
BAB 2 Muru'ah, Ikhlas, Malu dan Zuhud
Presentation
•
Religious Studies
•
11th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
Bambang Hutagalung
Used 45+ times
FREE Resource
12 Slides • 4 Questions
1
Menguatkan Iman
Dengan Menjaga Kehormatan (Muru'ah), Ikhlas, Malu dan Zuhud
2
Muru'ah atau menjaga kehormatan adalah proses penjagaan tigkah laku seseorang agar sejalan dengan ajaran agama, menghiasi diri dengan akhlak terpuji dan menjauhi segala bentuk keburukan. Q.S al-Ahzab: 35.
إِنَّ ٱلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَٰتِ وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَٱلْقَٰنِتِينَ وَٱلْقَٰنِتَٰتِ وَٱلصَّٰدِقِينَ وَٱلصَّٰدِقَٰتِ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَٱلصَّٰبِرَٰتِ وَٱلْخَٰشِعِينَ وَٱلْخَٰشِعَٰتِ وَٱلْمُتَصَدِّقِينَ وَٱلْمُتَصَدِّقَٰتِ وَٱلصَّٰٓئِمِينَ وَٱلصَّٰٓئِمَٰتِ وَٱلْحَٰفِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَٱلْحَٰفِظَٰتِ وَٱلذَّٰكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرًا وَٱلذَّٰكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
A. Menjaga Kehormatan
3
Artinya: Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.
Berikut penjelasan mengenai macam muru'ah :
1. Muru’ah terhadap diri sendiri.
Maksud muru'ah terhadap diri sendiri adalah mempertahankan
serta melaksanakan perilaku yang mulia dan menghindari perilaku yang tercela di manapun dan kapanpun meskipun dalam keadaan sendiri.
2. Muru’ah terhadap sesama makhluk
Muru’ah terhadap sesama makhluk berarti menjaga perilaku yang mulia dan menghindari perilaku yang tercela kepada orang lain, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
3. Muru’ah terhadap Allah Swt.
Muru’ah terhadap Allah Swt. memiliki maksud merasa malu kepada Allah Swt. sehingga membuat seseorang selalu melaksanakan semua perintah-Nya, menjauhi semua larangan-Nya, dan merasa malu apabila berbuat bermaksiat kepada-Nya.
4
Multiple Choice
Dalam Q.S al-Ahzab : 35 terdapat potongan ayat yang berbunyi (مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا)
arti dari potongan ayat tersebut adalah !!
Laki-laki dan Perempuan
tetap dalam ketaatannya
ampunan dan pahala
yang banyak menyebut nama Allah
5
B. Ikhlas
Ikhlas secara bahasa berarti murni, tidak tercampur, bersih, jernih, mengosongkan dan membersihkan sesuatu.
Ikhlas berarti suci dalam berniat, bersihnya batin dalam beramal, tidak ada pura-pura, lurusnya hati dalam bertindak, jauh dari penyakit riya' serta mengharap ridha Allah semata.
Ikhlas pada Q.S Az-Zumar: 2.
إِنَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ فَٱعْبُدِ ٱللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ ٱلدِّينَ
Artinya: Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan(mengikhlaskan) ketaatan kepada-Nya.
6
Tingkatan Ikhlas
1. Orang awam (umum)
Pada tingkatan ini, seseorang beribadah kepada Allah SWT dengan tujuan untuk mencari dan menghitung keuntungan dunia dan akhirat.
Contohnya tingkatan ikhlas orang awam yakni seseorang melakukan ibadah shalat atau memberi shadaqah kepada anak yatim dengan tujuan ingin agar badannya sehat, hartanya banyak, mendapat bidadari dan nanti di akhirat masuk surga.
2. Orang khawash (khusus)
Pada tingkatan ini, seseorang beribadah hanya untuk mencari keuntungan akhirat sehingga bukan lagi berorientasi pada keuntungan dunia.
Seseorang pada tingkatan ini beribadah sambil hatinya berharap untuk memperoleh pahala, surga, dan semua hal yang berorientasi pada akhirat.
7
3. Orang khawashul khawas (luar biasa)
Seseorang dikategorikan masuk dalam tingkatan ini apabila ia beribadah tidak ada motivasi apa pun, kecuali mengharap ridha dari Allah SWT.
Orang khawashul khawas beribadah setiap hari bukan sebagai kewajiban, tetapi menjadi kebutuhan sebagai seorang hamba. Dengan kata lain, orang tersebut beribadah tidak lagi didasari keinginan dunia maupun akhirat, melainkan didasari oleh rasa mahabbah (cinta) dan rindu kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, seseorang pada tingkatan ini dikatakan telah mencapai kenikmatan dalam setiap ibadah yang dikerjakan.
8
Multiple Choice
Orang Khawash merupakan orang yang beribadah yang tidak lagi mementingkan keuntungan....
Akhirat
Kerja
Usaha
Dunia
9
Replace Malu atau al-haya' disebut oleh Nabi saw. sebagai cabang dari iman karena dengan sifat malu seseorang dapat bergerak melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.
Dalam konteks akhlak, sifat malu ada tiga macam, yaitu malu kepada Allah, malu kepada diri sendiri dan malu kepada orang lain.
C. Malu dan Zuhud
10
Menurut Ibnu Hajar penulis kitab Fath al-Bari, malu dibagi menjadi dua, yaitu.
1) Malu naluri (gharizah)
Yakni sifat malu yang Allah ciptakan pada diri hamba sehingga mengantarkan hamba tersebut melakukan kebaikan dan menghindari keburukan serta memotivasi untuk berbuat yang indah.
Inilah yang termasuk cabang dari iman, karena bisa menjadi perantara menaiki derajat iman.
2) Malu yang dicari/dilatih (muktasab)
Sifat malu ini adakalanya bagian dari iman, seperti rasa malu sebagai hamba di hadapan Allah pada hari kiamat, sehingga menjadikannya mempersiapkan bekal untuk menemui Allah di akhirat nanti.
Adakalanya juga malu ini bagian dari ihsan, seperti malunya hamba karena adanya rasa taqarrub atau merasa selalu dalam pengawasan Allah, inilah puncak dari macam-macam cabang iman.
Dengan demikian, sifat malu sangat penting dimiliki oleh setiap manusia.
11
Multiple Choice
Dalam Konteks akhlak, sifat malu ada tiga macam. Satu dari ketiganya adalah....
Malu kepada pekerjaan
Malu kepada prestasi
Malu kepada diri sendiri
Malu kepada hasil
12
Secara bahasa zuhud berarti sesuatu yang sedikit, tidak tertarik terhadap sesuatu dan minginggalkannya.
Zuhud berarti meninggalkan kesenangan dunia untuk lebih mementingkan ibadah. Orang yang melakukan zuhud disebut dengan zahid.
Zuhud
13
Kehidupan yang lebih mementingkan akhirat daripada mementingkan kehidupan dunia yang fana dan hina merupakan esensi dari zuhud. Perbuatan menolak dunia dan segala isinya bukanlah esensi dari zuhud, bekerja keras dan mendapatkan uang banyak bukan berarti nilai-nilai zuhud tidak bersemayam dalam dirinya, karena kehidupan dunia ini diciptakan Allah menjadi lahan pahala menuju kehidupan akhilat kelak.
14
Q.S al-A'la 16-17 :
بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰٓ
Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi.
Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.
15
Multiple Choice
Orang yang melakukan perbuatan zuhud disebut dengan.....
Yazid
Zahid
Ikhlas
Tawakkal
16
Wassalamualaikum
Menguatkan Iman
Dengan Menjaga Kehormatan (Muru'ah), Ikhlas, Malu dan Zuhud
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 16
SLIDE
Similar Resources on Wayground
10 questions
soal Pernikahan dalam Islam
Presentation
•
11th Grade
10 questions
Tasawwur Islam: Sistem Kehakiman Islam
Presentation
•
11th Grade
12 questions
Syaja'ah
Presentation
•
11th Grade
10 questions
Akhlak Tercela
Presentation
•
11th Grade
15 questions
KEKHASAN AGAMA DI INDONESIA
Presentation
•
12th Grade
9 questions
LKPD UPANISAD SEBAGAI SUMBER FILSAFAT HINDU
Presentation
•
11th Grade
14 questions
MENGHORMATI ORANG TUA DAN GURU
Presentation
•
11th Grade
14 questions
Medinan Suras
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade