
Monitoring Kadaluarsa Obat
Presentation
•
Special Education
•
12th Grade - University
•
Hard
Achmad Daiman
Used 1+ times
FREE Resource
8 Slides • 0 Questions
1
by Achmad Daiman
2
Batas waktu pemakaian obat memiliki dua macam, yaitu tanggal kadaluarsa dan beyond use date (BUD)
3
Obat yang ditemui di pasaran, baik yang dibeli di apotik maupun diresepkan oleh dokter memiliki masa pemakaian tertentu. Batas waktu pemakaian obat memiliki dua macam, yaitu tanggal kadaluarsa dan beyond use date (BUD). Tanggal kadaluarsa yang tertera di kemasan obat adalah indikasi bahwa perusahaan menjamin keamanan dan fungsi obat secara maksimal. Tanggal kadaluarsa terdapat pada hampir semua obat, baik obat komersil maupun yang diresepkan dokter, hingga suplemen kesehatan dan suplemen herbal,.
4
Untuk alasan stabilitas dan pertanggungjawaban, umumnya perusahaan tidak menyarankan penggunaan obat di luar tanggal kadaluarsa. Namun, sebagian besar obat tanggal kadaluarsa diberikan oleh pabrik 2 atau 3 tahun, meskipun masa obat jauh lebih lama daripada itu.Hal tersebut karena produsen tidak menguji masa pakai obat-obat tersebut. Tanggal kadaluarsa pada obat menunjukkan obat dapat digunakan hingga hari terakhir bulan kadaluarsa tertera.
5
"Tanggal kadaluarsa tidak berarti bahwa obat-obatan tidak aman ataupun tidak efektif lagi," kata Jack Springer, spesialis obat dan keadaan darurat. "Otoritas kesehatan menyatakan bahwa obat kadaluarsa masih aman digunakan, meskipun telah lewat beberapa tahun masa kadaluarsa.
6
o Ibuprofen - 4 hingga 5 tahun setelah tanggal kadaluarsa
o Tylenol/asetaminofen - 4 hingga 5 tahun setelah tanggal kadaluarsa
o Aspirin - 5 tahun setelah tanggal kadaluarsa
o Antibiotik - 1 tahun setelah tanggal kadaluarsa
7
Sedangkan, BUD atau beyond use date adalah tanggal yang tercantum, tergantung pada produk yang dibagikan dan memperhitungkan berapa lama suatu obat stabil setelah didistribusikan. Dilansir Pharmacist Answers, dalam sebagian besar kasus, BUD akan lebih singkat daripada tanggal kadaluarsa sutu produk obat-obatan. Sebagai contoh, produk antibiotik rekonstitusi (seperti amoksilin), diketahui memiliki masa efektif 10-14 hari setelah kemasan dibuka, meskipun tanggal kadaluarsanya masih jauh.
8
· Untuk formula non-aqueous dan solid formation - Dibuat dari sediaan obat jadi tidak lebih dari 25% dari waktu kadaluarsa masing-masing bahan atau 6 bulan dari waktu peracikan, manapun yang lebih dulu tercapai.
· Dibuat dari zat aktif, tidak lebih dari waktu kadaluarsa masing-masing bahan atau 6 bulan dari waktu peracikan, manapun yang lebih dahulu tercapai.
· Untuk formula oral mengandung air - Tidak lebih dari 14 hari, disimpan dalam suhu dingin (2-8 derajat celcius).
· Untuk formula topikal/dermal yang mengandung air, untuk cairan mukosal, dan untuk sediaan semisolid - tidak lebih dari 30 hari.
by Achmad Daiman
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 8
SLIDE
Similar Resources on Wayground
6 questions
Pengetahuan Umum
Presentation
•
12th Grade - University
7 questions
Gaya hidup berkelanjutan ?
Presentation
•
KG - University
6 questions
Kerjasama-PPKn Kelas 7
Presentation
•
12th Grade
7 questions
Sudut & Garis
Presentation
•
1st Grade
7 questions
Pengenalan PAUD
Presentation
•
KG
10 questions
Dimensi Tiga - Kedudukan Titik
Presentation
•
12th Grade
7 questions
Sandi Morse ke sandi Rumput
Presentation
•
University
7 questions
W7 Quiz 2024
Presentation
•
Professional Development
Popular Resources on Wayground
10 questions
Safety Day 2026 – Student Review
Quiz
•
9th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
Map Skills
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
5th Grade
15 questions
Rounding Decimals
Quiz
•
5th Grade