

Statistika
Presentation
•
Mathematics
•
12th Grade
•
Hard
Desti Desti
FREE Resource
6 Slides • 0 Questions
1
A. MENGUMPULKAN dan MENGURUTKAN DATA
1. Mengumpulkan Data
Pengumpulan data dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya dengan wawancara, pengamatan, dan kuesioner. wawancara adalah cara pengumpulan data dengan menanyakan langsung kepada narasumber. pengamatan adalah pencatatan secara sistematis terhadap unsur-unsur yang tanpak dalam objek penelitian. kuesioner adalah pengumpulan data secara tidak langsung, yaitu melalui angket. angket berisi sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh narasumber.
2. Mengurutkan Data
Untuk memahami tentang pengurutan data, simaklah masalah berikut ini.
Hasil Pengukuran Tinggi Badan
Diketahu: data hasil pengukuran tinggi badan siswa (dalam cm) adalah sebagai berikut:
139, 135, 140, 140, 142, 138, 141, 142, 138, 136,139, 140, 147, 135, 144, 145, 140, 145, 142, 136, 140, 136, 136, 138, 141, 136, 140, 145, 142, 142.
Ditanyakan: Berapa cm siswa yang paling tinggi?
2
Penyelesaian:
Dengan data diatas, untuk mencari nilai maksimum dan minimum akan sulit dan memakan waktu lebih lama, apalagi datanya banyak. apabila data telah diurutkan, dari rendah ketinggi atau sebaliknya, data tersebut akan lebih informatif.
data diatas diurutkan dari terendah sebagai berikut:
135, 135, 136, 136, 136, 136, 136, 138, 138, 138, 139, 139, 140, 140, 140, 140, 140, 140, 141, 141, 142, 142, 142, 142, 142, 144, 145, 145, 145, 147.
Setelah data diurutkan, didapatkan ketinggian siswa paling tinggi adalah 147 cm.
Data seperti penyelesaian masalah diatas disebut data urut, sedangkan menyusun setiap data dari data terendah atau sebaliknya disebut mengurutkan data. Dari urutan data, kita bisa mencari rentang data, yaitu selisih antara data tertinggi dan data terendah.
rentang data= data tertinggi -data terendah.
3. Mengelompokkan Data
Ketika terdapat data yang cukup banyak dan data yang sama muncul beberapa kali maka data tersebut dapat dikelompokkan. Perhatikan kembali data pada masalah hasil pengukuran tinggi badan diatas. Dari data di atas kita peroleh 135 muncul 2 kali, 136 muncul 5 kali, 138 muncul 3 kali, 139 muncul 2 kali, 140 muncul 6 kali, 141 muncul 2 kali, 142 muncul 5 kali, 144 muncul 1 kali, 145 muncul 3 kali, 147 muncul 1 kali. jumlah kemunculan data disebut frekuensi data.
3
B. UKURAN PEMUSATAN DATA
A. Rata-Rata (Mean)
Rata-rata sering disebut rataan atau rerata. untuk menentukan nilai rata-rata dari sekumpulan data, maka terlebih dahulu harus dihitung jumlah nilai seluruh data kemudian dibagi banyak data.
x = rata-rata
Σx= jumlah nilai seluruh data
n= banyak data
Contoh soal:
Data nilai ulangan harian matematika reno dalam satu semester adalah:
60, 70, 80, 60, 90, 70, 50, 70, 70, 80.
Penyelesaian:
untuk mengitung rata-rata nilai ulangan matematika reno, dilakukan langkah berikut:
a. jumlahkan semua nilai ulangan matematika dini (jumlah semua data).
jumlah nilai ulangan dini = 60+70+80+60+90+70+50+70+70+80+90 = 700
b. Banyak ulangan yang diikuti reno dalam satu semester (banyak data) adalah 10. maka rata-ratanya adalah
= 700/10=70
4
B. Median
Median sering juga disebut nilai tengah. sesuai dengan namanya median dari suatu data adalah nilai yang ada ditengah-tegah setelah data diurutkan dari yang terkecil. dengan kata lain, median adalah nilai yang dapat dianggap membagi data menjadi dua bagian yang sama banyak setelah data diurutkan dari yang terkecil.
untuk menentukan median akan dibahas bagaimana menentukan median jika banyaknya data bernilai ganjil dan menentukan median jika banyaknya data bernilai genap.
a. menentukan median jika banyaknya data ganjil
data nilai ulangna harian matematika reno dalam satu semester tercatat sebagai berikut.
60, 70, 80, 60, 90, 70, 50, 70, 80
Reno ingin mengetahui median dari nilai ulanganya.
mengurutkan data dari yang terkecil ke terbesar.
50, 60, 60, 70, 70, 70, 80, 80, 90
Ternyata data urutan kelima, yaitu 70 tidak mempunyai pasangan, sehingga nilai 70 berada tepat di tengah setelah data diurutkan, jadi median dari data tersebut adalah 70.
5
b. menentukan median jika banyaknya data genap
karena beberapa siswa nilai ulanganya belum memuaskan, guru mengadakn 1 kali lagi ulangan matematika. misalkan reno mengukiti ulangan tersebut, sehingga hasilnya menjadi sebagai berikut : 60, 70, 80, 60, 90, 70, 50, 70, 70, 80, 70.
reno ingin mengetahui median dari nilai ulanganya.
mengurutkan data dari yang terkecil ke yang terbesar : 50, 60, 60, 70, 70, 70, 70, 80, 80, 90.
ternyata data urutan kelima dan keenam yaitu 70 dan 70 tidak mempunyai pasangan, sehingga medianya adalah rata-rata kedua data tersebut yaitu 70+70/2= 70. jadi median dari data tersebut adalah 70
C. Modus
Modus dari sekumpulan data adalah objek yang paling seing muncul atatu objek yang frekuensinya tertinngi. dalam sekupulan data bisa terdapat satu modus (unimodus), dua modus (bimodus) lebih dari dua modus (multimodus), atau sama sekali tidak memiliki modus. kesalahan yang sering dilakukan dalam menentukan modus adalah frekuensi kemunculanya yang merupakan modus.
modus adalah nilai terbanyak pada suatu data atau data yang sering muncul pada sekumpulan data
.
6
contoh soal:
Data nilai ulangan harian matematika Alexxa dalam satu semster adalah 60,70, 80, 60, 90, 70, 50, 70, 70, 80
tentukan modus dari data tersebut.
Penyelesaian:
Dari data tersebut terlihat bahwa nilai 50 ada satu, nilai 60 ada dua, nilai 70 ada empat, nilai 80 ada dua, dan nilai 90 ada satu. terlihat dari data tersebut yang frekuensinya paling banyak adalah nilai 70 ( empat kali muncul), sehingga modus dari data tersebut 70.
A. MENGUMPULKAN dan MENGURUTKAN DATA
1. Mengumpulkan Data
Pengumpulan data dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya dengan wawancara, pengamatan, dan kuesioner. wawancara adalah cara pengumpulan data dengan menanyakan langsung kepada narasumber. pengamatan adalah pencatatan secara sistematis terhadap unsur-unsur yang tanpak dalam objek penelitian. kuesioner adalah pengumpulan data secara tidak langsung, yaitu melalui angket. angket berisi sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh narasumber.
2. Mengurutkan Data
Untuk memahami tentang pengurutan data, simaklah masalah berikut ini.
Hasil Pengukuran Tinggi Badan
Diketahu: data hasil pengukuran tinggi badan siswa (dalam cm) adalah sebagai berikut:
139, 135, 140, 140, 142, 138, 141, 142, 138, 136,139, 140, 147, 135, 144, 145, 140, 145, 142, 136, 140, 136, 136, 138, 141, 136, 140, 145, 142, 142.
Ditanyakan: Berapa cm siswa yang paling tinggi?
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 6
SLIDE
Similar Resources on Wayground
7 questions
SUB GRAF
Presentation
•
12th Grade
7 questions
Kaidah Pencacahan, Permutasi, dan Kombinasi
Presentation
•
12th Grade
3 questions
SUMATIF 1 KELAS 9
Presentation
•
12th Grade
10 questions
สถิติ 1 ; ข้อมูล (Data) (ปฐมภูมิ/ ทุติยภูมิ)
Presentation
•
12th Grade
3 questions
Biology Chapter 7 virtual lab
Presentation
•
12th Grade
3 questions
DAMPAK POSITIF & NEGATIF PERUBAHAN SOSIAL KELAS XII
Presentation
•
12th Grade
6 questions
Protein
Presentation
•
12th Grade
8 questions
Determinan dan invers Matriks
Presentation
•
KG - 11th Grade
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade