
Untitled Lesson
Presentation
•
Other
•
7th Grade
•
Hard
Orienwahyudi KCU PLUIT
Used 1+ times
FREE Resource
7 Slides • 5 Questions
1
Agama Khonghucu di zaman Reformasi
2
Agama Khonghucu di era Reformasi mendapatkan angin segar kembali
setelah Presiden Abdurrahman Wahid atau yang dikenal dengan Gus Dur
mencabut Keppres No. 14 Tahun 1967 melalui Kepres No 6 tahun 2000. Hak sipil umat Khonghucu kembali dilayani oleh negara dan budaya Tionghoa secara umum telah dipulihkan.
Pada tahun 2002, saat perayaan Hari Raya Imlek (Yinli) 2553 Nasional
yang ketiga, Presiden Republik Indonesia Megawati Soekarno Putri telah
menetapkan Tahun Baru Yinli sebagai hari libur nasional.
Agama Khonghucu di zaman Reformasi
3
Multiple Choice
Siapakah presiden yang mencabut Keppres No. 14 Tahun 1967 ?
Megawati Soekarnoputri
Jokowi
Abdurrahman Wahid
Suharto
4
Era Reformasi membuka ruang bagi umat Khonghucu aktif berkiprah
di bidang pemerintahan, seperti Ws. Sugiandi Atmaja di Kementerian
Agama yang dilantik tahun, dr. Vincentius Tan sebagai perwira karier di
AngkatanUdara yang dillantik tahun 2019,
5
Konsep Pluralisme dalam Agama Khonghucu
Pluralisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya adalah keadaan masyarakat yang majemuk (bersangkutan dengan sistem sosial dan politiknya). Bangsa Indonesia memiliki 742 bahasa/dialek, dan 478 suku bangsa merupakan negara plural. Setiap daerah juga memiliki kearifan lokal. Hal ini merupakan aset nasional yang luar biasa jika dikelola dengan baik. Namun dalam praktiknya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Indonesia tergolong negara rawan konflik antar etnis dan agama. Beberapa konlik yang pernah terjadi diantaranya adalah kerusuhan Sorong, Fakfak, Timika, Deiyai, Jayapura dan Wamena sepanjang bulan Agustus sampai September 2019, ledakan bom di gereja di Surabaya tahun 2018, konlik Sampit tahun 2001, konlik Ambon tahun 1999, kerusuhan Mei 1998 dan lain-lain.
6
Multiple Choice
Pluralisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya adalah ?
keadaan masyarakat yang majemuk
Keadaan yang menekankan satu agama tertentu
Kebijakan yang membebaskan keberagaman budaya
7
Bagaimana pandangan agama Khonghucu terhadap perbedaan? Perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Umat Khonghucu sudah menyadari bahwa
segala sesuatu diciptakan Tiān tidaklah sama. Hal ini tercermin dari Jalan
Suci Tiān: Yīn yáng. Yīn yáng bukanlah dua hal yang saling bertentangan
melainkan dua hal yang saling melengkapi. Inilah konsep dasar pluralisme
dalam agama Khonghucu bahwa segala sesuatu diciptakan berpasang-pas-
angan. Mari kita simak dari rangkuman ayat berikut ini:
a. Nabi bersabda, “Kalau berlainan Jalan Suci, tidak usah saling berdebat.”
(Lúnyǔ XV : 40)
Jika berbeda agama tidak perlu saling berdebat. Hal ini senada dengan
makna kalimat “untukku agamaku, untukmu agamamu”
8
Multiple Choice
Apa isi ayat Lúnyǔ XV : 40 ?
Nabi bersabda, “Kalau berlainan Jalan Suci, tidak usah saling berdebat.”
Adapun kesusilaan itu menjadikan orang berendah hati dan memuliakan
orang lain.
Nabi bersabda, “Sungguh Maha Besarlah Kebajikan Gui Shen
“Adapun kenyataan Tiān Yang
Maha Rokh itu tidak boleh diperkirakan, lebih-lebih tidak dapat ditetapkan.”
9
b. Membina kehidupan beragama tidak usah merubah adat kebiasaan; membereskan pemerintahan tidak harus merubah apa yang sudah semestinya. (Lĭjì III Bagian 3.13)
Dalam membina kehidupan beragama tidak perlu mempermasalahkan adat kebiasaan yang berbeda sepanjang tidak melanggar kebenaran. Demikian halnya dengan membereskan pemerintahan tidak perlu merubah yang sudah semestinya. Jangan sampai timbul pameo ganti menteri ganti kebijakan sehingga pembangunan tidak berkesinambungan.
c. Adapun Lĭ itu mengungkapkan rahmat dan nahas. Jalan suci yang berbeda
tidak boleh saling bertabrakan, itu karena masalah sifat yīn dan yáng .(LĭjìXLVI : 2)Jalan suci yang berbeda bukan untuk saling berlawanan tetapi saling
melengkapi. Inilah makna Jalan Suci Tiān: Yīn yáng. Perbedaan yang ada
justru saling melengkapi/menyempurnakan satu dengan yang lainnya.
10
Multiple Choice
Berikut ini adalah ciri-ciri negara yang baik, yaitu ....
banyak anak jalanan dan pengemis di jalanan
banyak gedung tinggi di kota-kota besarnya
jalanan di kota macet oleh kendaraan
warga negaranya memiliki rasa nasionalisme
11
Perbedaan tidak hanya sebatas perbedaan SARA melainkan juga dalam hal jabatan/kedudukan dan ekonomi. Orang yang berkedudukan tinggi jika lupa diri dapat menyebabkan terjadinya konlik di masyarakat. Demikian pula halnya orang miskin dan berkedudukan rendah jika resah mudah terprovokasi dan menimbulkan konlik di masyarakat.
Oleh karena itu pentingnya memahami Lĭ (kesusilaan) dapat mencegah terjadinya konlik. Perbedaan bukan untuk disombongkan atau diresahkan. Oleh karena itu dikatakan seorang Jūnzǐ saat berkedudukan rendah berusaha menjadikan dirinya baik; pada saat berkedudukan tinggi berusaha menjadikan dunia baik. Nabi Kongzi (孔子) memberikan nasihat bahwa tidak ada persoalan
kemiskinan apabila ada keadilan. Dan tidak akan ada pencuri jika seandainya
penguasa bermurah hati.
12
Multiple Choice
Lĭ Adalah ?
Kesusilaan
Cinta Kasih
Kebenaran
Dapat dipercaya
Agama Khonghucu di zaman Reformasi
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 12
SLIDE
Similar Resources on Wayground
10 questions
makanan sehat
Presentation
•
KG
7 questions
tempat rekreasi
Presentation
•
KG
7 questions
Kemuhammadiyahan Kelas 7 Kepribadian dan Perjuangan Muh
Presentation
•
7th Grade
7 questions
Hewan Laut
Presentation
•
KG
10 questions
SENAM IRAMA
Presentation
•
8th Grade
8 questions
Pengolahan Sayuran
Presentation
•
7th Grade
8 questions
Endri
Presentation
•
KG
10 questions
Presentasi Teks Prosedur
Presentation
•
7th Grade
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade