
Pengambilan Keputusan Intuitif
Presentation
•
Social Studies
•
University
•
Practice Problem
•
Easy
Ahmad Hilmi
Used 2+ times
FREE Resource
13 Slides • 3 Questions
1
Pengambilan
Keputusan Intuitif
Mata Kuliah Pengambilan Keputusan |
Pertemuan ke-9 | Kelas 2021 A & B
2
Apa itu intuisi?
3
Open Ended
Apa yang Anda ketahui tentang intuisi?
4
Intuisi sebagai Fenomena Manusia
Ontologi
Epistemologi
Aksiologi
Sesuatu yang inheren dalam manusia,
bisa jadi sebagai bagian dari naluri atau
entitas spiritual.
Menurut Rene Descartes, intuisi
adalah bentuk pengetahuan yang
lebih mendasar dari akal dan
pengalaman empiris.
Sumber pengetahuan yang berbeda
(dan sulit dijelaskan) dari pengetahuan
rasional atau empiris.
Tapi, menurut John Locke, semua
pengetahuan berasal dari
pengalaman empiris.
Bentuk penilaian yang muncul secara
spontan, tanpa melalui proses
pemikiran atau refleksi.
Intuisi bisa mempengaruhi
pengambilan keputusan, karena
memungkinkan individu
dipengaruhi oleh naluri atau nilai-
nilai yang dianut.
5
Administration & Decision-Making
Administration is discussed as the art of
“getting things done.” (Simon, 1997)
“Not very much attention is paid to the choice
which prefaces all action.”
Problem:
The notion that decision-making is confined to
the formulation of overall policy.
6
Open Ended
Apakah keputusan selalu diambil secara logis? Mengapa?
7
Chester Barnard’s point of view of decision
processes (Simon, 1997):
• “Logical” process for making decisions.
• “Non-logical” process for making decisions.
• “Judgmental” decision-making
• Decision-makers may have great confidence in the correctness of their
intuitive decisions and are likely to attribute their ability to make them
radiply to their experience.
1stSource: Formal
knowledges or beliefs
• Mass of facts
• Patterns
• Concepts
• Technique
• Abstractions
2ndSource:
Mental processes
• Directed experience
• Study
• Education
Chester Barnard
8
Herbert Simon
Konsep
Bounded
rationality
Satisfacing
Konsep
Manusia tidak mencari solusi yang paling optimal,
tetapi solusi yang memadai dalam waktu dan
sumber daya yang tersedia.
Manusia memiliki keterbatasan dalam
mengumpulkan informasi, menganalisis data,
dan mempertimbangkan pilihan
Batasan:
Memproses informasi, waktu, sumber daya
Faktor:
Emosional, persepsi, lingkungan
9
Manusia tidak selalu bertindak untuk memaksimalkan
keuntungan atau utilitas seperti asumsi teori ekonomi.
Manusia cenderung mengambil keputusan dengan
mengoptimalkan secara rasional dalam batas-batas
tertentu, sehingga solusi yang dipilih tidak selalu
optimal, tetapi memadai dalam situasi yang diberikan
(Simon, 1997)
10
Split Brains and the Forms of Thought:
The Romantic Doctrine
11
Chess: Intuitive or
analytical approach?
What difference between
novices and experts?
12
Pilih
mana?
13
Recognition Primed Decision-Making (RPD)
Model
Experience
Is the situation
familiar?
Action
Seek Information
Recognition
No
Yes
Mental Simulation
Modify
14
Open Ended
Apa kelemahan pengambilan keputusan intuitif?
15
Cognitive Bias and Heuristics
Daniel Kahneman
&
Amos Tversky
Bias
Kognitif
Heuristik
Keputusan yang dibuat
oleh manusia seringkali
terdistorsi oleh bias
kognitif dan dipengaruhi
oleh heuristik (shortcut)
atau aturan praktis yang
sederhana dan cepat
• Overconfidence bias, yaitu kecenderungan manusia
untuk terlalu percaya diri pada kemampuannya dan
meremehkan risiko yang lebih besar dan tidak
mempertimbangkan alternatif yang lebih baik.
• Cenderung mengabaikan atau mengurangi
pentingnya informasi yang tidak sesuai dengan
keyakinannya dan tidak mencari masukan dari pihak
lain.
• Kecenderungan manusia untuk mengambil keputusan
berdasarkan informasi yang paling mudah diakses
dan diingat, bukan informasi yang paling relevan dan
signifikan.
• Cenderung membantu pengambilan keputusan
dengan cepat, tetapi berpotensi jatuh pada bias
kognitif.
16
Conclusion
Gaya pengambilan keputusan analitik dan intuitif secara teknis berbeda,
tetapi mempertentangkan keduanya adalah ‘kekeliruan berpikir’ (fallacy)
Intuisi dan ‘penilaian’ (judgment) hanyalah analisis yang dibekukan
menjadi kebiasaan dan menjadi kapasitas untuk merespons melalui
pengenalan jenis situasi yang dikenali.
Manajer atau administrator yang efektif tidak memiliki kemewahan untuk
memilih pendekatan “analitis” atau “intuitif” terhadap masalah. Berperilaku
seperti seorang manajer berarti menguasai seluruh ketrampilan
manajemen dan menerapkannya kapan pun diperlukan
Pengambilan
Keputusan Intuitif
Mata Kuliah Pengambilan Keputusan |
Pertemuan ke-9 | Kelas 2021 A & B
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 16
SLIDE
Similar Resources on Wayground
11 questions
Hakikat Gerakan Literasi Nasional
Presentation
•
University
12 questions
BUDAYA TIONGKOK DI BETAWI
Presentation
•
University
11 questions
TOPIK 3 : LOGIK DAN METODOLOGI BERFIKIR
Presentation
•
University
10 questions
Pengantar Pendidikan
Presentation
•
KG - University
12 questions
Efek AAC terhadap perkembangan anak autis
Presentation
•
University
15 questions
TOEFL READING I
Presentation
•
University
15 questions
Pengaruh Perubahan ruang dan interaksiantarruang di dunia
Presentation
•
KG - University
13 questions
RECOUNT TEXT
Presentation
•
University
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade