

SWOT
Presentation
•
Professional Development
•
3rd Grade
•
Hard
Nehru Sagena
FREE Resource
4 Slides • 0 Questions
1
FORMULIR
No Dok.
:001/In.08/L.II/F.SWOT/04/2018
ANALISIS SWOT &
PENETAPAN SASARAN
MUTU
Tanggal Terbit
: 10 Mei 2018
No. Revisi
: 00
Page 1 of 3
UNIT KERJA
: LPM (Lembaga Penjaminan Mutu)
TAHUN AKADEMIK
: 2017/2018
WAKTU PENYUSUNAN
: 29 Mei 2018
FAKTOR
INTERNAL
FAKTOR EKSTERNAL
Kekuatan (S)
SDM memiliki
integritas
dan
motivasi tinggi untuk melakukan
penjaminan mutu di perguruan
tinggi
LPM memiliki target yang jelas
dan pola kerja yang terukur.
LPM Memiliki tim kerja yang solid.
LPM memiliki
hubungan
dan
kepercayaan
antara
unit-unit
kerja
di perguruan
tinggi
(Jurusan, Fakultas, dll.).
LPM sudah banyak melakukan
inovasi
dalam
meningkatkan
mutu perguruan tinggi.
LPM telah memiliki dokumen
mutu yang representatif.
Banyak
dosen
muda
yang
potensial memiliki kinerja yang
baik dan siap berpartisipasi
mendukung
peningkatan
penjaminan mutu
Kelemahan (W)
Dana penunjang
kegiatan
kurang
memadai
Sarana
dan prasana
penunjang
kegiatan yang memadai belum tersedia
Pemahaman
tentang
Quality
Management
System
di tingkat
pengelola belum kuat
Komunikasi antara LPM dengan Gugus
Kendali Mutu kurang intens dan efektif
Terkadang LPM melaksanakan program
yang tidak sesuai dengan Tugas dan
Fungsinya.
Sosialisasi tentang pedoman/ SOP dari
LPM kepada
unit-unit
kerja dan
implementasinya masih kurang.
LPM belum melakukan sanksi bagi
pihak-pihak
yang
tidak
melaksanakan/melanggar
kebijakan
mutu.
Stimulan yang diberikan LPM untuk
peningkatan mutu kurang memuaskan.
Konsistensi kinerja Auditor Mutu
Internal masih kurang
RUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN
2
3
FORMULIR
No Dok.
:001/In.08/L.II/F.SWOT/04/2018
ANALISIS SWOT &
PENETAPAN SASARAN
MUTU
Tanggal Terbit
: 10 Mei 2018
No. Revisi
: 00
Page 2 of 3
Peluang (O)
Banyak
PTKI sejenis
yang
saling
mendukung
dalam
penjaminan mutu
Kementerian
Agama
sudah
memiliki divisi khusus untuk
penjaminan
mutu
yang
mengadakan pertemuan rutin
setahun sekali.
Peningkatan
wawasan
penjamin mutu melalui asosiasi
Strategi S-O
1.Memperkuat
koordinasi
dan
sinergitas
jaringan
melalui
MoU.
2.Divisi Unit Penjaminan Mutu di
Kementerian Agama bersama
dengan asosiasi penjaminan
mutu
seluruh
Indonesia
mengupayakan pengembangan
dan peningkatan
eksistensi
status dari lembaga menjadi
badan
penjaminan
mutu
sebagaimana
yang ada di
Kemeristek Dikti
3. LPM mengadakan workshop
quality
awareness
untuk
seluruh civitas akademika.
4.LPM membuat
road map
program kegiatan penjaminan
mutu.
5.LPM
melakukan
telaah
dokumen
mutu
secara
berkesinambungan
6.LPM Mengadakan
workshop
dan pelatihan
penjaminan
mutu
untuk
menambah
wawasan dosen muda.
Strategi W-O
1.Memperkuat
koordinasi
dan
sinergitas jaringan melalui internal
antarunit kerja lembaga.
2.Meningkatkan intensitas sosialisasi
program-program
Divisi
Unit
Penjaminan Mutu di Kementerian
Agama kepada internal.
3.Perencanaan alokasi anggaran untuk
kegiatan penjaminan mutu berbasis
analisis kebutuhan.
4.Pengadaan dan peningkatan kualitas
sarana
dan prasana
penunjang
kegiatan yang memadai.
5.Mengadakan
pelatihan
yang
berkaitan
dengan
Quality
Management System
6.Menjalin
komunikasi
yang lebih
intens dan persuasif dengan gugus
kendali mutu dan unit-unit terkait.
7.Tiap-tiap
lembaga/pusat
harus
melaksanakan
tugas
dan
kewajibannya sesuai dengan job
description yang ada.
8.LPM memberikan laporan kinerja
kepada pimpinan terkait dengan
indisipliner dan prestasi kinerja.
9.Perekrutan auditor mutu internal
lebih selektif untuk meningkatkan
komitmen kinerjanya.
Ancaman (T)
Banyak perguruan tinggi lain
sudah menggunakan ISO dan
AUN QA.
Akan
diberlakukannya
instrumen
borang
akreditasi
baru dengan sembilan standar
Tuntutan
kualitas pendidikan
pada level point 4.0
Perguruan tinggi sejenis dengan
prodi yang sudah terakreditasi
unggul (lebih dari 50%) sudah
cukup banyak
Strategi S-T
1.Melaksanakan
program-
program
pelatihan
seperti
penguatan mutu tim gugus
kendali mutu berbasis ISO dan
AUN
QA,
serta
mengimplementasikannya
di
setiap unit kerja.
2.Sosialisasi
dan pelatihan
pengisian borang akreditasi 9
standar.
3.Meningkatkan
kualitas
dan
kuantitas
pelayanan
LPM
kepada
seluruh
civitas
akademika menjadi berbasis
IT.
4.Melakukan
pendampingan
dalam
penyusunan
borang
akreditasi
secara
intens
kepada seluruh prodi.
Strategi W-T
1.Perencanaan
alokasi
anggaran
disesuaikan dengan standar-standar
borang akreditasi dan ISO.
2.Melakukan pengembangan sarana
dan prasarana IT.
3.LPM melakukan pemantauan secara
lebih intens terhadap kinerja prodi
dengan
berbasis
pada borang
akreditasi.
SASARAN MUTU
4
FORMULIR
No Dok.
:001/In.08/L.II/F.SWOT/04/2018
ANALISIS SWOT &
PENETAPAN SASARAN
MUTU
Tanggal Terbit
: 10 Mei 2018
No. Revisi
: 00
Page 3 of 3
1.50% prodi terakreditasi A tahun 2020
2.30% unit kerja melaksanakan penjaminan mutu berbasis ISO 9001: 2015.
3.Semua pelayanan penjaminan mutu berbasis IT.
4.Minimal 6x dalam setahun mengundang narasumber untuk peningkatan penjaminan mutu.
5.Dana kegiatan program penjaminan mutu ditingkatkan 30% dari RKAKL.
6.Menjalin networking dan kerja sama yang lebih luas dengan berbagai stake holder dalam dan luar negeri
untuk peningkatan penjaminan mutu.
7.Rencana Anggaran (RKAKL) dan progam kegiatan pada setiap unit kerja tersusun untuk menguatkan standar
akreditasi BAN-PT.
8.Jumlah auditor mutu internal ditingkatkan menjadi 40 orang yang menguasai standar-standar borang
akreditasi dan ISO 9001: 2015.
9.Semua dokumen mutu tersusun berdasarkan standar ISO 9001: 2015.
Disiapkan Oleh:
Diperiksa Oleh:
Disahkan Oleh:
Dr. Septi Gumiandari, M.Ag
Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag
Dr. Sumanta, M.Ag
NIP.19730906 199803 2 002
NIP. 19710302 199803 1 002
NIP. 19660516 199303 1 004
FORMULIR
No Dok.
:001/In.08/L.II/F.SWOT/04/2018
ANALISIS SWOT &
PENETAPAN SASARAN
MUTU
Tanggal Terbit
: 10 Mei 2018
No. Revisi
: 00
Page 1 of 3
UNIT KERJA
: LPM (Lembaga Penjaminan Mutu)
TAHUN AKADEMIK
: 2017/2018
WAKTU PENYUSUNAN
: 29 Mei 2018
FAKTOR
INTERNAL
FAKTOR EKSTERNAL
Kekuatan (S)
SDM memiliki
integritas
dan
motivasi tinggi untuk melakukan
penjaminan mutu di perguruan
tinggi
LPM memiliki target yang jelas
dan pola kerja yang terukur.
LPM Memiliki tim kerja yang solid.
LPM memiliki
hubungan
dan
kepercayaan
antara
unit-unit
kerja
di perguruan
tinggi
(Jurusan, Fakultas, dll.).
LPM sudah banyak melakukan
inovasi
dalam
meningkatkan
mutu perguruan tinggi.
LPM telah memiliki dokumen
mutu yang representatif.
Banyak
dosen
muda
yang
potensial memiliki kinerja yang
baik dan siap berpartisipasi
mendukung
peningkatan
penjaminan mutu
Kelemahan (W)
Dana penunjang
kegiatan
kurang
memadai
Sarana
dan prasana
penunjang
kegiatan yang memadai belum tersedia
Pemahaman
tentang
Quality
Management
System
di tingkat
pengelola belum kuat
Komunikasi antara LPM dengan Gugus
Kendali Mutu kurang intens dan efektif
Terkadang LPM melaksanakan program
yang tidak sesuai dengan Tugas dan
Fungsinya.
Sosialisasi tentang pedoman/ SOP dari
LPM kepada
unit-unit
kerja dan
implementasinya masih kurang.
LPM belum melakukan sanksi bagi
pihak-pihak
yang
tidak
melaksanakan/melanggar
kebijakan
mutu.
Stimulan yang diberikan LPM untuk
peningkatan mutu kurang memuaskan.
Konsistensi kinerja Auditor Mutu
Internal masih kurang
RUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 4
SLIDE
Similar Resources on Wayground
3 questions
Makanan Tradisional
Presentation
•
3rd Grade
3 questions
surah Al Qadr
Presentation
•
3rd Grade
3 questions
LATIHAN
Presentation
•
3rd Grade
4 questions
kerajinan lokal
Presentation
•
3rd Grade
4 questions
KO IMP Al Bashir M2
Presentation
•
KG
1 questions
Administrasi Infrastruktur Jaringan
Presentation
•
3rd Grade
2 questions
TO OSCE/ skill lab CS
Presentation
•
3rd Grade
3 questions
proyeksi orthogonal
Presentation
•
KG
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade