Search Header Logo
IPAS: Cahaya dan Bunyi di Sekitar Kita

IPAS: Cahaya dan Bunyi di Sekitar Kita

Assessment

Presentation

Science

5th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Istijabah Nurhidayah

Used 4+ times

FREE Resource

47 Slides • 0 Questions

1

media

IPAS

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS 5

2

media
media
media
media

Cahaya dan Bunyi

di Sekitar Kita

Bab

1

TUJUAN

PEMBELAJARAN:
Peserta didik diharapkan dapat:
1.1 Menjelaskan cara benda menghasilkan bunyi dan sumber bunyi.
1.2 Menjelaskan sifat-sifat bunyi dan keterkaitannya dengan indra

pendengaran.

1.3 Menyajikan laporan hasil percobaan tentang sifat-sifat bunyi dan

keterkaitannya dengan indra pendengaran.

1.4 Mengidentifikasi sifat-sifat cahaya dan keterkaitannya dengan

indra penglihatan.

1.5 Menyajikan laporan hasil percobaan tentang sifat-sifat cahaya

dan keterkaitannya dengan indra penglihatan.

3

media
media
media
media
media

Apa yang akan kita pelajari?

Cahaya dan

Bunyi di

Sekitar Kita

Cahaya di

Sekitar

Kita

Bunyi di

Sekitar Kita

Sifat-Sifat
Cahaya

Indra

Penglihatan

Sifat-Sifat

Bunyi

Indra

Pendengaran

Manfaat

Pemantulan

Bunyi

Bunyi Pada
Alat Musik

4

media

Manakah ruangan yang lebih

banyak cahaya?

Cahaya membuat kita dapat

melihat benda.

5

media
media
media
media
media

Cahaya Tampak
Cahaya yang
dapat ditangkap
oleh mata.

Cahaya Tidak Tampak
Cahaya yang tidak
dapat ditangkap oleh
mata.

A. Cahaya di Sekitar Kita

1

2

Cahaya
senter

Sinar

ultraviolet

6

media
media
media
media
media

Sifat-sifat cahaya antara lain:

a.
Cahaya merambat lurus

b.
Cahaya menembus benda
bening

c.
Cahaya dapat dipantulkan

d.
Cahaya dapat dibiaskan

e.
Cahaya dapat diuraikan

1. Sifat-Sifat Cahaya

7

media
media
media

a. Cahaya Merambat
Lurus

Berkas cahaya
lampu sorot

terlihat lurus dari

kejauhan.

Cahaya

8

media
media
media
media
media
media
media
media

b. Cahaya Menembus Benda Bening

Cahaya

menembus kaca

jendela.

Cahaya tidak akan

diteruskan jika terkena

benda gelap.

Terbentuk
bayangan

Cahaya

menembus kaca

akuarium

9

media
media
media
media
media
media
media
media

c. Cahaya Dapat Dipantulkan

Pemantulan

teratur

Pemantulan

pada

permukaan
air yang rata

Pemantulan
pada cermin

10

media

Pemantulan

baur

11

media
media
media
media
media
media

Cermin
Datar

Bayangan
tegak dan

maya.

Bayangan sama besar, tinggi

dan jarak dengan benda

sesungguhnya.

Bagian kanan bayangan

adalah bagian kiri

benda sesungguhnya,

dan sebaliknya.

Pemantulan pada cermin

12

media

Cermin Cekung

Jika letak benda cukup jauh dari

cermin: bayangan nyata, terbalik,

dan diperbesar.

Jika letak benda
jauh dari cermin:
bayangan nyata,
terbalik, dan
diperkecil.

Jika letak benda amat dekat

dari cermin: bayangan tegak,

lebih besar, dan semu.

13

media

Bayangan tegak,
ukuran bayangan
lebih kecil, dan
semu.

Cermin Cembung

14

media

d. Cahaya Dapat Dibiaskan

Kolam renang terlihat
lebih dangkal.

Cahaya yang merambat melalui dua medium yang
berbeda kerapatannya, akan mengalami
pembelokan cahaya (pembiasan).

Pensil yang dicelupkan ke
dalam gelas berisi air akan

terlihat patah.

15

media

e. Cahaya Dapat Diuraikan

Cahaya dapat
diuraikan dengan
prisma kaca.

Pelangi merupakan salah satu contoh
penguraian cahaya dengan
menggunakan butir-butir air hujan.

Warna pelangi yaitu
merah, jingga,
kuning, hijau, biru,
nila, ungu

16

media

2. Indra Penglihatan

Kita menggunakan

mata untuk melihat dunia di

sekeliling kita.

Mata terdiri atas

mata bagian luar dan

bagian dalam.

17

media
media
media

a. Bagian-bagian mata

Kelopak mata,
berfungsi menutup
bola mata.

Alis mata,
berfungsi
melindungi
mata dari air
atau keringat
yang menuju
ke mata

Bulu mata,
Berfungsi melindungi
mata dari debu.

Mata bagian luar

18

media
media
media

Pupil
mengatur banyaknya
cahaya yang masuk ke mata.

Sklera

Lensa mata
meneruskan dan memfokuskan cahaya agar
jatuh tepat di retina.

Kornea
Bagian sklera berwarna bening
untuk menerima dan
meneruskan cahaya yang masuk
ke mata.

Retina
Bintik kuning:peka terhadap
cahaya.

Bintik buta: tidak peka
terhadap cahaya.

Saraf mata
meneruskan
rangsang cahaya
saraf pusat di otak.

Otot mata
menggerakkan
bola mata.

Koroid

Iris
Mengatur besar kecilnya pupil
serta memberi warna mata.

Mata bagian dalam

19

media

b. Proses Melihat Benda

20

media
media
media
media
media

c. Gangguan Penglihatan:
1) Rabun Jauh (Miopia)

Benda jauh tidak jelas
Benda dekat terlihat

jelas

Bayangan benda jatuh di depan

retina

Penderita dapat

menggunakan kacamata

berlensa cekung

21

media
media
media
media
media

2) Rabun Dekat (hipermetropia)

Benda jauh terlihat jelas
Benda dekat tidak jelas

Bayangan benda jatuh di

belakang retina

Penderita dapat

menggunakan kacamata

berlensa cembung

22

media
media
media
media

Lensa tidak

lentur
Titik fokus

3) Mata Tua (Presbiopia)

Berkurangnya kemampuan penglihatan mata karena usia tua.

Presbiopia

Titik fokus

Retina
Lensa

Cahaya

Kornea

Normal

23

media
media
media
media
media
media

4) Buta Warna

Gambar di samping
digunakan untuk
melakukan tes buta
warna.
Angka berapa yang kamu lihat

pada gambar?

Keadaan seseorang

tidak dapat

membedakan warna.

24

media
media
media
media

5) Rabun Senja

Normal

Penderita rabun senja

Kondisi dimana mata tidak dapat
beradaptasi dengan kondisi cahaya
rendah, seperti pada malam hari.

25

media
media
media
media
media
media

B. Bunyi di Sekitar Kita

Secara umum,

bunyi

merupakan

segala sesuatu

yang dapat

didengar oleh
telinga kita.

Bunyi dihasilkan oleh
benda yang bergetar.

Benda yang
menghasilkan bunyi
disebut sumber
bunyi.

26

media
media
media
media

Sumber Bunyi

Contoh:

Seruling yang

ditiup.

Pita suara bergetar
ketika berbicara.

27

media
media

Proses Terjadinya Bunyi

28

media
media
media
media
media
media

Jenis Bunyi

Bunyi dihasilkan oleh getaran yang

memiliki frekuensi tertentu.

Berdasarkan frekuensinya, bunyi

dibedakan menjadi tiga, yaitu:

Bunyi

infrasonik

Bunyi

audiosonik

Bunyi

ultrasonik

29

media
media
media
media

Bunyi dengan frekuensi < 20 Hz
a. Bunyi infrasonik

Manusia tidak dapat

mendengar bunyi infrasonik.

Contoh makhluk hidup yang

dapat mendengar bunyi
infrasonik adalah gajah dan
jangkrik.

30

media

Bunyi dengan frekuensi
20-20.000 Hz

b. Bunyi audiosonik

Suara berbisik

20 Hz

Bunyi pesawat

terbang

di udara 120 Hz

Bunyi audiosonik
dapat didengar

manusia.

31

media
media
media
media

Bunyi dengan frekuensi
> 20.000 Hz

c. Bunyi ultrasonik

Manusia tidak dapat mendengar

bunyi ultrasonik.

Hewan tertentu yang dapat

mendengar bunyi ultrasonik
adalah kelelawar dan
lumba-lumba.

32

media
media
media
media

Frekuensi bunyi menentukan tinggi rendah nada.

tinggi

nada tinggi

rendah

nada rendah

Amplitudo bunyi menentukan kuat lemah bunyi.

tinggi

bunyi kuat

rendah

bunyi lemah

Frekuensi

bunyi

Amplitudo

bunyi

33

media
media
media
media
media
media

1. Sifat-Sifat Bunyi
a. Bunyi Dapat Merambat

Bunyi merambat di

dalam air

Bunyi merambat

di udara

Bunyi merambat melalui

benda padat

Kecepatan perambatan bunyi melalui media.

Padat > Cair > Gas

34

media
media
media
media
media

Saat mengenai

suatu benda, bunyi
yang dihasilkan dari

suatu sumber

bunyi akan
mengalami
pemantulan.

Sumber
bunyi

Jarak sumber bunyi ke

bidang pantul

Gelombang bunyi

Gelombang pantul

Benda

b. Bunyi Dapat Dipantulkan

35

media
media
media
media

Macam-macam bunyi pantul antara lain:

1) Bunyi pantul yang

memperkuat
bunyi asli

Ketika berbicara di

ruangan yang

sempit

contoh

2) Gema

Gema adalah pantulan
bunyi yang terdengar
setelah bunyi aslinya.
contoh

Suara orang yang

berteriak di

lembah.

36

media
media
media
media
media
media

Saat kita berteriak
di tebing, suara kita

akan mengenai

tebing.

Tebing akan

memantulkan suara

kita. Akan tetapi,
jarak yang jauh
membuat bunyi
pantulan tersebut

terdengar setelah kita

selesai berteriak.

HA - LO
HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

37

media
media
media
media
media

HA - LO

HA - LO

HA - LO
HA - LO
HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

Jadi saat gema
terjadi, suara
pantulan akan

terdengar setelah

kita selesai
berteriak.

38

media

Saat gaung, kita

tidak dapat

mendengar jelas

suara asli.

Hal tersebut

terjadi karena bunyi

pantul datang

bersamaan dengan

bunyi asli.

Gaung adalah bunyi
pantul yang datang
sebelum bunyi asli
selesai dikirim.

Contoh gaung: suara
yang terdengar ketika
kita berbicara di
ruangan yang sempit.

Untuk mencegah

gaung, dinding ruang
pertunjukan musik
dilapisi dengan karet

atau busa.

3) Gaung

39

media
media
media
media

Foto janin dalam
perut ibu hamil hasil
pemeriksaan USG
(ultrasonografi).

2. Manfaat Pemantulan Bunyi

Mendeteksi keretakan
pada logam

a
Pemeriksaan USG

b

Memeriksa retak-retak
tersembunyi pada bagian
pesawat terbang

Janin

40

media
media
media
media

Mengukur
kedalaman laut
c
Mengetahui
kedudukan benda
dalam laut

d

Bunyi
datang

Bunyi
pantul

Dapat mengetahui kapal selam
dan kelompok ikan dalam laut

Kawanan ikan

41

media
media
media
media
media

3. Bunyi pada Alat Musik

Gitar

a

Ruang di

dalam
badan
gitar

Senar

Gitar

dimainkan
dengan cara

dipetik

senarnya.

Saat senar gitar
dipetik, ruang di
dalam badan gitar
memperkuat
bunyi asli senar
sehingga dapat
terdengar untuk
kita dengar.

42

media
media
media
media
media
media
media

Bunyi dihasilkan dari

resonansi udara di dalam

badan perkusi.

Perkusi

b
Terompet

c

Bunyi berasal dari
aliran udara yang
menggetarkan ruag
tabung terompet.

43

media
media
media
media
media
media

4. Indra Pendengaran
a. Bagian-Bagian Telinga

Bunyi dari sumber
bunyi akan
merambat melalui
benda padat, cair,
atau gas hingga ke
telinga.

Kita

mendengar

dengan
telinga.

44

media
media
media

Telinga luar

Telinga dalam

Telinga tengah

Daun telinga

Liang telinga

Tulang-tulang pendengaran

Gendang telinga

Saluran Eustachius

Saraf pendengaran

Koklea

Saluran setengah lingkaran

Berfungsi
menangkap bunyi

Berfungsi meneruskan
bunyi ke gendang
telinga

Berfungsi menerima bunyi dari telinga
luar dan meneruskannya ke
tulang-tulang pendengaran

Berfungsi meneruskan getaran bunyi ke koklea

Berfungsi membantu mempertahankan
keseimbangan tubuh

Berfungsi meneruskan bunyi ke otak

Berfungsi menerima dan meneruskan
bunyi ke saraf pendengaran

Berfungsi menghubungkan telinga
tengah dengan faring

45

media

b. Proses Mendengar Bunyi

46

media
media
media
media
media

c. Gangguan Pendengaran

1) Otitis media

Gendang telinga

normal

Penderita otitis media

2) Otosklerosis

kelainan pada pertumbuhan
tulang-tulang pendengaran.

peradangan pada telinga tengah.

47

media

d. Cara Merawat Telinga

Menutup telinga jika

mendengar suara
yang terlalu keras.

Membesihkan

telinga bagian luar
dengan kapas dan

air hangat.

Tidak memasukkan

benda tajam ke
dalam telinga.

Jika mengalami

gangguan pendengaran
segera periksa ke dokter

THT.

media

IPAS

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS 5

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 47

SLIDE