tersebut akan selalu berada
dalam bijih pada tambang yang sama, hanya
berbeda- beda kadarnya. Hal itu dapat
dipahami karena unsur tersebut dalam Sistem
Periodik Unsur terdapat pada satu golongan,
yang berarti mempunyai sifat-sifat yang mirip.

Apa yang aja dimaksud dengan Sistem
Periodik Unsur?

32

media

Pertanyan Diskusi

1. Ada berapa golongan yang terdapat pada Sistem

Periodik Unsur dan apa nama dari masing- masing
golongan tersebut?

2. Ada berapa Periode yang terdapat pada Sistem

Periodik Unsur, dan berisi berapa unsur dalam
masing-masing periode?

3. Bagaimana nomor atom unsur-unsur dalam satu

golongan dari atas ke bawah?

4. Bagaimana nomor atom unsur-unsur dalam satu

periode dari kiri ke kanan?

33

media

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

34

media

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

Berdasarkan sifat unsur-unsur, sistem periodik unsur kimia terbagi ke dalam tiga

jenis yaitu logam, nonlogam, dan metalloid.

• Logam memiliki sifat yang cenderung melepaskan elektron dari nonlogam

untuk membentuk ion positif.

• Sedangkan nonlogam cenderung menerima elektron dari logam.

• Metalloid, yang memiliki kedua sifat seperti logam dan nonlogam.

Sifat Unsur

Tujuan utama penyusunan Sistem Periodik Unsur adalah untuk

mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan sifat-sifatnya.

35

media
media

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

Jari-jari atom adalah jarak dari inti

atom ke orbital elektron terluar yang

stabil dalam suatu atom dalam

keadaan setimbang. Jarak tersebut

dapat diukur dalam satuan pikometer

atau angstrom. Dalam satu golongan

dari atas ke bawah, jari-jari atom

cenderung membesar setara dengan

pertambahan pada kulit elektron.

Jari-jari Atom

36

media

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

Energi ionisasi adalah energi minimal atau energi yg diperlukan untuk melepaskan satu

elektron pada atom netral dalam wujud gas. Sama halnya dengan jari-jari atom, sifat

keperiodikan unsur yang satu ini juga memiliki kecenderungan sebagai berikut:

• Dalam satu golongan dari atas ke bawah, energi ionisasi suatu unsur semakin kecil

dikarenakan jari-jari atom bertambah besar, sehingga daya tarik inti terhadap elektron

terluar semakin lemah dan energi ionisasi berkurang.

• Dalam satu periode, energi ionisasi unsur bertambah dari kiri ke kanan karena jari-jari

atom semakin kecil, sehingga daya tarik inti terhadap atom terluar semakin kuat dan

energi ionisasi bertambah.

Namun, kecenderungan tersebut tidak berlaku pada unsur periode 3 seperti Mg

(Magnesium), Al (Aluminium), P (Fosfor), dan S (Sulfur atau Belerang).

Energi Ionisasi

37

media

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

Afinitas Elektron adalah energi yang dilepaskan sebuah atom untuk menarik sebuah

elektron. Sama halnya dengan sifat-sifat periodik unsur di atas, afinitas elektron juga

memiliki kecenderungan sebagai berikut:

• Dalam suatu golongan dari atas ke bawah energi ionisasi semakin kecil, dikarenakan

daya tarik inti terhadap elektron yang dilengkapi berkurang sehingga afinitas

berkurang.

• Dalam suatu periode dari kiri ke kanan afinitas elektron semakin besar, dikarenakan

daya tarik inti terhadap elektron yang ditangkap bertambah sehingga afinitas

bertambah.

Afinitas Elektron

38

media

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

Elektronegativitas atau sering disebut keelektronegatifan merupakan kecenderungan atau

ukuran kemampuan suatu unsur untuk menarik elektron dan dalam membentuk ikatan

ikatan, semakin besar keelektronegatifan maka suatu atom akan memiliki kecenderungan

lebih tinggi dalam menarik elektron daripada atom yang lain.

• Dalam satu golongan, dari atas ke bawah maka keelektronegatifannya cenderung

semakin berkurang.

• Dalam suatu periode, dari kiri ke kanan maka keelektronegatifannya cenderung

semakin bertambah.

Keelektronegatifan

39

media

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

Elektronegativitas atau sering disebut keelektronegatifan merupakan kecenderungan atau

ukuran kemampuan suatu unsur untuk menarik elektron dan dalam membentuk ikatan

ikatan, semakin besar keelektronegatifan maka suatu atom akan memiliki kecenderungan

lebih tinggi dalam menarik elektron daripada atom yang lain.

• Dalam satu golongan, dari atas ke bawah maka keelektronegatifannya cenderung

semakin berkurang.

• Dalam suatu periode, dari kiri ke kanan maka keelektronegatifannya cenderung

semakin bertambah.

Sifat logam dan non logam

40

media

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

Merupakan sifat asam dan basa yang dimiliki suatu unsur periodik, di mana sifat asam

berkaitan dengan unsur non logam, dan sifat basa berkaitan dengan unsur logam. Sifat

asam dan basa suatu unsur memiliki kecenderungan sebagai berikut:

• Dalam suatu golongan unsur dari atas ke bawah, pada logam, akan sifat basa akan

semakin meningkat, dan pada non logam, sifat asam akan semakin menurun.

• Dalam suatu periode dari kiri ke kanan, pada logam, sifat basa akan semakin menurun,

dan pada non logam, sifat asam akan semakin meningkat.

Keasaman

41

media

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

Kereaktifan suatu unsur dipengaruhi oleh kemudahan unsur tersebut berikatan dengan

unsur lain dan membentuk senyawa. Hal ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu

dengan melepas atau menerima elektron, tergantung dengan kecenderungan dalam

kemudahan dan kesulitan unsur tersebut menarik dan melepas elektron.

Untuk unsur yang bersifat logam, dalam suatu periode dari kiri ke kanan akan semakin

kurang reaktif namun dalam suatu golongan dari atas ke bawah akan semakin reaktif.

Sedangkan untuk unsur bersifat non logam, dalam suatu periode dari kiri ke kanan akan

semakin reaktif, namun dalam suatu golongan dari atas ke bawah akan semakin kurang

reaktif.

Kereaktifan

42

media

Titik leleh dan titik didih untuk unsur logam, ditentukan dari ikatan logam, sedangkan untuk

unsur non logam ditentukan oleh gaya Van Der Waals, dan memiliki kecenderungan

sebagai berikut

• Dalam suatu golongan, dari atas ke bawah, memiliki 2 jenis kecenderungan, dimana

unsur dari golongan IA – IVA memiliki titik leleh dan didih yang semakin rendah, dan

unsur dari golongan VA-VIIIA memiliki titik leleh dan didih yang semakin tinggi.

• Dalam suatu periode, dari kiri ke kanan, juga memiliki 2 jenis kecenderungan, dimana

titik leleh dan titik didih semakin tinggi sampai dengan golongan IVA, dan kemudian

turun drastis, menjadi titik leleh dan titik didih semakin rendah sampai dengan

golongan VIIIA.

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur

Titik Leleh & Titik Didih

pattern-tertiary
media

Sekolah Lentera Harapan

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 42

SLIDE