

kombel
Presentation
•
Other
•
6th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
HASRIANI HASRIANI
FREE Resource
12 Slides • 0 Questions
1
JURNAL pembeLAJARAN mODUL 2
pembeLAJARAN SOSiAL emOSiONAL
RefLekSi peNgALAmAN beRmAkNA
DiSUSUN OLeh :
hASRiANi,S.pD.
NIM : A3S824821
NO UKG : 201503167014
LpTk UNiVeRSiTAS hALU OLeO
peSeRTA ppg gURU TeRTeNTU 2024
2
Review Pembelajaran Sosial Emosional
1.Topik 1 : Mengapa Penting ?
2.Topik 2 : Apa Dan Bagaimana Menerapkannya ?
3.Topik 3 : Bagaimana Mewujudkan Kesejahteraan Psikologis warga sekolah?
Pembelajaran Sosial Emosional
Pembelajaran Sosial Emosional adalah proses belajar yang berkaitan dengan pemahaman
diri, empati terhadap orang lain,serta kemampuan berinteraksi, dan berkomunikasi secara
efektif. Bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional peserta didik
baik di sekolah maupun di masyarakat.
Pentingnya Pembelajaran Sosial Emosional
1.Membangun fondasi yang kuat
Dengan memiliki keterampilan sosial emosional yang baik, individu akan lebih
siap menghadapi tantangan hidup, membantu hubungan yang sehat, dan
berkontribusi positif bagi Masyarakat.
2.Membentuk karakter
Pengembangan sosial emosional membantu karakter individu yang positif,
seperti jujur, bertanggung jawab, empati, dan toleransi.
3.Meningkatkan Prestasi
Siswa yang memiliki keterampilan sosial emosional yang baik cenderung lebih
fokus, termotivasi, dan mampu bekerja sama dengan teman sekelas. Hal ini
berdampak positif pada prestasi akademik.
4.Meningkatkan Kesejahteraan
Pengembangan sosial emosional membantu individu untuk mengenali dan
mengelola emosi mereka dengan baik, serta meningkatkan kualitas hidup secara
keseluruhan.
3
Mengembangkan Keterampilan Sosial Emosioanal Guru Dan Peserta didik
Pembelajaran sosial emosional (PSE) membantu membangun keterampilan sosial
dan emosional peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan. Guru dan orang dewasa
di sekolah harus mempelajari keterampilan sosial emosional agar dapat memberikan
contoh positif dan mendukung pembelajaran peserta didik secara optimal dan holistrik.
Kecerdasan emosional membantu meningkatkan keterampilan seseorang untuk
memahami dan mengelola emosi, juga membantu menguatkan pengembangan karakter
Propil Pancasila dan juga membantu mendukung kesejahteraan emosioanl guru
sehingga meningkatakan tingkat kesehatan fisik masyarakat sehingga individual di
masyaraktat lebih sehat, keterampilan sosial emosional juga berdampak pada
keberhasilan akademik. Pembelajaran sosial emosional berperan penting dalam
penanaman pendidikan karakter pada peserta didik. Hal ini membantu mencetak
generasi yang unggul, cerdas, dan memiliki karakter yang luhur. Dengan demikian,
pembelajaran sosial emosional sangat penting di sekolah dasar karena membantu
peseta didik mengembangkan keterampilan sosial dan emosional yang diperlukan untuk
kesuksesan di sekolah dan kehidupan sosial.
5 Komponen Sosial Emosional menurut CASEL
Self-awareness ( Kesadaran diri)
Kemampuan utuk memahami emosi, pemikiran, dan nilai-nilai yang mempengaruhi
perilaku dalam berbagai konteks situasi.
Penerapan Kesadaran diri :
•Dapat menggabungkan identitas pribadi dan identitas sosial.
•Mengidentifikasi kekuatan / asset diri dan budaya.
•Mengidentifikasi emosi-emosi dalam diri.
•Menunjukkan integritas dan kejujuran.
•Dapat menghubungkan perasaan, pikiran, dan nilai-nila.i
•Menguji dan mempertimbangkan prasangka dan bias.
•Memupuk efikasi diri.
•Memiliki pola pikir berkembang.
•Mengembangkan minat dan menetapkan arah tujuan hidup.
4
Self-management ( Manajemen diri )
Kemampuan untuk mengelola emosi. Pikiran dan perilaku secara efektif dalam
berbagai situasi dan untuk mencapai tujuan dan aspirasi.
Penerapan Manajemen Diri :
•Mengelola emosi.
•Mengidentifikasi dan menggunakan strategi-strategi pengelolaan stress.
•Menunjukkan disiplin dan motivasi diri.
•Merancang tujuan pribadi dan Bersama.
•Menggunakan keterampilan merancang dan mengorganisir.
•Memperlihatkan keberanian untuk mengambil inisiatif.
•Mendemonstrasikan kendali diri.
Sosial awareness ( Kesadaran sosial )
Kemampuan untuk memahami perspektif dan berempati dengan orang lain, termasuk
mereka yang berasal dari latar belakang, budaya, dan konteks yang berbeda.
Penerapan Kesadaran Sosial :
•Mempertimbangkan pandangan dan pemikiran orang lain.
•Mengakui kemampuan dan kekuatan orang lain.
•Mendemonstrasikan empati dan rasa welas kasih.
•Menunjukkan kepedulian atas perasaan orang lain.
•Memahami dan mengekspresikan rasa Syukur.
•Mengidentifikasikan ragam norma sosial, termasuk dengan norma-norma yang
menunjukkan ketidakadilan.
Relationship skills ( Keterampilan sosial )
Kemampuan untuk membangun dan memelihara hubungan yang sehat dan
mendukung serta menavigasi situasi dengan individu dan kelompok yang beragam
secara efektif.
Penerapan Keterampilan Sosial
•Berkomunikasi dengan efektif.
•Mengembangkan relasi dan hubungan positif.
•Memperlihatkan kompetensi kebudayaan.
•Mempraktikkan Kerjasama tim dan pemecahan masalah secara kolaborasi.
•Dapat melawan tekanan sosial yang negative.
•Menunjukkan sikap kepemimpinan dalam kelompok.
•Mencari dan menawarkan bantuan apabila membutuhkan.
•Turut membela hak-hak orang lain.
5
Responsible decision making ( Pengambilan Keputusan yang bertanggung
jawab)
Kemampuan membuat pilihan yang tepat dan konstruktif tentang perilaku pribadi dan
interaksi sosial dalam berbagai situasi.
Penerapan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab :
•Menunjukkan rasa ingin tahu dan keterbukaan pikiran.
•Mengidentifikasi dan mengenal solusi dari masalah pribadi dan sosial.
•Berlatih membuat keputusan beralasan dan masuk akal, setelah menganalisasi
informasi, data, dan fakta.
•Mengantisipasi dan mengevaluasi konsekuensi-konsekuensi dari tindakannya.
•Menyadari bahwa keterampilan berpikir kritis sangat berguna baik di dalam
maupun diluar lingkungan sekolah.
•Merefleksikan psikologis diri sendiri, keluarga, dan komunitas.
•Mengevaluasi dampak dan pengaruh dari seseorang, hubungan, interpersonal,
komunitas dan kelembagaan.
•Turut membela hak-hak orang lain yang tertindas.
Dampak Dari Proses Belajar, Kolaborasi Dan Keteladanan
terhadap upaya mewujudkan wellbeing warga sekolah
Dalam menerapkan pengembangan keterampilan sosial emosional ( belajar, kolaborasi dan
menjadi teladan ), pembelajaran yang saya dapatkan yaitu prestasi akademik yang semakin
meningkat, kesadaran diri yang lebih baik membuat peserta didik mendapatkan
pemahaman yang lebih baik lagi tentang emosi dan pikiran mereka.
Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Psikologis Warga Sekolah
Upaya mewujudkan kesejahteraan psikologis warga sekolah dengan mengembangkan
empati dan kepedulian terhadap sesama, mengajarkan kejujuran dan integritas ,dan
mengajak memecahkan masalah.
6
Pengalaman yang paling bermakna
Salah satu pengalaman yang paling bermakna :
1.Saya sebagai guru ketika memberikan pembelajaran sosial emosional dengan metode
diskusi di kelas. Pada saat pembelajaran saya melihat pesera didik yang awalnya
cenderung malas, pemalu atau sulit berkomunikasi dengan teman-temannya mulai berani
tampi, mengungkapkan perasaan mereka, dan memperhatikan perasaan orang lain.
2.Ketika ada permasalahan di sekolah dengan salah satu anak didik saya. Saya bertujuan
untuk membantu murid saya mengembangkan keterampilan sosial dan emosional melalui
bimbingan konseling yang saya berikan. Dalam hal ini, saya menjadi mentor bagi seorang
anak yang sering mengalami kesulitan dalam mengelola emosinya dan berinteraksi dengan
teman-temannya.
3. Pada saat mengajar di kelas rendah yaitu kelas 1, saya membantu mereka
mengembangkan keterampilan dasar yang diperlukan untuk berinteraksi dengan baik,
dengan orang lain mengelola emosi mereka sendiri.
Dari pengalaman tersebut mengajarkan saya bahwa sebagai seorang guru tidak hanya
menyampaikan materi pelajaran saja tetapi yang terpenting guru harus peduli terhadap
perkembangan sosial emosional peserta didik. Hal tersebut membuat saya lebih
termotivasi untuk terus berusaha dan memberikan dampak positif bagi pesera didik.
7
Reflekasi
1.Diskusi kelompok merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif. Melalui
diskusi, pesera didik tidak hanya belajar tentang materi pelajaran, tetapi juga
mengembangkan keterampilan berkomunikasi dan berkolaborasi. Pada saat yang sama,
saya sebagai guru dalam memandu dan memberikan arahan sangat penting. Saya
membantu siswa untuk fokus pada tujuan pembelajaran dan memastikan bahwa semua
peserta didik memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dengan baik.
2.Permasalahan yang bebeda-beda sering terjadi di lingkungan sekolah. Saya bekerja secara
intensif dengan siswa tersebut, membantunya memahami dan mengelola emosinya. Saya
dibantu dengan rekan guru dan kepala sekolah, melakukan berbagai aktivitas yang rancang
untuk meningkatkan kesadaran diri, empati, dan keterampilan komunikasi. Salah satu
momen yang paling berkesan adalah Ketika siswa tersebut berhasil mengatasi rasa
emosinya dan mulai mampu berkomunikasi dengan baik dengan teman-temannya. Melihat
perubahan positif ini tidak hanya memberikan kepuasan pribadi, tetapi juga memperkuat
keyakinan saya akan pentingnya PSE dalam proses pembelajaran.
3.PSE ini terdapat banyak sekali pengetahuan mengenai bagaimana pengelola sosial bagi
seorang guru yang berguna untuk diterpakan di sekolah, dengan banyaknya karakteristik
yang beragam. Setelah mempelajari topik ini guru diharapkan mencapai pembelajaran
dengan menunjukan pemahaman tentang pentingnya keterampilan sosial emosional dalam
pengembangan diri dan profesionalnya, dalam upaya menguatkan karakter Profil Pelajar
Pancasila melalui proses pembelajaran.
8
Hasil Refleksi
1.Ketika saya menemukan pengalaman yang sesuai dengan minat, saya merasa lebih
termotivasi untuk terus belajar dan berkembang.
2.Pengalaman yang memberikan AHA yang besar juga sangat berarti bagi saya. Hal ini
membuat saya melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, yang sebelumnya
jarang terpikirkan oleh saya. Pengalaman ini juga membuat saya untuk terus mengasah
cara berpikir saya dan membuka mata saya terhadap hal-hal yang baru.
3.Pengalaman menguatkan tujuan dan nilai-nilai pribadi sebagai seorang pendidik. Melalui
pengalaman tersebut saya dapat memperkuat keyakinan bahwa saya sudah ada dijalur
yang benar dalam menjalani profesi sebagai seorang pendidik, dan saya lebih
termotivasi untuk berkembang menjadi pendidik yang lebih baik dan terus berkontribusi
dalam dunia pendidikan.
9
Umpan Balik
Kepala Sekolah berkata,
“Pembelajaran Sosial Emosional memberikan pemahaman kepada saya bahwa
keberhasilan akademik saja tidak cukup untuk keberhasilan peserta didik. Keberhasilan
sosial emosional juga sangat berpengaruh dalam lingkungan pembelajaran dan
bermasyarakat.”
Guru berkata,
“Pembelajaran Sosial Emosional sangat baik diterapkan dalam proses pembelajaran
karena dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik dan berdampak pada
peningkatan akademik peserta didik. Setelah penerapan pembelajaran sosial emosional
peserta didik yang sebelumnya terlihat pasih dalam pembelajaran kelompok menjadi lebih
aktif dan dapat mengontrol emosi dengan baik.”
Peserta didik berkata,
“Adanya Pembelajaran Sosial Emosional kami merasa lebih baik, lebih bisa
mengendalikan emosi, sehinga kami bisa lebih percaya diri untuk belajar dengan baik dan
penuh semangat untuk merahi cita-cita.”
Wali Murid berkata,
“ Laporan hasil dari ananda dalam mengendalikan Pembelajaran Sosial Emosional sangat
positif sekali, kami mendukung stimulasi perkembangan anak kami, dan berharap
menjadi lebih baik lagi, bukan hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di lingkungan
rumah, berharap Pembelajaran Sosial Emosional ini terus berkembang dan memberikan
dampak positif yang berkelanjutan.”
10
Dokumentasi Umpan Balik
11
Kesimpulan
Pendidikan Sosial Emosioanal telah memberikan pengetahuan
kepada saya bahwa peserta didik bukan hanya harus unggul pada
bidang akademik tetapi juga harus unggul dalam mengontrol emosi.
Pendidikan Sosial Emosioanal merupakan elemen penting dalam
pendidikan yang memberikan manfaat luas bagi peserta didik, guru,
orang tua siswa dan seluruh wargasekolah.
12
TeRimA kASih
JURNAL pembeLAJARAN mODUL 2
pembeLAJARAN SOSiAL emOSiONAL
RefLekSi peNgALAmAN beRmAkNA
DiSUSUN OLeh :
hASRiANi,S.pD.
NIM : A3S824821
NO UKG : 201503167014
LpTk UNiVeRSiTAS hALU OLeO
peSeRTA ppg gURU TeRTeNTU 2024
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 12
SLIDE
Similar Resources on Wayground
9 questions
1.4.1 Unit 12- Nasihat guru
Presentation
•
6th Grade
10 questions
Fonik dan huruf m
Presentation
•
KG
9 questions
OCEAN LIMA AYAT TEKNIK
Presentation
•
6th Grade
10 questions
Kemuhammadiyahan 6_2
Presentation
•
6th Grade
8 questions
Fonik Huruf d
Presentation
•
KG
8 questions
Fonik Huruf h
Presentation
•
KG
9 questions
TUGAS DISKUSI KELOMPOK
Presentation
•
6th Grade
9 questions
PENGETAHUAN UMUM
Presentation
•
6th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
Safety Day 2026 – Student Review
Quiz
•
9th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
Map Skills
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
5th Grade
15 questions
Rounding Decimals
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for Other
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
10 questions
Columbus Day and Indigenous People's Day
Interactive video
•
5th - 8th Grade
20 questions
Elements, compounds, and mixtures
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Area of Parallelograms and Triangles
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Add and Subtract Integers
Quiz
•
6th - 8th Grade
28 questions
SMS Staff by the Numbers
Quiz
•
6th - 8th Grade
14 questions
Explore Integers and Rational Numbers
Quiz
•
6th Grade