Search Header Logo
Animasi 2D dan 3D

Animasi 2D dan 3D

Assessment

Presentation

•

Computers

•

11th Grade

•

Hard

Created by

Erlita Aryanti

Used 3+ times

FREE Resource

19 Slides • 0 Questions

1

Animasi 2D dan 3D

By Erlita Aryanti

2

Pengertian

Pemodelan adalah membentuk suatu benda-benda atau obyek. Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. Biasanya proses ini secara  keseluruhan dikerjakan di komputer. Melalui konsep dan proses desain, keseluruhan obyek bisa diperlihatkan secara 3 dimensi, sehingga banyak yang menyebut hasil ini sebagai pemodelan 3 dimensi (3D modelling) (Nalwan, 1998).  Proses pemodelan 3D membutuhkan  perancangan yang dibagi dengan beberapa tahapan untuk pembentukannya. Seperti obyek apa yang ingin dibentuk sebagai obyek dasar, metoda pemodelan obyek 3D, pencahayaan dan animasi gerakan obyek sesuai dengan urutan proses yang akan dilakukan. 

Some text here about the topic of discussion

3

Animasi 3D merupakan pengembangan dari animasi 2D agar karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata. Animasi 3D ini secara keseluruhan dikerjakan menggunakan komputer. Animasi 3D adalah proses penciptaan gambar bergerak dalam bentuk objek 3D dalam ruang digital 3 Dimensi. Hal ini dilakukan dengan cara membuat sebuah frame yang mensimulasikan setiap gambar yang kemudian difilmkan dengan menggunakan kamera virtual dan keluaran outputnya berupa file video yang sudah direndering atau realtime. Animasi 3 dimensi saat ini merupakan jantung dari game dan virtual reality, tetapi animasi 3 dimensi juga terkadang digunakan dalam presentasi grafis untuk menambahkan efek visual ataupun film.

Some text here about the topic of discussion

4

Objek 3 Dimensi

Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Secara mendasar, animasi 3D identik dengan pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Jika pada animasi 2D, objek hanya dapat digerakkan ke dua arah, yaitu ke kanan-kiri (X) dan atas-bawah (Y), maka berbeda dengan animasi 3D. Objek pada animasi 3D dapat digerakkan ke tiga arah, yaitu ke kanan-kiri (X), atas-bawah (Y), dan depan-belakang (Z). Dengan demikian objek 3D berhubungan dengan bentuk, volume, dan ruang dengan acuan pada koordinat X,Y dan Z.​

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

5

Karakteristik Objek 3D

Suatu objek rangka 3D jika disinari dari arah tertentu secara otomatis membentuk bayangan pada permukaan gambar. Hal ini berkaitan erat dengan grafik komputer 3D. Istilah grafik 3D dapat didefinisikan sebagai sebuah gambar, garis, lengkungan, dsb yang memiliki titik-titik untuk menghubungkannya kembali menjadi sebuah bentuk 3D. Sedangkan jenis-jenis objek 3 dimensi di antaranya Box, Sphere, Cylinder, Tube, Pyramid, Plane, dan Hedra. Secara umum objek 3D punya sub objek yg terdiri dari Vertek, Edge dan Face. Kumpulan dari sub objek tsb akan membentuk sebuah objek utuh yang disebut Mesh.

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

6

Karakteristik Objek 3D

  1. menyajikan objek-objek secara diam (tetap) dan memiliki kesesuaian dalam untuk mengajarkan ketrampilan tertentu

  2. lebih mahal dari kelompok media grafis

  3. praktis digunakan untuk semua jenis ukuran ruangan

  4. penyajiannya berada dalam kontrol tertentu serta mampu mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan indera​

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

7

Pengertian Edge, Vertex dan Face

Komponen dasar pada objek 3D (3 dimensi) umumnya mencakup pada vertex, edge, dan face. Karena semua komponen tadi lah yang membentuk suatu objek tiga dimensi.

Selain itu untuk menentukan posisi atau lokasi suatu objek 3D juga karena adanya kordinat x, y, dan z.

Di software 3D umumnya ada beberapa tipe objek, seperti polygon, NURBS, metaball dan lainnya. Namun yang umum ada di semua aplikasi 3D adalah polygon.

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

8

media

Vertex adalah titik-titik yang dihubungkan dengan edge, dan merupakan komponen paling dasar dari objek 3 dimensi. Untuk memanipulasi posisi vertex dapat dilakukan dengan mengganti nilai kordinat x, y, dan z pada vertex tersebut.

Contoh vertex pada objek polygon:

​Some text here about the topic of discussion.

​Pengertian Objek 3D: Vertex

​

9

media

Edge adalah garis yang menghubungkan lebih dari dua vertex(titik).

Contoh edge pada objek polygon:

​Some text here about the topic of discussion.

​Pengertian Objek 3D: Edge

​

10

media

Face adalah sebuah permukaan yang dibentuk oleh minimal 3 edges (tris) yang tertutup.

Contoh face pada objek polygon:

​Some text here about the topic of discussion.

​Pengertian Objek 3D: Face

​

11

​Sketsa Objek 3D

Sebelum membuat karakter, seorang animator harus menentukan terlebih dahulu bentuk/benda yang ingin dibuat. Seorang animator harus mengetahui karakteristik dari benda tersebut seperti bentuk, sifat dan warnanya. Jika bentuknya berupa manusia maka harus punya tangan, kaki, mata, hidung, mulut, badan, rambut, dsb.

Teknik-teknik yang digunakan dalam membuat sketsa 3D adalah sbb:​

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

12

​Teknik-teknik dalam membuat sketsa 3D

  • Lighting (Teknik Pencahayaan)

    Hal pertama yg patut diketahui dalam teknik menggambar 3D dgn pensil adalah menentukan shading pada area yg memiliki jarak dari pencahayaan. Jika berhasil menentukan letak bayangan dengan tepat, akan terlihat lebih impresif

  • Airbrush

    Teknik dlm menciptakan lukisan dengan berprinsip pd kedalaman dan realisme.

  • Perspective

    Semakin jauh benda dr titik fokus maka benda akan semakin kecil, jika semakin dekat maka benda kan semakin besar

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

13

​Dalam pembuatan Animasi 3D secara umum terbagi menjadi 3 Tahap, yaitu: 

  1. Modelling

    Merupakan proses menyusun sebuah bentuk objek dengan membuat kontur yang luas dan struktur dari objek 3D yang dilakukan dengan menggunakan komputer. Tujuan dari tahap ini adalah membuat objek atau benda terlihat hidup dan sesuai dengan objek aslinya. ​

  2. Animation​

    Merupakan proses pendefinisian pergerakan objek. Proses Animation adalah rentetan gambar yang nantinya membentuk suatu pergerakan yang berkesinambungan.​

  3. Rendering

    Merupakan proses menggeneralisasi sebuah gambar atau objek dengan memberikan atribut objek seperti warna, teksture, serta kadar transparasi menggunakan program komputer. ​

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

14

​1. Modelling

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

media

15

Tahap pertama untuk perbuatan animasi 3D adalah modeling 3D. Pada tahap ini ada dua jenis yang harus dilalui. Kedua proses itu adalah:​

Some text here about the topic of discussion

Shell / Boundary menggambarkan permukaan objek, misalnya batas objek. Bukan volume dari objek, misalnya cangkang yang sangat tipis. Jika dibandingkan dengan model solid, model Shell / Boundary ini lebih gampang untuk dikerjakan. Model ini paling sering digunakan dalam game dan juga film.

​b. Shell / Boundary

Solid merupakan model yang mencirikan volume objek yang akan ditampilkan. Pembuatannya lebih dikarenakan model ini terlihat lebih asli. Model ini sering dipakai untuk simulasi-simulasi medis, seperti aplikasi visual ray tracking, CAD, dan juga kontruksi geometri solid.

​a. Solid

16

​2. Animation

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

media

17

Film animasi pada abad ke-20 untuk proses pembuatannya sebagian besar menggunakan teknik traditional animation. Setiap frame pada film animasi tradisional adalah foto dari gambar.

Gambar tersebut terlebih dahulu digambar di kertas. Untuk menghadirkan ilusi gerakan, dari masing-masing gambar dibuat sedikit berbeda dengan gambar yang sebelumnya.

a. Traditional Animation

Setelah melalui tahap pertama, tahap kedua pembuatan animasi 3D adalah animation. Pada tahap animation terdapat beberapa teknik yan digunakan, antara lain:​

Some text here about the topic of discussion

b. Full Animation

Proses produksi sebuah film animasi tradisional yang memiliki kualitas tinggi, semua diatur menggunakan gambar yang sangat detail dan juga dibarengi dengan gerakan yang sesuai. Pembuatan film animasi penuh dapat menggunakan berbagai cara. Mulai dari animasi yang realistis sampai yang mengarah ke kartu

18

Teknik ini menggunakan detail yang masih kurang rinci, tapi gambarnya lumayan stylist dan memakai metode perpindahan. Penggunaan teknik ini sudah menghasilkan animasi dengan biaya efektif untuk media. Contoh yang menggunakan teknik ini adalah televisi dan internet.

c. Limited Animation

Some text here about the topic of discussion

d. Rotoscoping

Teknik rotoscoping adalah teknik dimana animator melacak gerakan live action, frame demi frame. Sumber film bisa secara langsung digandakan dari aktor ke gambar animasi.

e. Live-action/animation

Pada teknik ini yang dilakukan adalah menggabungkan karakter yang telah digambar menjadi sebuah film animasi. Kemudian difilmkan kembali, namun dengan karakter manusia asli serta background nyata.

19

3. Rendering

Some text here about the topic of discussion

Proses akhir dari pembuatan animasi secara keseluruhan adalah rendering. Semua data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling dan animation akan diterjemaahkan dalam sebuah bentuk output.

pattern-tertiary
Animasi 2D dan 3D

By Erlita Aryanti

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE