

MATRIKS
Presentation
•
Mathematics
•
11th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
SDIT CINTA ISLAM PERAK
FREE Resource
36 Slides • 0 Questions
1
Matriks
Matematika SMK
Kelas XI
Oleh : Samrotul Alfilaila, S.Pd.
2
1
Kesamaan Matriks
Penjumlahan dan
Pengurangan Matriks
Perkalian Bilangan Real
terhadap Matriks
Perkalian Dua Matriks
Determinan dan Invers
Matriks
2
3
4
5
6
7
8
9
Pengertian dan Notasi
Matriks
Ordo Matriks
Jenis Matriks
Transpos Matriks
Materi
3
Matriks adalah jajaran bilangan-
bilangan yang disusun dalam bentuk
baris dan kolom serta dibatasi oleh
tanda kurung biasa () atau tanda
kurung siku []. Matriks umumnya
dilambangkan oleh huruf kapital.
Pengertian dan Notasi Matriks
4
(Per 100 g)
Kalori
(kcal)
Protein
(g)
Lemak (g)
Daging Sapi
250
20
20
Daging Ayam
120
25
3
Contoh
Perhatikan tabel kandungan nutrisi
daging berikut!
Bentuk Matriks:
5
Ordo Matriks
Ordo merupakan ukuran atau
dimensi, yaitu bilangan asli yang
menyatakan banyaknya baris dan
kolom pada suatu matriks. Ordo
dituliskan dalam perkalian baris
dengan kolom berturut-turut.
Ordo matriks M
dengan banyak baris
a dan banyak kolom b.
6
Contoh
Baris
Kolom
Matriks M di bawah ini memiliki ordo
2x3, yaitu 2 baris dan 3 kolom.
7
Jenis Matriks
Matriks Persegi
Matriks Baris
Matriks yang jumlah baris dan
kolomnya sama. Misal matriks
dengan ordo 2 x 2, 3 x 3, dan
seterusnya.
Matriks yang hanya terdiri dari
satu baris saja. Ordonya yaitu
1 x n.
Contoh
Contoh
8
Matriks Kolom
Matriks Nol
Matriks yang hanya terdiri dari
satu kolom saja. Ordonya yaitu
n x 1.
Matriks dengan ordo sebarang,
namun semua elemennya nol.
Contoh
Contoh
9
Matriks Diagonal
Matriks Identitas
Contoh
Contoh
Matriks persegi dengan elemen
diagonal utamanya tidak nol,
dan elemen lainnya nol.
Matriks identitas adalah matriks
diagonal dengan elemen
diagonal utamanya adalah 1.
diagonal
utama
diagonal
samping
10
Transpos Matriks
Transpos dari suatu matriks M
dilambangkan oleh M’ atau Mᵗ,
yang diperoleh dengan menukar
elemen-elemen baris dan kolom
matriks tersebut.
Jika matriks M berordo a x b,
maka transpos M adalah
11
Contoh
Kita ambil contoh matriks dari tabel
kandungan nutrisi daging sapi dan daging
ayam, diketahui
transpos matriks M adalah:
baris pertama
kolom pertama
12
Dua buah matriks A dan B dikatakan sama,
dituliskan A=B, jika syarat berikut terpenuhi:
Matriks A dan B memiliki ordo sama.
Kesamaan Matriks
Setiap elemen yang seletak pada
matriks A dan B juga bernilai sama.
#1
#2
13
Penjumlahan & Pengurangan Matriks
Penjumlahan dan pengurangan
matriks berlaku untuk matriks-
matriks yang memiliki ordo sama.
Caranya yaitu dengan
mengoperasikan elemen-elemen
matriks yang bersesuaian.
Sifat-Sifat
A + B = B + A
A + (B + C) = (A + B) + C
A + 0 = 0 + A = A
A - B = A + (-B)
14
Perkalian Matriks dengan Skalar
Misalnya terdapat matriks Aₘ ₓ ₘ
dan k ∈ ℝ, maka kA adalah matriks
berordo m x n yang unsur-unsurnya
diperoleh dengan mengalikan
setiap unsur matriks A dengan k.
Perkalian seperti ini disebut
perkalian skalar
Sifat-Sifat
(k₁k₂)A = k₁(k₂A) = k₂(k₁A)
k(A + B) = kA + kB
(k₁+k₂)A = k₁A + k₂A
Untuk matrika A da B yang
berordo sama berlaku:
15
Perkalian dua matriks akan terdefinisi dengan syarat banyaknya
kolom pada matriks pertama sama dengan banyaknya baris pada
matriks kedua. Misal Aₘ ₓ ₘ dan Bₘ ₓ ₒ , maka perkalian AB akan
menghasilkan matriks berordo m x o.
Perkalian Dua Matriks
16
Contoh
Diketahui dua matriks berikut A₂ ₓ ₃ dan B₃ ₓ ₂
Jadi AB akan memiliki ordo:
sama
Sedangkan BA tidak terdefinisi
karena tidak memenuhi syarat
ordo perkalian matriks.
tidak sama
17
Elemen-elemen dari perkalian dua
matriks dapat dicari dengan
menjumlahkan hasil perkalian dari
elemen-elemen dengan baris dan
kolom yang bersesuaian.
Contoh
Matriks pertama 2 x 2 dan matriks
kedua 2 x 3. Perkalian matriksnya
akan menghasilkan ordo 2 x 3.
Carilah hasil perkalian matriks di
bawah ini!
Misal kita tulis:
18
a adalah elemen baris pertama dan
kolom pertama, maka:
b adalah elemen baris pertama dan
kolom kedua, maka:
c adalah elemen baris pertama dan
kolom ketiga, maka:
d adalah elemen baris kedua dan
kolom pertama, maka:
19
e adalah elemen baris kedua dan
kolom kedua, maka:
f adalah elemen baris kedua dan
kolom ketiga, maka:
Jadi:
20
Sifat-Sifat
(AB)C = A(BC)
A(B + C) = AB + AC
(B + C)A = BA + CA
k(AB) = (kA)B = A(kB)
AB ≠ BA
Asosiatif
Distributif Kanan
Distributif Kiri
Jika penjumlahan dan perkalian berikut
terdefinisi, maka:
Tidak komutatif
k skalar
21
Determinan Matriks
Determinan adalah suatu konstanta yang
dimiliki oleh matriks persegi, dan digunakan
untuk mencari invers atau kebalikan matriks
tersebut. Determinan matriks juga dapat
digunakan untuk mencari solusi sistem
persamaan linear. Determinan matriks A,
dituliskan sebagai det A atau |A|.
22
Determinan Matriks Ordo 2X2
Misal A adalah sebuah matriks
berordo 2 x 2, yaitu
det A atau |A| adalah:
23
Ada dua metode yang umum
digunakan dalam mencari
determinan matriks ordo 3x3. Kali
ini kita akan mempelajari metode
yang dinamakan aturan Sarrus,
diambil dari nama penemunya,
seorang matematikawan Perancis
yaitu Pierre Frédéric Sarrus.
Determinan Matriks Ordo 3 x 3
24
Salinlah elemen-elemen pada kolom pertama dan kolom kedua, dan
simpan di sebelah kanan matriks.
Langkah-Langkah Aturan Sarrus
Tandai enam diagonal yang terbentuk, yaitu 3 diagonal utama dan
tiga diagonal samping.
Diagonal
Utama
Diagonal
Samping
#1
#2
25
Kalikan elemen masing-masing diagonal, dan jumlahkan hasil
perkaliannya.
Kurangkan hasil penjumlahan sebelumnya yaitu diagonal utama
dikurangi oleh diagonal samping.
#4
#3
26
Invers Matriks
Invers matriks dimiliki oleh matriks
persegi, sehingga berlaku:
Invers matriks didefinisikan oleh rumus
disamping, dengan |A| adalah
determinan matriks A dan adj A adalah
adjoin dari matriks A.
27
Invers Matriks Ordo 2X2
Misal A adalah sebuah matriks
berordo 2 x 2, yaitu
adjoin matriks A adalah:
28
Invers Matriks Ordo 3x3
Untuk mencari invers matriks ordo 3x3, kita
perlu mencari adjoin matriksnya dulu. Misal A
adalah matriks ordo 3x3, yaitu:
Adjoin matriks A akan memiliki elemen-
elemen dengan tanda negatif dan positif
yang selang-seling, misalnya yaitu:
Untuk mencari elemen - elemen dari adjoin A maka kita harus “menutup” baris
dan kolom yang bersesuaian dengan masing-masing elemen, lalu mencari
determinan dari matriks 2x2 yang terbentuk.
29
Untuk mencari x₁₁, tutup baris pertama dan kolom pertama.
Untuk mencari x₁₂, tutup baris pertama dan kolom kedua.
30
Untuk mencari x₁₃, tutup baris pertama dan kolom ketiga.
Untuk mencari x₂₁, tutup baris kedua dan kolom pertama.
31
Untuk mencari x₂₂, tutup baris kedua dan kolom kedua.
Untuk mencari x₂₃, tutup baris kedua dan kolom ketiga.
32
Untuk mencari x₃₁, tutup baris ketiga dan kolom pertama.
Untuk mencari x₃₂, tutup baris ketiga dan kolom kedua.
33
Untuk mencari x₃₃, tutup baris ketiga dan kolom ketiga.
34
Setelah elemen dari adjoin matriks A diketahui, maka substitusikanlah ke dalam
formula invers matriks yang sebelumnya ditampilkan.
Tentu saja formula di atas sangat panjang dan tidak untuk dihafal. Sebaiknya
pahamilah langkah-langkah dalam mencari determinan dan adjoin matriksnya saja.
35
Terimakasih!
Sampai bertemu di kelas selanjutnya!
36
Elemen
Matriks
Matematika SMK
Kelas XI
Oleh : Samrotul Alfilaila, S.Pd.
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 36
SLIDE
Similar Resources on Wayground
28 questions
Organelos celulares
Presentation
•
11th Grade
30 questions
Invers Fungsi
Presentation
•
11th Grade
30 questions
SIMULADOR M4 2P
Presentation
•
11th Grade
31 questions
Polinomial
Presentation
•
11th Grade
28 questions
Determinan matriks
Presentation
•
11th Grade
33 questions
DETERMINAN MATRIKS
Presentation
•
11th Grade
34 questions
Logika Matematika
Presentation
•
11th Grade
34 questions
Fungsi Kuadrat
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade