Search Header Logo
K.8 Materi BAB 5.1 Teks Eksplanasi

K.8 Materi BAB 5.1 Teks Eksplanasi

Assessment

Presentation

Education

8th Grade

Hard

Created by

Mr. Ongsu

FREE Resource

11 Slides • 0 Questions

1

K.8 Materi BAB 5.1 Teks Eksplanasi

By Mr. Ongsu

2

​Apa Itu Teks Eksplanasi?

Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam atau sosial.

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi.​

Selain itu, pada teks eksplanasi juga dijelaskan bahwa antara peristiwa satu dengan peristiwa lainnya masih berkorelasi atau berkaitan. Dalam hal ini, munculnya suatu peristiwa disebabkan karena ada peristiwa lain sebelumnya, begitu pun peristiwa tersebut mengakibatkan peristiwa yang lain sesudahnya.

3

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Ada beberapa ciri-ciri teks eksplanasi, antara lain:

  • Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).

  • Hal yang dibahas, yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan.

  • Sifatnya informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas.

  • Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contoh: tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya.

4

Contoh Teks Eksplanasi

Tsunami

Tsunami adalah istilah yang berasal dari Jepang, terdiri atas dua kata tsu dan name yang berarti ‘pelabuhan’ dan ‘gelombang’. Para ilmuan mengartikannya sebagai gelombang pasang atau gelombang laut akibat gempa. Tsunami adalah gelombang laut besar yang datang dengan cepat dan tiba-tiba menerjang kawasan pantai. Gelombang tersebut terbentuk akibat dari aktivitas gempa atau gunung merapi yang meletus di bawah laut. Besarnya gelombang tsunami menyebabkan banjir dan kerusakan ketika menghantam daratan pantai.

5

​ Pembentukan tsunami terjadi saat dasar laut pemukaannya naik turun di sepanjang patahan selama gempa berlangsung. Patahan tersebut mengakibatkan terganggunya keseimbangan air laut. Patahan yang besar akan menghasilkan tenaga gelombang yang besar pula. Beberapa saat setelah terjadi gempa, air laut akan surut. Setelah surut, air laut kembali ke arah daratan dalam bentuk gelombang besar. Selain itu, pembentukan tsunami juga disebabkan oleh letusan gunung merapi di dasar lautan. Letusan tersebut menyebabkan tingginya pergerakan air laut atau perairan di sekitarnya. Semakin besar tsunami, makin besar pula banjir atau kerusakan yang terjadi saat menghantam pantai.

6

​ Tsunami memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat tsunami tersebut menghantam permukiman penduduk sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya. Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana ini. Namun, kita tidak perlu terlalu khawatir karena tidak semua tsunami membentuk gelombang besar. Selain itu, tidak semua letusan gunung merapi atau gempa yang terjadi diikuti dengan tsunami.

7

Struktur Teks Eksplanasi

Dari contoh teks eksplanasi di atas, kita dapat melihat bahwa struktur teks ekplanasi adalah:

1. Pernyataan Umum

2. Deretan Penjelas

3. Interpretasi (Opsional)

8

1. Pernyataan Umum

Berisi penjelasan umum tentang fenomena yang akan dibahas, bisa berupa pengenalan fenomena tersebut atau penjelasannya. Dalam contoh teks di atas, penjelasan umum yang dituliskan dalam teks berupa gambaran secara umum mengenai pengertian tsunami, mengapa tsunami terjadi, dan bagaimana proses terjadinya peristiwa tsunami tersebut.

9

2. Deretan Penjelas

Menjelaskan proses mengapa dan bagaimana peristiwa tsunami bisa terjadi atau tercipta. Selain itu, deretan penjelas juga mendeskripsikan dan merinci sebab akibat dari peristiwa tsunami tersebut sehingga tidak heran jika pada bagian ini jumlah paragrafnya lebih dari satu.​

10

3. Interpretasi (Opsional)

Interpretasi adalah tindakan memberikan tanggapan secara teoritis terhadap sesuatu. Dalam teks eksplanasi, bagian interpretasi ini menjadi penutup yang bersifat pilihan (opsional) dan bukan keharusan. Adapun teks penutup ini berkaitan dengan  intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum dan deretan penjelas, sedangkan sifatnya yang opsional memberikan keleluasaan bagi penulis dalam hal menanggapi isi dari pernyataan umum dan deret penjelas, baik itu berupa tanggapan maupun pengambilan kesimpulan.

11

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Ada pun dalam menyusun teks eksplanasi perlu memperhatikan kaidah kebahasaan berikut ini:

  • Menggunakan kalimat pasif

  • Menggunakan konjungsi kasual dan waktu

  • Terdapat istilah ilmiah

  • Menggunakan kata kerja material dan rasional

  • Bersifat informatif

K.8 Materi BAB 5.1 Teks Eksplanasi

By Mr. Ongsu

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE