Search Header Logo
Kedatangan Bangsa Barat

Kedatangan Bangsa Barat

Assessment

Presentation

•

History

•

11th Grade

•

Practice Problem

•

Easy

Created by

Wiwik Setyaningsih

Used 3+ times

FREE Resource

18 Slides • 8 Questions

1

media
Penjajahan Bangsa Barat di Indonesia
Wiwik Setyaningsih, S.Pd

2

Word Cloud

Sudah siapkah belajar sejarah?

3

4

Video Response

Berdasarkan video tadi apakah fungsi dari rempah-rempah

video
Open Video Recorder

5

Word Cloud

Berdasarkan video tadi di daerah mana kita dapat mendapatkan rempah-rempah

6

Match

Jodohkan rempah-rempah berikut ini

lada

pala

cengkih

kunyit

kayu manis

7

Open Ended

Mengapa bangsa Barat datang ke Indonesia?

8

media

9

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat
  • Abad Penjelajahan Samudra

  • jatuhnya kota konstantinopel

  • Motivasi utama: 3G (Gold, Glory, Gospel)

  • Peta perdagangan rempah-rempah dunia

10

Match

Jodohkan berikut ini

Glory

Gold

Gospel

Kejayaan

Kekayaan

Menyebarkan agama nasrani

11

Word Cloud

Siapa sajakah tokoh penjelajahan samudra yang kamu ketahui?

12

media

13

Apa itu kolonialisme?

14

Kolonialisme

Kolonialisme berasal dari bahasa latin ‘colonia’ yang artinya tanah, tanah permukiman, atau jajahan. Secara istilah, kolonialisme adalah upaya yang dilakukan untuk memperluas wilayah oleh negara-negara penguasa dalam rangka menguasai suatu daerah atau wilayah untuk mendapatkan sumber daya.

15

Imperealisme

imperialisme berasal dari bahasa latin ‘imperare’ yang artinya menguasai. Secara istilah, imperialisme berarti upaya untuk memegang kendali pemerintahan dari negara lain yang bertujuan untuk menguasainya dalam memperoleh kekuasaan atau keuntungan dari negara yang dikuasainya

16

media
media
media

VEREENIGDE

OOSTINDISCHE

COMPAGNIE

17

Multiple Choice

VOC didirikan pada...

1
1802
2
1502
3
1702
4
1602

18

  1. Untuk menghindari persaingan yang tidak sehat antara sesama pedagang Belanda.

  2. Untuk memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan, baik dengan sesama bangsa Eropa, maupun dengan bangsa-bangsa Asia.

  3. Untuk mendapatkan monopoli perdagangan, baik impor maupun ekspor.

Tujuan

Pada tahun 1602 secara resmi terbentuklah Vereenigde Oost Indiesche Compagnie (VOC) atau Perserikatan Dagang Hindia Timur. VOC membuka kantor dagangnya yang pertama di Ambon (1602) di kepalai oleh Francois Wittert.

Sejarah VOC

19

media

Keberadaan VOC tidak hanya sebagai kongsi dagang, namun juga menjadi kekuatan politik.

VOC memiliki hak octrooi, yaitu monopoli perdagangan, mencetak mata uang sendiri, mengadakan
perjanjian, menyatakan perang dengan negara lain, menjalankan kekuasaan kehakiman, memungut
pajak, memiliki angkatan perang, dan mendirikan benteng. VOC pun memiliki beberapa kebijakan,
yaitu:
1. Contingenten: pajak wajib berupa hasil bumi yang langsung dibayarkan ke VOC.
2. Verplichte leverantie: penyerahan wajib hasil bumi dengan harga yang telah ditentukan VOC.
Kebijakan ini berlaku di daerah jajahan yang tidak secara langsung dikuasai VOC, misalnya
Kesultanan Mataram.
3. Ekstirpasi: menebang kelebihan jumlah tanaman agar produksinya tidak berlebihan sehingga
harga dapat dipertahankan.
4. Pelayaran hongi: Pelayaran dengan perahu kora-kora untuk memantau penanaman dan
perdagangan rempah-rempah oleh petani.

Pada tahun 1799, VOC bangkrut karena pegawai VOC banyak yang melakukan korupsi,

menanggung utang akibat perang, dan kemerosotan moral para pegawai. Dengan dibubarkannya
VOC, maka kekuasaannya di Indonesia kemudian diambil alih oleh pemerintah kerajaan Belanda
yang saat itu dikuasai Perancis

20

media

Masa Pemerintahan Republik Bataaf
`

Kerajaan Belanda dipimpin Louis Napoleon, yang merupakan adik Napoleon

Bonaparte, mengangkat Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels pada tahun 1808
untuk

mempertahankan

pulau

Jawa

dari

serangan

Inggris.

Tugas

lainnya

adalah

memperbaiki nasib rakyat selaras dengan cita-cita Revolusi Perancis. Adapun kebijakan
Daendels adalah

21

media

Sisi negatif pemerintahan Daendels adalah membiarkan terus praktik perbudakan serta

hubungan dengan raja-raja di Jawa yang buruk, sehingga menimbulkan banyak perlawanan.
Daendels ditarik ke Eropa, lalu digantikan Gubernur Jenderal Janssens pada tahun 1811. Masa
pemerintahannya tidak lama, karena pasukan Inggris datang menyerang. Janssens dan
pasukannya menyerah dengan ditandatanganinya Perjanjian Tuntang, sehingga selanjutnya
Nusantara berada di bawah kekuasaan Inggris

Masa Pemerintahan Inggris

Pada 1811, pimpinan Inggris di India, Lord Minto, memerintahkan Thomas Stamford

Raffles yang berada di Penang untuk menguasai Pulau Jawa. Penjajahan bangsa Inggris tidak
berlangsung lama. Sejak 1816 Inggris menyerahkan kembali kekuasaannya kepada Belanda.
Indonesia kembali berada di bawah kekuasaan Belanda

22

media

23

media

Masa Pemerintahan Belanda

Van der Capellen ditunjuk sebagai Gubernur Jenderal, menerapkan kebijakan dalam

menghapuskan peran penguasa tradisional, menerapkan pajak yang memberatkan rakyat, sehingga
muncul banyak perlawanan dari rakyat. Belanda juga mengutus Johannes van den Bosch untuk
meningkatkan penerimaan negara Belanda yang kosong akibat perang dengan masyarakat
Nusantara dan Bangsa Eropa lainnya.
Van den Bosch memberlakukan sistem tanam paksa (cultuur stelsel) sejak tahun 1830.
Penerapan cultuur stelsel banyak mengalami penyimpangan, seperti waktu tanam yang melebihi
usia tanam padi, tanah yang seharusnya bebas pajak tetap kena pajak, hingga rakyat harus
menyediakan sampai setengah tanahnya. Meski begitu, Tanam Paksa juga berdampak positif karena
rakyat Indonesia mengetahui jenis-jenis tanaman baru dan mengetahui cara tanam yang baik.

24

media

25

media

Pada tahun 1870 Tanam Paksa dihapus dan

diganti Politik Pintu Terbuka yang tertuang dalam
UU Agraria 1870 yang mengatur tentang
kepemilikan tanah pribumi dan pemerintah. Di sini,
mulai diberlakukan politik pintu terbuka, investor
asing mulai muncul, terjadi pengembangan usaha
perkebunan di luar Jawa, dan sistem kerja paksa
diganti dengan sistem kerja bebas

Perkembangan Agama Kristen

Agama Katolik dibawa oleh kaum misionaris

Portugis, salah satunya St. Fransiskus Xaverius (1506-
1552)

yang

mengunjungi

Ambon,

Ternate

dan

Halmahera pada tahun 1546-1547. Selain Portugis,
Belanda juga menyebarkan agama Protestan oleh
Ludwig Ingwer Nommensen. Ia berhasil melakukan
kristenisasi di Sumatera Utara. Hingga kini, Protestan
merupakan agama yang dominan di Provinsi Sumatera
Utara.

26

media
pattern-tertiary
media
Penjajahan Bangsa Barat di Indonesia
Wiwik Setyaningsih, S.Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 26

SLIDE