Search Header Logo
Model Standar Mutu Pendidikan

Model Standar Mutu Pendidikan

Assessment

Presentation

Other

University

Practice Problem

Hard

Created by

Syukra Vadhillah

FREE Resource

13 Slides • 0 Questions

1

media

MODEL-MODEL
STANDAR MUTU
PENDIDIKAN

SYUKRA VADHILLAH, M.PD

2

media

1. MODEL ISO 9000 VERSI 2000

Prinsip ISO 9000 Versi 2000

Berfokus pada pelanggan

Kepemimpinan

Keterlibatan setiap orang

Pendekatan proses

Pendekatan sistem manajemen

Peningkatan terus menerus

Pendekatan fakta untuk pengambilan keputusan

Hubungan yang baik dengan pemasok

3

media

2. MODEL MALCOM BALDRIGE AWARD

Malcom Baldrige Award ini didesain untuk menanamkan kesadaran pada organisasi-organisasi bahwa mereka harus
unggul dalam prestasi kualitas dan manajemen kualitas.

kualitas dalam hal: perencanaan,pelaksanaan, pengukuran, dan proses

umpan balik.

Lembaga-lembaga pendidikan harus unggul dalam hal kualitas: (1)
kepemimpinan, (2) informasi dan analisisnya, (3)perencanaan strategi
kualitas, (4) penggunaan sumber daya manusia, (5) asuransi kualitas
atas produk dan jasa layanan, (6)kualitas hasil, (7) kepuasaan pelanggan.

4

media

3. STANDARD SINGAPORE QUALITY AWARD (SQA)

a) Kepemimpinan Visioner

b) Mutu yang berpusat pada pelanggan

c) Berfokus pada inovasi

d) Pelajaran pribadi dan organisasi

e) Penilaian diri dan mitra

f) Ketangkasan

g) Sistem yang berpusat pada ilmu pengetahuan

h) Tanggung jawab pada masyarakat

i) Berorientasi pada hasil

j) Perspektif sistem

5

media

FRAMEWORK SQA

6

media

4. THE DEMING PRIZE

memperbaiki kualitas melalui proses produksi, maka biaya dapat diturunkan dan produktivitas
dapat ditingkatkan.

Ada tiga unsur yaitu:

a) the system of profound knowledge (sistem pengetahuan yang mendalam)

b) 14 butir kewajiban manajemen (Rumuskan dan umumkan tujuan organisasi; laksanakan

falsafah baru; hayati maksud infeksi untuk memperbaiki proses dan penurunan biaya; jangan
memilih kontraktor dan supplier termurah; lakukan perbaikan terhadap sistem produksi
barang dan jasa secara konsisten kontinyu; selenggarakan pelatihan; ajarkan dan laksanakan
kepemimpinan; hilangkan rasa takut dan iptakan rasa saling percaya serta ciptakan iklim
untuk inovatif dan kreatif; optimalkan pencapaian tujuan dan maksud organisasi melalui
kerjasama ini; hilangkan paksaan terhadap karyawan dan hilangkan kuota numerik produksi,
ganti dengan mempelajarai metode untuk memperbaikinya; sisihkan rintangan yang dapat
menghilangkan rasa kebanggaan kerja karyawan; dukung usaha pendidikan dan peningkatan
kualitas; ambil langkah-langkah transformasi)

c) Plan-Do-Check-Action (PDCA) cycle sebagai alat perbaikan proses secara kontinyu.

7

media

5. MODEL AKREDITASI NASIONAL

Dilakukan oleh badan khusus BAN P/T, BAN S/M, LAMDIK

Fokus penilaian meliputi standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan

prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan.

Hasil akreditasi dibagi menjadi beberapa peringkat, termasuk Unggul (A), Baik (B), dan Cukup

Baik (C).

Fokus pada peningkatan kualitas pendidikan

8

media

6. STANDAR INTERNASIONAL PENDIDIKAN

AUN-QA (ASEAN University Network-Quality Assurance) ASEAN PT

FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation) lembaga

akreditasi internasional berfokus pada program studi dan institusi pendidikan tinggi
bisnis, manajemen, ekonomi, hukum dan ilmu sosial.

9

media

7. MODEL PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

1) Model Bank Dunia yang mendasarkan pada: a) pendekatan fungsi produksi yang berasumsi

bahwa mutu output pendidikan merupakan hasil dari proses yang merupakan fungsi dari
input (untuk menghasilkan output yang berkualitas satu-satunya strategi yang ditempuh
adalah dengan meningkatkan kualitas input); b) pendekatan fungsi produksi tersebut juga
mendasarkan pada asumsi bahwa kebijakan atau bentuk intervensi yang telah berhasil
diterapkan di suatu negara juga akan berhasil diimplementasikan di negara lain.

10

media

LANJUTAN…

2) Model Orde Baru = Bank Dunia

a.Model peningkatan mutu pendidikan dengan mengimplementasikan peningkatan mutu guru, baik melalui pre-

service training maupun in-service training, penyediaan fasilitas pendidikan, penyediaan buku dan perbaikan
kurikulum.

b.Manajemen pendidikan yang dilakukan secara sentralistik, peningkatan mutu dilakukan secara top down, dan

mendasarkan model rational planning.

Input proses (abai) output <<

11

media

LANJUTAN…

3)Model Unesco, menekankan peningkatan mutu pendidikan pada mutu output yang dihasilkan, yaitu:

a.harus memenuhi empat pilar yaitu: (1) learning to do (solve daily problems); (2) learning to know atau
learning how to learn (keep learning); (3) learning to be (ethically responsible); dan (4)learning to live
together (the ability respect and work with others).

b.Kompetensi yang harus dikembangkan adalah: (1) kondisi kompetisi global, memerlukan adanya
kesadaran global serta kemandirian; (2) kondisi kerjasama global, memerlukan adanya kesadaran global,
kemampuan bekerjasama dan komunikasi secara global dengan ICT; (3) perkembangan informasi yang
sangat cepat, memerlukan kemampuan melek teknologi, critical thinking dan kemampuan pemecahan
masalah; (4) perkembangan kerja dan karir memerlukan kemampuan critical thinking, pemecahan
masalah, inovasi, fleksibilitas dan adaptabilitas yang tinggi; dan (5) perkembangan ekonomi yang berbasis
pelayanan jasa, memerlukan kemampuan melek ICT, critical thinking dan kemampuan pemecahan
masalah.

12

media

4)Model Reformasi:

a.Kebijakan demokratisasi pendidikan desentralisasi kewenangan pengelolaan pendidikan kepada daerah,

dansekolah atau satuan pendidikan. Kebijakan desentralisasi diwujudkan dalam bentuk: (1) manajemen
berbasis sekolah dan MPMBS; (2) sistem bantuan model block grant; dan (3) pengembangan kurikulum.

b.Peningkatan mutu melalui perbaikan manajemen sekolah dan pengembangan kultur sekolah.

c.Kebijakan peningkatan pembelajaran bahasa asing dan ICT.

d.Penerapan metode pembelajaran yang menyenangkan, mengasyikkan, dan mencerdaskan.

e.Penetapan standar pendidikan Standar Nasional Pendidikan (PP 19/2005), yang dijabarkan ke dalam 8

standar (Permendiknas), dan pelaksanaan UAN.

f.Pentahapan pengembangan sekolah: MPMBS, Sekolah Mandiri, SSN, RSBI, SBI dan SPM.

13

media

Terimakasih

media

MODEL-MODEL
STANDAR MUTU
PENDIDIKAN

SYUKRA VADHILLAH, M.PD

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE